Jateng

Akhir Musim Liga 1 Musim Ini, Beda Cerita Dua Klub Jateng: PSIS Semarang - Persis Solo

Arixc Ardana | 1 Mei 2024, 17:54 WIB
Akhir Musim Liga 1 Musim Ini, Beda Cerita Dua Klub Jateng: PSIS Semarang - Persis Solo

AKURAT.CO, PSIS Semarang harus mengakhiri Regular Series BRI Liga 1 2023/24 dengan hasil yang tidak memuaskan dan harus rela menyerahkan tiket ke fase Championship Series.

Pertarungan sengit di pekan ke-34 dan laga pamungkas seri reguler melawan Persija Jakarta di Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK), Jakarta, pada Selasa (30/4/2024) berakhir dengan kekalahan 1-2 bagi PSIS.

Awalnya, Laskar Mahesa Jenar sempat mengambil keunggulan melalui gol Fredyan Wahyu di menit ke-64.

Baca Juga: Ini 3 Tuntutan KSPI Jateng Dalam Demonstrasi Hari Buruh Internasional

Namun, Persija berhasil membalikkan keadaan dengan dua gol dari Marko Simic di menit ke-67 dan tendangan bebas Maciej Gajos di menit ke-73.

Hasil ini menempatkan PSIS pada peringkat keenam pada klasemen akhir kompetisi Reguler Series dengan total 53 poin.

Sementara itu, satu tiket tersisa ke fase Championship Series, yang diperebutkan bersama Madura United FC dan Dewa United FC, akhirnya diambil oleh Laskar Sape Kerrap yang finis di posisi keempat dengan 55 poin.

Baca Juga: Jadwal Pertandingan Pekan 2 Putaran I Proliga 2024 di GOR Jatidiri Semarang, LENGKAP LIVE STREAMING LIVE SCORE

Meskipun gagal mencapai posisi empat besar dan melaju ke Championship Series, PSIS merasa kecewa, termasuk pelatih kepala mereka, Gilbert Agius.

Meski begitu, Agius tetap memberikan apresiasi kepada timnya yang telah berjuang keras sepanjang musim.

“Tentu saja saya kecewa, apalagi kami kalah di laga pekan terakhir liga yang begitu menentukan. Kami sangat ingin menang, tetapi inilah sepak bola,” kata Gilbert Agius.

Dia menambahkan bahwa semua pemain sudah memberikan yang terbaik sepanjang musim, meskipun akhirnya tidak berhasil mencapai posisi empat besar.

Winger PSIS Semarang, Septian David Maulana juga menyampaikan kekecewaannya karena tim belum bisa mencapai target empat besar.

“Sebetulnya kesempatan yang besar bagi kami ke empat besar, tetapi inilah sepak bola. Kami meminta maaf kepada seluruh pendukung PSIS bahwa target kita musim ini belum bisa tercapai," ucapnya.

Persis Solo, di sisi lain, mampu menutup kompetisi BRI Liga 1 2023/24 dengan baik.

Mereka berhasil menaklukkan tuan rumah Bhayangkara Presisi Indonesia FC dengan skor tipis 1-0 lewat gol Alexis Messidoro di menit 90+2.

Ini merupakan hasil memuaskan bagi tim kebanggaan warga Kota Solo, yang pada putaran pertama musim ini sempat berjuang di papan bawah.

Persis akhirnya finis di peringkat ketujuh dengan 50 poin.

Lonjakan performa Persis terjadi setelah kedatangan pelatih Milomir Seslija di awal Januari 2024.

Milo, sapaan akrabnya, berhasil memperbaiki permainan tim dengan menurunkan banyak pemain muda di laga-laga terakhir.

“Kita berhasil menunjukkan karakter permainan Persis Solo yang bertarung untuk semua orang. Kita memiliki 6 kesempatan emas, sedangkan tim lawan hanya mengancam melalui skema set piece," ujar Milomir Seslija.

Mengenai masa depannya di Persis, Milo mengaku masih belum bisa menjawabnya dengan kepastian. Milo mengaku hanya akan menunggu kemungkinan yang akan terjadi.

“Saya menikmati semuanya di sini dengan suporter yang luar biasa. Kita mendapatkan 26 poin saya rasa sejak kedatangan bersama tim. Saya menikmati waktu dengan pemain-pemain saya, mendapatkan hasil yang bagus, dan mereka menunjukkan permainan sepak bola yang indah. Untuk musim selanjutnya, saya tidak tahu. Semua hal bisa terjadi dan kita akan melihatnya,” dia menjelaskan. 

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.