Jateng

Presiden Klub Persiraja Laporkan Wasit Cahya Sugandi ke Satgas Anti Mafia Bola

Afri Rismoko | 6 Maret 2024, 14:08 WIB
Presiden Klub Persiraja Laporkan Wasit Cahya Sugandi ke Satgas Anti Mafia Bola

AKURAT.CO, Dalam perkembangan terbaru yang mengejutkan, Persiraja Banda Aceh, melalui pernyataan resmi dari Presiden klub, akan mengambil langkah tegas dengan melaporkan wasit pertandingan kontra Malut United, Cahya Sugandi, ke Satgas Anti Mafia Bola.

Laga yang berlangsung kemarin sore itu kini menjadi sorotan utama, bukan hanya karena hasil akhir pertandingan tetapi juga karena dugaan adanya indikasi pengaruh dan intervensi dari pihak eksternal.

Presiden klub Nazaruddin Dek Gam, yang juga terlibat dalam proses ini, mengindikasikan bahwa ada kepentingan tertentu yang berusaha mempengaruhi jalannya pertandingan, sehingga merugikan timnya.

Baca Juga: Rektor USM Mewisuda 1044 Lulusan

Selain mengajukan laporan ke Satgas Anti Mafia Bola, Persiraja juga berencana untuk melibatkan kepolisian guna menyelidiki lebih lanjut kemungkinan adanya tindakan tidak fair dalam pertandingan tersebut.

Langkah ini menunjukkan keseriusan Persiraja dalam memperjuangkan keadilan dan integritas kompetisi sepak bola.

Mereka berharap laporan ini akan menjadi titik awal dalam upaya pengungkapan dan pemberantasan praktik tidak sportif yang merugikan banyak pihak dalam dunia sepak bola Indonesia.

Baca Juga: Rahasia Spiritual Gunung Muria: Dari Makam Sunan Muria ke Mbah Kusmin Sang Wong Pinter

Sebelumnya, dalam laga perebutan tempat ketiga Liga 2 Leg Pertama yang mempertemukan Persiraja dengan Malut United, kontroversi kepemimpinan wasit Cahya Sugandi menjadi sorotan utama.

Keputusan Sugandi yang tidak menghadiahkan tendangan penalti kepada Persiraja memicu protes keras dari pihak tim Persiraja.

Insiden ini terjadi pada pertandingan yang berlangsung tanpa adanya gol, meninggalkan kedua tim dalam kebuntuan.

Baca Juga: Semen Padang Hadapi Tantangan Berat Usai Dibantai PSBS Biak di Leg Pertama Final Liga 2

Ketegangan mencapai puncaknya ketika para pemain Persiraja, yang dikenal dengan julukan Laskar Rencong, langsung mengonfrontasi wasit.

Sementara itu, kekecewaan juga terlihat dari reaksi para penonton yang turun ke lapangan, menunjukkan solidaritas mereka terhadap tim kesayangan.

Keputusan kontroversial ini datang setelah Cahya Sugandi tidak mengakui dua insiden yang diduga sebagai pelanggaran oleh bek Malut United terhadap pemain Persiraja.

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

A
Reporter
Afri Rismoko
A