Presiden Klub Persiraja Laporkan Wasit Cahya Sugandi ke Satgas Anti Mafia Bola

AKURAT.CO, Dalam perkembangan terbaru yang mengejutkan, Persiraja Banda Aceh, melalui pernyataan resmi dari Presiden klub, akan mengambil langkah tegas dengan melaporkan wasit pertandingan kontra Malut United, Cahya Sugandi, ke Satgas Anti Mafia Bola.
Laga yang berlangsung kemarin sore itu kini menjadi sorotan utama, bukan hanya karena hasil akhir pertandingan tetapi juga karena dugaan adanya indikasi pengaruh dan intervensi dari pihak eksternal.
Presiden klub Nazaruddin Dek Gam, yang juga terlibat dalam proses ini, mengindikasikan bahwa ada kepentingan tertentu yang berusaha mempengaruhi jalannya pertandingan, sehingga merugikan timnya.
Baca Juga: Rektor USM Mewisuda 1044 Lulusan
Selain mengajukan laporan ke Satgas Anti Mafia Bola, Persiraja juga berencana untuk melibatkan kepolisian guna menyelidiki lebih lanjut kemungkinan adanya tindakan tidak fair dalam pertandingan tersebut.
Langkah ini menunjukkan keseriusan Persiraja dalam memperjuangkan keadilan dan integritas kompetisi sepak bola.
Mereka berharap laporan ini akan menjadi titik awal dalam upaya pengungkapan dan pemberantasan praktik tidak sportif yang merugikan banyak pihak dalam dunia sepak bola Indonesia.
Baca Juga: Rahasia Spiritual Gunung Muria: Dari Makam Sunan Muria ke Mbah Kusmin Sang Wong Pinter
Sebelumnya, dalam laga perebutan tempat ketiga Liga 2 Leg Pertama yang mempertemukan Persiraja dengan Malut United, kontroversi kepemimpinan wasit Cahya Sugandi menjadi sorotan utama.
Keputusan Sugandi yang tidak menghadiahkan tendangan penalti kepada Persiraja memicu protes keras dari pihak tim Persiraja.
Insiden ini terjadi pada pertandingan yang berlangsung tanpa adanya gol, meninggalkan kedua tim dalam kebuntuan.
Baca Juga: Semen Padang Hadapi Tantangan Berat Usai Dibantai PSBS Biak di Leg Pertama Final Liga 2
Ketegangan mencapai puncaknya ketika para pemain Persiraja, yang dikenal dengan julukan Laskar Rencong, langsung mengonfrontasi wasit.
Sementara itu, kekecewaan juga terlihat dari reaksi para penonton yang turun ke lapangan, menunjukkan solidaritas mereka terhadap tim kesayangan.
Keputusan kontroversial ini datang setelah Cahya Sugandi tidak mengakui dua insiden yang diduga sebagai pelanggaran oleh bek Malut United terhadap pemain Persiraja.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkini
Terpopuler
- 1Pemuda dan Mahasiswa Jateng Didorong Perkuat Gerakan Antikorupsi, Alumni Kelas Antikorupsi Mulai Jalankan Rencana Aksi
- 2PT Pandawa LED Indonesia Buka Lowongan Admin Support di Semarang, Fresh Graduate Bisa Melamar!
- 3Infinix SMART 20e Segera Masuk Indonesia, Bawa Baterai 6.000mAh dan Layar 120Hz
- 4Kolaborasi Pegadaian dan BCA Digital Hadirkan Investasi Emas Mulai Rp10.000 via Aplikasi blu
- 5Kebakaran Lahan Balekambang Malam Hari, BAGANA Bergerak Cepat Bersama Warga dan Aparat Padamkan Api
- 6Sesa Creative Buka Lowongan Social Media Specialist, Content Creator, dan Graphic Designer di Semarang
- 7Atria Hotel Magelang Tunjukkan Kesiapan Gelar Acara Skala Besar, 1.500 Peserta Sosialisasi Jaminan Sosial Hadir
- 8Rekomendasi Kabel Charger Pihak Ketiga Terbaik 2026: Bersertifikat, Awet, dan Terjangkau
- 9Stunting Semarang Turun Jadi 4,49 Persen, Dinkes Perkuat Intervensi hingga Program MBG
- 10Bocoran iPhone 20 Pro: Layar Lebih Besar dan Desain Borderless

