Jateng

Minus Dua Pemain Asing dan Diusir dari Stadion Jatidiri, PSIS Terancam Terlempar dari Papan Atas Liga 1, Bali United dan Madura United Mengintai

Afri Rismoko | 27 Februari 2024, 21:34 WIB
Minus Dua Pemain Asing dan Diusir dari Stadion Jatidiri, PSIS Terancam Terlempar dari Papan Atas Liga 1, Bali United dan Madura United Mengintai

AKURAT.CO, Dua laga terakhir PSIS berakhir jeblok. Terakhir PSIS malam ini digulung Persib tiga gol tanpa balas.

Laga sebelumnya, Laskar Mahesa Jenar ditahan imbang Dewa United di Stadion Moch Soebroto, Magelang.

Pindahnya homebase dari Stadion Jatidiri dan minus dua pemain asing yakni Fortes yang kepincut main di Liga Arab dan terakhir Vitinho yang divonis absen hingga akhir musim tentu saja sangat berpengaruh bagi tim.

Baca Juga: Delapan Tim Jawa Tengah Siap Unjuk Gigi di Liga 3 Nasional 2023/2024, Ini Kata Ketua Asprov PSSI Jateng

Hal itu terlihat jelas saat dibantai Persib, skuad arahan Gilbert Agus terlihat kalah kelas dari David da Silva cs.

Kekalahan dari Persib, membuat Laskar Mahesar Jenar harus melorot satu posisi ke peringkat tiga dengan 43 poin.

Persib menggusur PSIS dengan 45 poin. Padahal di peringkat empat dan lima mengintai Bali United dan Madura United yang memiliki 42 poin.

PSIS Semarang akan menjalani serangkaian pertandingan krusial yang dapat menentukan nasib mereka dalam perburuan tiket Playoff Liga 1 Indonesia untuk berburu gelar.

Baca Juga: PSSI Umumkan Kuota Resmi untuk Liga 3 Nasional 2023/2024: Jawa Barat Paling Banyak Dapat Kuota

Dengan jadwal yang ketat hingga jeda internasional Maret 2024, tim Laskar Mahesa Jenar akan bertanding tanpa dua pemain asingnya, sebuah kondisi yang menambah kesulitan dalam persaingan yang sudah cukup berat.

Pada 3 Maret, PSIS akan menjamu Persik Kediri di Stadion Moch. Soebroto. Meski bermain di kandang sendiri, absennya dua pemain asing tentu memberikan tekanan tambahan bagi skuad yang ditangani oleh pelatih kepala.

Pertandingan ini akan menjadi ujian bagi kedalaman skuad PSIS serta strategi yang akan diterapkan untuk mengatasi kekurangan pemain.

Laga selanjutnya akan membawa PSIS ke pulau Dewata untuk menghadapi Bali United FC pada 8 Maret.

Bermain di Stadion Kapten I Wayan Dipta, PSIS harus mempersiapkan strategi khusus untuk melawan salah satu tim terkuat di kandang mereka.

Kondisi tim yang tidak lengkap bisa menjadi tantangan mental dan fisik bagi para pemain.

Terakhir, PSIS akan kembali ke Semarang untuk menghadapi Persis Solo pada 14 Maret di Stadion Jatidiri. Derbi Jawa Tengah ini selalu menjadi pertandingan yang emosional dan penuh gengsi.

Meskipun ada kekurangan dalam formasi, semangat dan dukungan suporter bisa menjadi faktor X yang mendorong PSIS untuk meraih kemenangan penting.

Tiga laga ini memang ngeri-ngeri sedap bagi PSIS. Hasil dari pertandingan-pertandingan ini sangat kritikal dan dapat menentukan apakah mereka akan tetap bersaing untuk slot Playoffs atau harus mengalami penurunan posisi di klasemen.

Dukungan penuh dari para suporter menjadi kunci, selain tentunya kerja keras dan strategi jitu dari tim pelatih.

Semua mata akan tertuju pada PSIS untuk melihat apakah mereka dapat mengatasi rintangan ini dan keluar sebagai kontender kuat di Liga 1.

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

A
Reporter
Afri Rismoko
A