Lantik dan Kukuhkan Pengurus Jawa Tengah, Ketua KKI Dorong Seluruh Pihak Ikut Menjaga Angka TFR

AKURAT.CO SEMARANG, Kepengurusan Koalisi Kependudukan Indonesia (KKI) Jawa Tengah resmi dibentuk dan dilantik.
Pelantikan pengurus KKI Provinsi Jawa Tengah, diawali dengan pembacaan surat keputusan (SK) Nomor : 02/SK/ KKI-PROVINSI/ VII/ 2023 Tanggal : 17 Juli 2023 yang digelar di Hotel Wujil Kabupaten Semarang, Kamis 9 November 2023.
KKI Jawa Tengah dengan Pengurus Harian sebagai Ketua Dr. Ir. Retno Setyowati MS, Wakil Ketua Drs.Daru Purnomo M.Si, Sekretaris Najib, SE MM, Wakil Sekretaris Dr Dias Andris Susanto, MPd, Bendahara Heri Kusyanto, S.Kom., M.Sc, dan Wakil Bendahara Fitriyani.
Baca Juga: Kurangi Kesenjangan Gender Dinsos P2PA Demak Adakan Rakor Data Pilah Gender
Selain itu dilengkapi pengurus komisi yakni Komisi 1 Bidang Pengendalian Penduduk, Komisi II Bidang Data dan Administrasi Penduduk, Komisi III Bidang Pengentasan Kemiskinan, Komisi IV Bidang Pembangunan Keluarga.
Kemudian, Komisi V Bidang Pemberdayaan Perempuan, Komisi VI Bidang Pendidikan Kependudukan, Komisi VI Bidang Humas, Advokasi dan KIE, Komisi VII Bidang Percepatan Penurunan Stunting, dan Koalisi Muda Kependudukan.
Usai memimpin pelantikan KKI Jawa Tengah, Ketua KKI Pusat Dr. Sonny Harry B Harmadi mendorong agar seluruh pihak ikut terlibat dalam menjaga angka Total Fertility Rate (TFR) Indonesia, termasuk di Jawa Tengah.
Upaya ini, agar angka TFR tetap terjaga dan tidak mengalami penurunan atau pun kenaikan.
Hal tersebut disampaikannya disela pelantikan Pengurus KKI Provinsi Jawa Tengah, yang digelar bersamaan dengan Kegiatan Sosialisasi Pemanfaatan Data Kependudukan dalam Perencanaan Pembangunan Daerah Provinsi Jawa Tengah di Hotel Wujil Semarang, Kamis 9 November 2023.
Total Fertility Rate TFR Indonesia Tahun 2020-2050, yang saat ini sudah mencapai tahap replacement level dan akan mencapai angka di bawah 2.00, sehingga jumlah penduduk Indonesia diprediksi akan mengalami penurunan.
Baca Juga: BKKBN Jateng dan PKK Bersinergi Tekan Angka Stunting Melalui Pendidikan Pola Asuh
“Ini juga harus menjadi perhatian karena angka kelahiran yang dibiarkan turun drastis akan menimbulkan masalah, nah keseimbangan penduduk usia muda dan usia tua nantinya akan terganggu,” terangnya.
Termasuk di Jawa Tengah, saat ini angka TFR diangka 2,1 sehingga harus dijaga agar jangan terus menurun.
"Jika terus menurun, maka kita terancam kekurangan tenaga kerja atau generasi penerus bangsa, yang persoalan ini sudah mulai dihadapi negara-negara di dunia, seperti Jepang atau Korea Selatan," terangnya.
Sementara itu Ketua KKI Jawa Tengah Dr. Ir. Retno Setyowati mengakui permasalahn besar yang masih ada saat ini terkait kualitas dan kuantitas penduduk, tidak bisa dihadapi dengan model pengendalian penduduk versi dulu.
“Pengendalian penduduk saat ini harus dengan dilakukan dengan versi yang baru, karena masyarakat sekarang sudah berubah, berbeda dengan masyarakat yang dulu, jadi pelayanannya pun harus menggunakan versi yang baru atau transformasi sosial,” jelasnya.
Di tempat yang sama Direktur Analisis Dampak Kependudukan BKKBN RI Faharuddin mengapresiasi kepengurusan baru Koalisi Kependudukan Indonesia (KKI) Jawa Tengah. Mereka berasal dari kumpulan para akademisi dan praktisi yang konsen dibidang Kependudukan.
“KKI ini kan para akdemisi dan praktisi yang sudah sangat mumpuni ya, nah ini sangat bermanfaat sekali bagi BKKBN sebagai corong kampanye program Bangga Kencana ya, tentu ide dan gagasannya akan dikaloborasikan dengan program kita,” tandasnya.
***
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkini



Terpopuler
- 1Atlet Selam Jepara Meninggal di Porprov Jateng, Lomba di Awann Costa Ditunda
- 2Profil Instagram Wasit Persija vs Persik di Super League 2026/2027, Steven Yubel Poli Pimpin Duel, Aidil Azmi Jadi Wasit VARdi JIS
- 3LIVE SCORE PSMS vs PSIS! Ayam Kinantan Unggul 2-0 di Babak Pertama, Tuan Rumah Kena Kartu Merah, Cek Skor Akhir FULL TIME
- 4UPDATE! Kronologi Atlet Selam Jepara Syabilla Rizkia Meninggal Saat Porprov Jateng 2026
- 5Viral Pelari JRF 2026 Terobos Barikade, Apa Itu COT dan COP? Ini Aturan yang Wajib Dipahami
- 6Jadwal BWF Hylo Open 2026 Lengkap hingga Final, Cek Wakil Indonesia dan Link Live Streaming
- 7GMPI Kota Semarang Gelar Rakercab dan Forum Diskusi Kepemudaan, Ajak Gen Z Menjaga Nilai Demokrasi di Era Digital
- 8Prediksi Skor Garudayaksa vs Persib, Cuma Punya 1 Hari Persiapan, Mampukah Persib Taklukkan Garudayaksa?
- 9Perangkat Pertandingan Garudayaksa vs Persib: Wasit Irfan Wahyu Wijanarko Pimpin Laga Panas Malam Ini
- 10CEK! Viral Pelari JRF 2026, Mengenal Flag-Off Time, Gun Time, dan Chip Time



