Jateng

BKKBN Jateng dan PKK Bersinergi Tekan Angka Stunting Melalui Pendidikan Pola Asuh

Afri Rismoko | 20 Oktober 2023, 20:16 WIB
BKKBN Jateng dan PKK Bersinergi Tekan Angka Stunting Melalui Pendidikan Pola Asuh

AKURAT.CO, BKKBN Jawa Tengah meningkatkan sinergi dengan TP PKK Jateng guna mempercepat penurunan angka stunting. Kader-kader PKK yang tersebar hingga ke tingkatan dasa wisma diakui mampu memberikan edukasi efektif seputar kesehatan ibu hamil dan pola asuh balita.

Sinergi ini semakin erat setelah pertemuan antara Kepala Perwakilan BKKBN Provinsi Jawa Tengah, Eka Sulistia, dengan Pj Ketua TP-PKK Jateng, Shinta Nana Sudjana, pada Jumat (20/10/2023).

Menurut Eka, penyebab stunting di Jateng bukan hanya akibat kurangnya gizi karena kemiskinan, tapi juga pola asuh yang kurang tepat. Hal ini sering terjadi pada anak yang diasuh oleh nenek atau kerabat lain saat ibunya bekerja, khususnya dalam aspek konsumsi makanan.

Baca Juga: Gandeng Bank Indonesia, Pemkot Semarang Akan Bentuk Toko TPID untuk Tekan Inflasi

Eka menekankan pentingnya dukungan dari TP PKK Jateng untuk memperluas edukasi di tingkatan dasa wisma.

"Di tingkat dasa wisma, anggotanya lebih akrab dan memahami kebutuhan satu sama lain. Edukasi mengenai pola asuh dan makanan pendamping ASI yang bergizi perlu ditingkatkan," kata Eka.

Rencananya, BKKBN Jateng dan PKK akan kolaborasi dalam sejumlah program, termasuk pendampingan gizi ibu hamil, posyandu, pendampingan keluarga pra-KB, serta pendampingan bagi pasangan yang akan menikah.

Baca Juga: Persikabo 1973 Bertekad Raih Kemenangan di Laga Terakhir Putaran Pertama BRI Liga 1 Melawan PSIS Semarang

"Komitmen dari Ketua TP PKK sangat penting. Ada rencana adanya lomba yang akan diapresiasi bagi yang terbaik," tambah Eka.

Terkait angka stunting di Jateng, Eka mengungkapkan bahwa pada 2022 angka stunting berada di 20,8% menurut data SSGI. Sementara untuk evaluasi 2023, pihaknya masih menunggu hasil terbaru.

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

A
Reporter
Afri Rismoko
A