Waspada! Peringatan Dini Cuaca Jateng 29 Oktober 2026: Hujan Lebat hingga Pukul 18:05 WIB

JATENG.AKURAT.CO, BMKG keluarkan peringatan dini cuaca Jawa Tengah per 29 Oktober 2026 pukul 14:55 WIB: hujan sedang hingga lebat disertai kilat dan angin kencang berpotensi terjadi mulai 15:05 WIB di puluhan kabupaten/kota, dan diperkirakan bertahan hingga pukul 18:05 WIB.
Sore ini, langit Jawa Tengah bukan lagi soal "mendung sebentar lagi cerah". BMKG baru saja merilis peringatan dini yang cukup serius. Bukan cuma gerimis biasa.
Ini hujan sedang sampai lebat, lengkap dengan potensi kilat, petir, dan angin kencang. Waktunya pun spesifik: mulai pukul 15:05 WIB, dan diperkirakan berlangsung hingga 18:05 WIB.
Buat kamu yang sedang di jalan, di kantor, di kos, atau baru mau pulang kerja, ini informasi yang perlu dibaca sampai habis.
Wilayah yang Kena Duluan
Peringatan ini tidak main-main. BMKG menyebut sejumlah kecamatan di berbagai kabupaten berpotensi terdampak lebih dulu. Mulai dari Karangreja (Purbalingga), Banjarnegara, Sigaluh, Madukara, Pejawaran, Batur, Wanayasa, Pagedongan, lalu Sadang (Kebumen), Sukoharjo (Wonosobo), dan Jatiyoso, Jumapolo, Jumantono, Matesih, Tawangmangu, Ngargoyoso, Karangpandan, Mojogedang, Kerjo, Jenawi (Karanganyar).
Masih ada Masaran, Kedawung, Sambirejo, Karangmalang (Sragen), Geyer, Pulokulon, Kradenan (Grobogan), Jati, Randublatung, Kradenan (Blora), Sumowono, Bergas, Ungaran Barat, Bandungan (Kabupaten Semarang), Kaloran, Kandangan, Gemawang (Temanggung), Plantungan, Sukorejo, Singorojo, Limbangan, Boja (Kendal), Blado (Batang), Petungkriyono (Pekalongan), Moga, Pulosari (Pemalang), Margasari, Bumijawa, Bojong, Balapulang, Pagerbarang (Tegal), Paguyangan, Sirampog, Tonjong, Songgom, Larangan, Ketanggungan, Banjarharjo (Brebes), hingga Gunungpati dan Mijen (Kota Semarang).
Kalau kamu tinggal di salah satu wilayah itu, siapkan jas hujan. Bukan payung. Angin kencang bisa bikin payung kamu jadi parasut darurat.
Bisa Meluas ke Mana Saja
Peringatan ini tidak berhenti di daftar pertama. BMKG menyebut kondisi bisa meluas ke hampir seluruh Jawa Tengah. Mulai dari Perairan Waduk Kedungombo, Cilacap (Kesugihan, Adipala, Binangun, Nusawungu, Kroya, Maos, Jeruklegi, Karangpucung, Cimanggu, Majenang, Wanareja, Dayeuhluhur, Sampang, Bantarsari), Banyumas (hampir seluruh kecamatan, termasuk Purwokerto Selatan, Barat, Timur, dan Utara), Purbalingga (hampir seluruh kecamatan), Banjarnegara (Susukan, Purworeja Klampok, Mandiraja, Purwanegara, Bawang, Banjarmangu, Wanadadi, Rakit, Punggelan, Karangkobar, Pagentan, Kalibening, Pandanarum), Kebumen (Alian, Rowokele, Sempor, Karanggayam, Padureso, Karangsambung), Purworejo (Kaligesing, Purworejo, Pituruh, Kemiri, Bruno, Gebang, Loano, Bener).
Belum selesai. Wonosobo (hampir seluruh kecamatan), Magelang (Salaman, Borobudur, Ngluwar, Salam, Srumbung, Dukun, Sawangan, Muntilan, Mungkid, Mertoyudan, Tempuran, Kajoran, Candimulyo, Pakis), Boyolali (Selo, Cepogo, Musuk, Boyolali, Mojosongo, Teras, Sawit, Banyudono, Ngemplak, Nogosari, Kemusu, Juwangi), Klaten (hampir seluruh kecamatan, dari Prambanan sampai Klaten Selatan), Sukoharjo (Weru, Bulu, Tawangsari, Sukoharjo, Nguter, Bendosari, Polokarto, Mojolaban, Grogol, Baki, Gatak, Kartasura), Wonogiri (hampir seluruh kecamatan), Karanganyar (Jatipuro, Karanganyar, Tasikmadu, Jaten, Colomadu, Gondangrejo, Kebakkramat), Sragen (hampir seluruh kecamatan), Grobogan (Kedungjati, Karangrayung, Penawangan, Toroh, Gabus, Purwodadi, Gubug, Tanggungharjo), Blora (Kedungtuban, Tunjungan, Japah), Rembang (Bulu), Demak (Mranggen, Karangawen).
Lalu Kabupaten Semarang (Jambu, Ambarawa, Bawen, Bringin, Pringapus, Ungaran Timur), Temanggung (hampir seluruh kecamatan), Kendal (Pageruyung, Patean, Pegandon, Gemuh, Weleri, Ringinarum, Ngampel, Kaliwungu Selatan), Batang (hampir seluruh kecamatan), Pekalongan (hampir seluruh kecamatan), Pemalang (Belik, Watukumpul, Bodeh, Bantarbolang, Randudongkal, Pemalang, Taman, Petarukan, Ampelgading, Comal, Ulujami, Warungpring), Tegal (Lebaksiu, Jatinegara, Kedungbanteng, Pangkah, Slawi, Adiwerna, Talang, Dukuhturi, Tarub, Kramat, Suradadi, Warureja, Dukuhwaru), Brebes (Salem, Bantarkawung, Bumiayu, Jatibarang, Wanasari, Brebes, Kersana, Losari, Tanjung, Bulakamba).
Kota-kota besar juga masuk daftar: Kota Surakarta (Laweyan, Pasar Kliwon, Jebres, Banjarsari), Kota Semarang (Gajahmungkur, Tembalang, Banyumanik, Ngaliyan), Kota Pekalongan (Barat, Timur, Utara, Selatan), dan Kota Tegal (Barat, Timur, Selatan, Margadana).
Singkatnya: hampir seluruh Jawa Tengah.
Apa yang Harus Kamu Lakukan Sekarang?
Ini bukan waktunya panik. Tapi juga bukan waktunya mengabaikan. Beberapa hal yang bisa kamu lakukan:
1. Tunda perjalanan yang tidak perlu. Kalau bisa, jangan keluar rumah antara pukul 15:00 sampai 18:00 WIB. Kalau harus keluar, pastikan kendaraan dalam kondisi baik dan bawa jas hujan.
2. Hindari berteduh di bawah pohon besar atau baliho. Angin kencang bisa membuat pohon tumbang atau baliho jatuh. Cari tempat berteduh yang kokoh.
3. Amankan barang di luar rumah. Jemuran, pot tanaman, atau barang ringan lainnya bisa diterbangkan angin. Ikat atau masukkan ke dalam.
4. Isi daya ponsel dan power bank. Kalau listrik padam akibat cuaca, setidaknya komunikasi tetap terjaga.
5. Pantau informasi resmi. Ikuti kanal BMKG atau akun resmi lainnya. Jangan percaya hoaks yang beredar di grup WhatsApp.
6. Kalau di perjalanan, kurangi kecepatan. Jalan licin, jarak pandang terbatas, dan angin kencang bisa membuat kendaraan tidak stabil.
Sore Ini Bukan Waktu untuk Nekat
Cuaca ekstrem seperti ini sering datang tiba-tiba. Langit bisa terlihat cerah satu jam sebelumnya, lalu berubah gelap dalam hitungan menit. BMKG sudah memberi peringatan. Tugas kita adalah mendengarkan.
Buat kamu yang sedang di kantor dan berpikir "ah, paling juga cuma gerimis", coba cek jendela. Kalau awan sudah gelap dan angin mulai kencang, jangan tunggu sampai hujan turun. Segera siapkan diri.
Buat kamu yang di kos dan berpikir "enak nih tidur siang", pastikan jendela tertutup dan barang elektronik aman. Tidur siang boleh. Tapi jangan sampai bangun-bangun kamar banjir.
Dan buat kamu yang sedang di jalan, hati-hati. Sampai di rumah dengan selamat lebih penting daripada sampai cepat.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkini
Terpopuler
- 1Profil Instagram Wasit Persija vs Persik di Super League 2026/2027, Steven Yubel Poli Pimpin Duel, Aidil Azmi Jadi Wasit VARdi JIS
- 2Kota Semarang Berduka, Atlet Silat Ayudiah Rivana Tridiandinita Berpulang usai Ikuti Kejuaraan Porprov Jateng 2026
- 3Kronologi Atlet Pencak Silat Semarang Ayudiah Rivana Meninggal Usai Operasi Cedera, Penyebab Masih Ditelusuri
- 4GEMPA LAMPUNG HARI INI! Gempa Magnitudo 4,7 Guncang Tanggamus Lampung, Getaran Dirasakan hingga Kotaagung dan Pringsewu
- 5Gempa GunungKidul 2 Menit Lalu, Gempa 5,2 M Guncang Gunung Kidul Malam Ini, Guncangan Terasa hingga Yogya, Bantul Sleman Pacitan Kediri
- 6Atlet Pencak Silat Kota Semarang Ayudiah Rivana Meninggal Dunia Usai Operasi Cedera, Penyebab Masih Ditelusuri
- 7GRATIS! Live Streaming Persib vs Melbourne Victory ACL Two Malam Ini, Tayang di RCTI dan Vision+
- 8GMPI Kota Semarang Gelar Rakercab dan Forum Diskusi Kepemudaan, Ajak Gen Z Menjaga Nilai Demokrasi di Era Digital
- 9Raih Peringkat Kedua Porprov Jateng 2026, Muaythai Semarang Bangga dengan Perjuangan Atlet
- 10Catatan Prestasi Ayudiah Rivana, Atlet Pencak Silat Semarang yang Meninggal Usai Cedera di Porprov Jateng 2026





