Berangkat ke Pasar, Pedagang Tempe Dibacok di Jalan Danyang-Kuwu Grobogan, Polisi Buru Pelaku

JATENG.AKURAT.CO, Seorang penjual tempe bernama Anang Saputro (21), warga Desa Tambahrejo, Kecamatan Wirosari, Grobogan, menjadi korban pembacokan saat hendak berangkat ke pasar, pada Minggu (18/1) dini hari.
Peristiwa tersebut terjadi di Jalan Danyang-Kuwu, Desa Pulokulon, Kecamatan Pulokulon, Kabupaten Grobogan, sekitar pukul 03.20 WIB.
Kejadian bermula saat korban mengendarai sepeda motor menuju ke Pasar Depok untuk berjualan.
"Saya berangkat jualan tempe di pasar, tiba-tiba di tengah jalan dihadang dan dibacok," kata korban.
Akibat kejadian tersebut, korban mengalami luka bacok dan harus mendapatkan 10 jahitan.
"Nyampe pasar baru tahu kalau terluka saat di cek teman-teman pedagang. Mantel dan jaket saya sobek dan punggung saya terluka," ucapnya.
Ia berharap, pelaku segera ditangkap dan keamanan di jalur sepi pada dini hari dapat ditingkatkan.
Menurutnya, banyak pedagang kecil yang harus berangkat pagi demi mencari nafkah.
"Saya cuma mau cari rezeki. Semoga kejadian seperti ini tidak terulang lagi," harapnya.
Saat ini kasus tersebut telah ditangani oleh pihak kepolisian.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini


Terpopuler
- 1Kisah Heroik H Soekaimi, Komandan Hizbullah Mranggen yang Gugur Ditembak Belanda pada 1946
- 2Ibu-Ibu Semarang Curhat Agenda PKK dan Dawis Padat, Tiap Pekan Ada Kegiatan!
- 3Cek Update Rute Macet Kota Surabaya, Kamis 15 Oktober 2026: Proyek Drainase 100 Titik Bikin Surabaya Macet Parah
- 4Ditreskrimsus Polda Jateng Cek Tiga Rumah di Gombel Lama, Dugaan Kerusakan Lingkungan Didalami
- 5Update Rute Macet Hari Ini 14 Oktober 2026: Pulang Kerja Sore Ini Semarang dan Solo Macet Parah, Ini Jalur Tikusnya
- 6Malam di Semarang Makin Gerah, Warga Kehilangan 83 Jam Tidur Setahun—Ini Penyebabnya
- 7Rute Macet Semarang Pagi Hari, Kamis 15 Oktober 2026: Jalan Kapten Piere Tendean Ditutup 14 Hari, Warga Semarang Siap-Siap Cari Rute Baru
- 8Jalan Kapten Piere Tendean Ditutup 14 Hari, Warga Semarang Siap-Siap Macet
- 9Tugu Muda Semarang Direkayasa Dua Hari, Pengendara ke Stasiun dan Bandara Diminta Berangkat Lebih Awal
- 10Cek Rute Macet Kota Surabaya 14 Oktober 2026: Proyek Drainase Jadi Biang Kerok, Titik Mana yang Harus Dihindari?







