Jateng

Ahmad Luthfi Kukuhkan 'Champion Cabe', Upaya Jaga Harga dan Kesejahteraan Petani di Jawa Tengah

Afri Rismoko | 22 September 2025, 15:54 WIB
Ahmad Luthfi Kukuhkan 'Champion Cabe', Upaya Jaga Harga dan Kesejahteraan Petani di Jawa Tengah

JATENG.AKURAT.CO, Gubernur Jawa Tengah, Ahmad Luthfi, menegaskan peran penting para “Champion Cabe” yang baru dilantik dalam menjaga kestabilan harga dan meningkatkan kesejahteraan petani.

Hal ini disampaikannya saat menghadiri Gerakan Petani Peduli Inflasi Komoditas Cabai Jawa Tengah di Kabupaten Magelang, Senin (22/9).

Luthfi mengapresiasi para petani dan champion yang hadir dari berbagai daerah. Ia menyebut, tugas mereka adalah memastikan harga cabai bisa lebih tinggi saat panen melimpah melalui konektivitas harga di seluruh Jawa Tengah.

“Kalau harga turun, cabai bisa diekspor antarprovinsi, seperti ke Riau, Sumatera Barat, dan Kalimantan Barat. Dengan begitu petani tetap bisa menikmati harga yang layak,” ujar Ahmad Luthfi.

Baca Juga: Kendal Tornado Merasa Dirugikan, Minta PSSI Usut Kinerja Wasit di Laga Lawan Persela

Untuk mendukung upaya tersebut, Gubernur memastikan adanya dukungan permodalan melalui program kredit lunak dan pendampingan dari Dinas Pertanian. Ia juga mendorong BUMD JTAB untuk mengawal program ekspor cabai.

Kepala Kantor Perwakilan Bank Indonesia Jawa Tengah, Rahmat Dwisaputra, menambahkan bahwa harga cabai di Jateng saat ini masih terkendali.

Meskipun harga di daerah lain sempat melonjak, harga cabai keriting di Jateng stabil di kisaran Rp50 ribu per kilogram.

Bahkan, cabai keriting dan cabai rawit sempat berkontribusi terhadap deflasi pada Agustus 2025.

Menurut Rahmat, keberhasilan ini tidak lepas dari strategi pengendalian harga dan peran 15 champion lokal yang dibentuk.

Enam di antaranya sudah difasilitasi greenhouse sehingga produksi tidak lagi tergantung cuaca.

BI juga berupaya mendorong hilirisasi cabai menjadi produk turunan dan mengembangkan aplikasi lelang cabai.

“Kami optimistis harga cabai tetap stabil, inflasi terkendali, dan kesejahteraan petani terjaga,” tutup Rahmat.

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

A
Reporter
Afri Rismoko
A