Jateng

Karya Istimewa Muhammad Tegar: Lukis Maskot PEPARNAS XVII dengan Mulut dan Dijual Sebagai Merchandise

Afri Rismoko | 9 Oktober 2024, 17:15 WIB
Karya Istimewa Muhammad Tegar: Lukis Maskot PEPARNAS XVII dengan Mulut dan Dijual Sebagai Merchandise

AKURAT.CO, Pekan Paralimpiade Nasional (PEPARNAS) XVII Solo 2024 memasuki hari ketiga, dan di tengah kemeriahan acara, ada sosok inspiratif bernama Muhammad Tegar, seorang anak berkebutuhan khusus (ABK) dengan hambatan fisik (tuna daksa).

Tegar, yang duduk di kelas 3 di SLB Mandiri Putra Bangsa, Karanganyar, turut berpartisipasi dalam Festival Kuliner UMKM di kawasan Stadion Manahan dengan memamerkan karya lukisannya.

Dengan semangat tinggi, Tegar melukis maskot PEPARNAS XVII Solo 2024, Kebo Bule Kyai Slamet, menggunakan mulutnya.

Lukisan-lukisan tersebut dipamerkan dan dijual di stand

“Dari ABK untuk Negeri” sebagai merchandise resmi dalam bentuk totebag. Keterbatasan fisiknya tidak menghentikan Tegar untuk berkarya, dan ia mengaku sudah terbiasa melukis dengan mulut.

Baca Juga: Preview Laga Bahrain vs Indonesia, Fokus Talajic dan Pertahanan Kuat Garuda

"Tidak ada kesulitan, latihan persiapannya sudah sejak hari Kamis, dan saya sudah terbiasa menggambar," ujar Tegar dengan penuh semangat.

Meskipun tidak bisa menggunakan tangannya, Tegar bercita-cita menjadi seorang pelukis terkenal di masa depan.

Menurut Larsih, ibunda Tegar, bakat menggambar anaknya sudah terlihat sejak masih duduk di bangku TK.

Baca Juga: Jawa Tengah Unggul di Cabor Para Taekwondo, Alvin Saputra Tumbangkan Atlet Jabar

Kecintaannya pada seni terutama pada wayang membuatnya terus mengasah keterampilannya, bahkan Tegar kini bisa menggunting karyanya sendiri dengan mulut.

Kepala Sekolah SLB Mandiri Putra Jumapolo, Ita Sulistyowati, yang menjadi guru pendamping Tegar, mengungkapkan bahwa Tegar selalu semangat dalam mengikuti pelajaran menggambar.

Kegiatan menggambar menjadi salah satu materi penting dalam membantu perkembangan siswa SLB.

Tidak hanya itu, karya-karya Tegar kini dijual sebagai totebag seharga Rp35 ribu.

“Kami ingin karya mereka bisa dinikmati banyak orang, dan bukan dijual dengan rasa iba. Ini adalah cara agar mereka bisa memahami dunia sesungguhnya,” ujar Ita.

Dengan dukungan dari sekolah, keluarga, dan lingkungan sekitar, Muhammad Tegar terus berkarya dan menginspirasi banyak orang di ajang PEPARNAS XVII Solo 2024.

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

A
Reporter
Afri Rismoko
A