Jateng

Kapolres Boyolali Kecelakaan di Tol Batang, Supir dan Ajudan Tewas, Begini Kronologinya

Theo Adi Pratama | 1 Oktober 2024, 17:04 WIB
Kapolres Boyolali Kecelakaan di Tol Batang, Supir dan Ajudan Tewas, Begini Kronologinya

Akurat.co - Dua orang tewas dalam kecelakaan mobil yang ditumpangi Kapolres Boyolali, AKBP Muhammad Yoga, di KM 346 ruas tol Pemalang-Batang di Kabupaten Batang, Jawa Tengah, Selasa (1/10/2024).

Kabid Humas Polda Jawa Tengah, Kombes Pol. Artanto, membenarkan peristiwa nahas yang menewaskan sopir dan ajudan Kapolres Boyolali tersebut.

Artanto menjelaskan, mobil tersebut menabrak bagian belakang sebuah truk tronton.

"Mobil melaju dari arah timur ke barat, menabrak truk yang melaju di depannya. Untuk penyebabnya, masih dalam penyelidikan. Dua korban meninggal dunia di tempat kejadian," kata Artanto.

Kecelakaan maut antara mobil Fortuner yang ditumpangi Kapolres Boyolali dengan truk bermuatan 20 tiang listrik terjadi di tol Km 346 B, Semarang-Batang Jawa Tengah.

Kecelakaan yang terjadi pada Selasa (1/10/2024) sekira jam 01:30 WIB menewaskan dua orang penumpang Fortuner. Keduanya adalah sopir dan ajudan Kapolres

Sementara Kapolres Boyolali saat ini mendapat perawatan di RS Telogorejo Semarang.

Purwanto (26), kernet truk bermuatan 20 tiang listrik menjelaskan kronologi kecelakaan maut itu terjadi.

Ia mengatakan, kecelakaan tersebut terjadi sangat cepat.

Awalnya truk yang dikemudikan Budi Prastiko (40) itu menyalip kendaraan lain ke arah Tegal dari Semarang.

Saat akan kembali ke lajur kiri, terdengar seperti ban pecah.

"Saya sama sopir ngecek ban ga ada yang pecah, pas lihat belakang tiang listrik ditabrak fortuner," kata warga Ambarawa ini.

Dia menambahkan kecepatan truk saat itu sekitar 40 Km/jam karena muatannya sampai 20 ton.

Sehingga dia yakin tidak kebut-kebutan di jalur tol.

Waktu melihat mobil dua orang yang di depan meninggal dunia, tapi yang di tengah masih hidup," lanjut dia.

Kejadian ini membuat Purwanto dan Budi langsung menghubungi pihak pengelola jalan tol agar bisa mendapatkan penanganan.

Dia mengaku juga sudah memasang tanda hati-hati di belakang truk yang menyala agar kendaraan lain bisa melihat muatan tiang listrik.

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.