Pasca Gempa Batang, Pertamina Patra Niaga JBT Pastikan Kelancaran Penyaluran dan Ketersediaan BBM - LPG

AKURAT.CO, Gempa bumi berkekuatan 4,4 Skala Richer (SR) yang mengguncang Kabupaten Batang pada Minggu (7/7/2024) tidak berdampak pada penyaluran BBM dan LPG di wilayah tersebut.
Hal ini dipastikan oleh PT Pertamina Patra Niaga Regional Jawa Bagian Tengah (JBT).
Menurut Brasto Galih Nugroho, Area Manager Communication, Relations, & Corporate Social Responsibility (CSR) Pertamina Patra Niaga Regional Jawa Bagian Tengah (JBT), kondisi infrastruktur penyalur BBM dan LPG di Kabupaten Batang aman dan tidak mengalami gangguan akibat gempa.
Baca Juga: Jaga Prosedur SOP, Pertamina Patra Niaga Laksanakan Safety Stand Down untuk SPBU se Jateng & DIY
"Sarana dan fasilitas seperti SPBU, Pertashop, Bengkel Pemeliharaan Tabung (BPT), gudang agen, dan pangkalan yang berada di Kabupaten Batang terpantau normal pasca gempa," jelas Brasto.
Dia menambahkan, meskipun sempat terjadi pemadaman listrik di Kabupaten Batang selama 20 menit setelah gempa, namun listrik kembali menyala dan operasional SPBU berjalan normal.
Pertamina Patra Niaga JBT terus memantau situasi dan memastikan kelancaran penyaluran BBM dan LPG di Kabupaten Batang.
Masyarakat diimbau untuk tetap tenang dan tidak panik dalam membeli BBM dan LPG.
Gempa Batang
Diberitakan sebelumnya, gempa bumi tektonik berkekuatan magnitudo 4,4 mengguncang wilayah Batang, Jawa Tengah (Jateng) dan sekitarnya pada hari Minggu, 7 Juli 2024 pukul 14.35 WIB.
Hasil analisis dari Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) menunjukkan bahwa episenter gempa terletak pada koordinat 6.87° LS dan 109.75° BT.
Tepatnya di darat pada jarak 5 km arah Timur Laut Batang, dengan kedalaman 6 km.
Gempa bumi ini dikategorikan sebagai gempa bumi dangkal yang disebabkan oleh aktivitas sesar aktif.
Berdasarkan lokasi episenter dan kedalaman hiposenter, gempa ini terjadi akibat pergerakan patahan di wilayah tersebut.
Guncangan gempa dirasakan di beberapa daerah dengan intensitas berbeda:
- Batang, Pekalongan: III MMI (Getaran dirasakan seperti truk yang melintas).
- Kendal: II MMI (Getaran dirasakan sedikit orang, benda-benda ringan yang digantung bergoyang).
Meski tidak menimbulkan korban jiwa, namun puluhan rumah dan fasilitas umum rusak, sementara puluhan orang mengalami luka-luka.
***
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkini

Terpopuler
- 1Profil Instagram Ko Hyung-jin Wasit Indonesia vs Malaysia, Sejarah Kelam 2019 Kembali Terbayang usai Tom Haye Dikartu Merah!
- 2LIVE SCORE Indonesia vs Malaysia, Skor 0-0 Menit ke-70 Thom Haye Kartu Merah, Cek Skor Akhir FULL TIME Menang Siapa?
- 3Kalender Jawa Oktober 2026: Weton, Neptu, dan Rekomendasi Hari Baik untuk Hajatan
- 4Laga PERSIKU VS PSIS BATAL DIGELAR! Ini Alasan Manajemen Tuan Rumah Terkait Pembatalan Pertandingan
- 5Laga Persiku vs PSIS Mendadak BATAL Digelar, Netizen: Harusnya Tuan Rumah Kalah WO!
- 6F1 Ubah Jadwal GP Azerbaijan ke Sabtu, Ternyata Ini Penyebabnya
- 7Panduan Lengkap Kalender Jawa November 2026, dari Minggu Pahing hingga Senin Legi
- 8MotoGP 2026 Masuki Fase Akhir: Ini Jadwal Lengkap Sisa Balapan
- 9PLN Umumkan Pemeliharaan Jaringan di Semarang Timur, Listrik Padam 6 Jam
- 10TNT Awards Jateng 2026 Dorong Elektronifikasi Transaksi Pemerintah Daerah





