Jateng

Berikut Statistik serta Data dan Fakta Laga Indonesia Kontra Korea Selatan Piala Asia U-23, Rafael Struick dan Ernando Ari Jadi Sorotan

Afri Rismoko | 26 April 2024, 08:18 WIB
Berikut Statistik serta Data dan Fakta Laga Indonesia Kontra Korea Selatan Piala Asia U-23, Rafael Struick dan Ernando Ari Jadi Sorotan

 

AKURAT.CO, Dalam laga perempat final Piala Asia U-23 tim nasional Korea Selatan dan Indonesia menunjukkan permainan yang memukau hingga akhir.

Kedua tim berbagi skor 2-2 setelah peluit panjang berbunyi, menandakan berakhirnya pertandingan yang diwarnai dengan adu penalti dramatis.

Statistik pertandingan mencerminkan intensitas duel ini, dengan Indonesia melakukan 8 tembakan dan Korea Selatan 21 tembakan.

Baca Juga: Kemenangan Dramatis Timnas Indonesia di Piala Asia U-23, Erick Thohir: Langkah Menuju Olimpiade Paris 2024

Kendati kurang unggul dalam penguasaan bola, Indonesia mampu menjaga keseimbangan melalui pertahanan yang solid dan serangan balik cepat.

Penguasaan bola Indonesia tercatat 47%, sedikit di bawah Korea Selatan yang mencapai 53%.

Akurasi operan menjadi catatan penting, dengan Indonesia mencatatkan 79% akurasi, sementara Korea Selatan sedikit lebih tinggi dengan 81%.

Baca Juga: Dari Drama VAR hingga Adu Penalti, Kronologi Tim U-23 Indonesia Menaklukkan Taeguk Warriors di Doha, Mimpi Melaju ke Olimpiade Semakin Nyata

Ini menunjukkan kualitas teknis yang dimiliki kedua tim dalam mengolah si kulit bundar.

Pertandingan ini juga diwarnai oleh kejadian-kejadian yang menegangkan, termasuk 3 kartu kuning dan 1 kartu merah yang diterima oleh pemain Indonesia, sedangkan Korea Selatan menerima 2 kartu kuning.

Ini menandakan betapa kerasnya pertarungan di lapangan untuk memperebutkan tiket ke babak selanjutnya.

Selain itu, Indonesia melakukan 15 pelanggaran berbanding 20 oleh Korea Selatan, menambah daftar bukti betapa kedua tim sama-sama tidak mengalah dalam intensitas permainan.

Di akhir pertandingan, kedua tim bertanding di adu penalti dengan Indonesia berhasil menyarangkan 11 dari tendangan mereka, Korea Selatan hanya meyarangkan 10  gol.

 

Timnas Indonesia mencatatkan sejarah sebagai satu-satunya tim yang berhasil membobol gawang Korea Selatan, sebuah pencapaian mengesankan mengingat Korea Selatan belum kebobolan sejak babak kualifikasi.

Baca Juga: Dari Den Bosch ke Dunia: Kisah Justin Hubner, Sang 'Sergio Ramos' Indonesia!

Pertahanan Korea Selatan yang sebelumnya dianggap tembok kokoh, berhasil ditembus oleh Garuda Muda, menunjukkan kualitas dan determinasi tinggi dari skuad Indonesia.

Pertandingan yang berlangsung di Stadion Abdullah bin Khalifa, Doha, menjadi momen penting karena Indonesia berhasil menggagalkan upaya Korea Selatan untuk lolos ke semifinal.

Dengan sistem kualifikasi yang berlaku, hanya tiga tim teratas dari Piala Asia U-23 yang langsung lolos ke Olimpiade Paris 2024, sedangkan peringkat keempat harus melewati babak play-off.

Baca Juga: Joel Fujita Optimis Jepang Bisa Atasi Tuan Rumah di Perempat Final Piala Asia U23 AFC 2024

Kemenangan ini sangat berarti bagi Indonesia, terutama karena sebelumnya mereka belum pernah menang melawan Korea Selatan dalam tujuh pertemuan sejak 1991.

Namun, dalam pertandingan yang krusial ini, dua pemain menjadi sorotan utama, Rafael Struick dan Ernando Ari.

Struick mencetak dua gol yang memukau, termasuk gol pembuka yang mengejutkan banyak pihak, sementara Ernando Ari menunjukkan ketangguhan mental yang luar biasa selama babak adu penalti.

Indonesia tidak hanya mencetak kemenangan, tetapi juga menjadi satu-satunya tim yang berhasil membobol gawang Korea Selatan di turnamen ini,

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

A
Reporter
Afri Rismoko
A