Jateng

Anang Budi Utomo Dukung Penuh Program Gerbang Harapan Bangsa, Bisa Lanjutkan Program GNOTA

Theo Adi Pratama | 17 April 2024, 14:45 WIB
Anang Budi Utomo Dukung Penuh Program Gerbang Harapan Bangsa, Bisa Lanjutkan Program GNOTA

AKURAT.CO, Anang Budi Utmo selaku Sekretaris Komisi D DPRD Kota Semarang ikut mendukung Gerbang Harapan (Gerakan Bersama Orang Tua Asuh untuk Pengembangan Hari Masa Depan) yang dipelopori oleh Dinas Pendidikan Kota Semarang.

Menurutnya program ini sangat progresif karena bisa melanjutkan program serupa pada beberapa tahun lalu, yakni GNOTA (Gerakan Nasional Orang Tua Asuh) yang cukup memberikan dampak besar pada peningkatan partisipasi sekolah dan kualitas pendidikan.

“Pada prinsipnya oke, dengan catatan harus tepat sasaran kepada yang berhak mendapat bantuan berdasarkan kondisi sosial ekonomi,” ungkap politisi Partai Golkar tersebut pada acara Halal bi Halal stakeholder pendidikan pada Rabu (17/4/2024).

Menurut Anang program ini bisa menjadi solusi aturan beasiswa bagi siswa tidak mampu yang kerap kali terkendala aturan DTKS (Data Terpadu Kesejahteraan Sosial) dan kategorisasi kemiskinan ekstrem.

“Nah program Gerbang Harapan ini bisa mengatasi hal tersebut,” tandasnya.

Baca Juga: DPKS Dukung Penuh Program Gerbang Harapan yang Dipelopori Dinas Pendidikan Kota Semarang

“Kemudian kalau kita hanya mengandalkan beasiswa dari pemerintah itu juga sebenarnya belum mencover kebutuhan penunjang sekolah yang cukup mahal,” lanjutnya.

Menurut Anang, paling tidak, karena berasal dari bantuan sukarela masyarakat maka bisa masuk dalam dana non budgeter yang fleksibel untuk digunakan masyarakat.

“Jadi saya pikir ini adalah program yang cukup bagus. Dan seandainya ada anak yang sudah mendapat bantuan pemerintah tapi belum mencukupi kebutuhan penunjang sekolah yang tetap harus mendapat bagian dalam program ini,” jelasnya.

“Tapi saya minta pejabat-pejabat di Dinas Pendidikan menjadi pelopor,” paparnya.

Kepala Dinas Pendidikan Kota Semarang Bambang Pramushinto mengatakan bahwa program ini akan dilaunching pada 2 Mei mendatang.

Baca Juga: Kota Lama Semarang Kalahkan Masjid Syech Zayed Solo untuk Kunjungan Wisatawan Lebaran 2024

“Program ini akan segera kami launching pada tanggal 2 Mei 2024,” ujarnya.

Bambang mengatakan, yang jadi sorotan adalah kemampuan siswa untuk memenuhi kebutuhan penunjang sekolah seperti seragam, buku-buku, alat tulis, dan lain-lain.

“Karena mungkin sekolah di negeri SPP tidak bayar, tinggal kebutuhan penunjang tersebut yang perlu diperhatikan. Maka dari itu kami mengajak orang-orang yang mampu seperti pengusaha dan pejabat untuk ikut serta dalam program ini,” tuturnya.

Bambang menambahkan program ini bukan hanya diperuntukkan bagi siswa sekolah negeri saja, namun siswa sekolah swasta juga boleh dibantu.

Langkah-langkah yang akan dilakukan adalah Dinas Pendidikan Kota Semarang akan menyusun data siswa-siswi yang kurang mampu kemudian akan ditawarkan kepada masyarakat.

Baca Juga: Film IF: Petualangan Fantasi yang Menggetarkan, Berikut Sinopsis Singkat, Pemeran dan Jadwal Tayang di Bioskop

“Tapi untuk pilotingnya kami akan tawarkan kepada pejabat-pejabat Pemkot Semarang yang sudah eselon sebagai pelopor,” tandasnya.

Sebagai catatan, Dinas Pendidikan tidak meminta atau mengumpulkan dana dari para donator. Dinas hanya mempertemukan siswa dan orang tua asuhnya kemudian bantuan bisa diserahkan langsung secara personal.

“Nanti kami akan siapkan sistem informasinya,” tandas Bambang.

Di sistem tersebut akan Dinas akan menayangkan profil siswa yang kurang mampu. Sementara untuk anak-anak yang putus sekolah saat ini sedang disusun datanya.

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.