Sinergisitas Seluruh Lapisan Masyarakat: Kunci Pemberdayaan Daerah melalui Proyek WIPI yang Diinisiasi BINUS Semarang

AKURAT.CO, Konsep sinergisitas antara seluruh lapisan masyarakat menjadi kunci utama dalam pemberdayaan daerah, terutama jika pembangunan berorientasi pada nilai-nilai keberlanjutan yang telah ditetapkan Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) melalui Sustainable Development Goals (SDGs).
Untuk mewujudkan hal ini, model pentahelix harus dijalankan secara optimal, menggabungkan unsur pemerintah, bisnis, akademisi, masyarakat, dan media.
Sejalan dengan prinsip ini, BINUS @Semarang memulai inisiatif proyek "WIPI" atau Wisata Pinter.
Proyek ini diharapkan dapat menjadi wahana pengembangan potensi wisata di wilayah Jawa Tengah.
Dr. Bambang Dwi Wijanarko, S.Si., M.Kom., selaku Deputy Campus Director ARSD BINUS @Semarang, menjadi motor penggerak proyek ini, melibatkan para Faculty Member dalam pelaksanaannya.
Menurut roadmap proyek, wilayah-wilayah seperti Kota dan Kabupaten Semarang, Kota Surakarta, Kota Tegal, Kota Pekalongan, dan Cilacap akan menjadi titik implementasi WIPI.
Namun, eksekusi pertama proyek ini akan difokuskan terlebih dahulu di Kota dan Kabupaten Semarang.
Realisasi proyek WIPI juga merupakan implementasi dari integrasi Catur Dharma Perguruan Tinggi yang menjadi pedoman oleh BINUS University.
Semua kegiatan yang terlibat dalam proyek ini akan diintegrasikan dengan kewajiban para Faculty Member, baik dosen maupun mahasiswa, untuk mengajar, meneliti, berkontribusi pada masyarakat, dan mengembangkan diri di tengah masyarakat.
Nur Sitha Afrilia, koordinator Research & Community Development BINUS @Semarang, menjelaskan bahwa realisasi WIPI akan disesuaikan dengan tanggung jawab pengabdian dosen dan mahasiswa, serta disesuaikan dengan kompetensi bidang masing-masing.
Sebagai contoh, kegiatan pertama yang akan dilaksanakan di Kampung Seni Kota Semarang akan melibatkan para dosen dalam memberdayakan potensi masyarakat setempat di bidang digital marketing & digital branding dari program studi Digital Business, DKV, dan Information System BINUS @Semarang.
Mahasiswa juga akan terlibat untuk membantu pembelajaran komunikasi dalam bahasa Inggris agar masyarakat setempat lebih siap menyambut wisatawan asing yang berkunjung.
Realisasi proyek WIPI membutuhkan waktu dan konsistensi dari semua pihak terlibat. Oleh karena itu, kerja sama yang kuat dengan berbagai pihak, terutama pemerintah dan industri, diperlukan untuk mewujudkan pemberdayaan masyarakat melalui proyek Wisata Pinter ini.
Sinergisitas ini menjadi kunci utama dalam menggerakkan pembangunan yang berkelanjutan dan inklusif bagi seluruh lapisan masyarakat.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkini

Terpopuler
- 1Profil Instagram Ko Hyung-jin Wasit Indonesia vs Malaysia, Sejarah Kelam 2019 Kembali Terbayang usai Tom Haye Dikartu Merah!
- 2LIVE SCORE Indonesia vs Malaysia, Skor 0-0 Menit ke-70 Thom Haye Kartu Merah, Cek Skor Akhir FULL TIME Menang Siapa?
- 3Kalender Jawa Oktober 2026: Weton, Neptu, dan Rekomendasi Hari Baik untuk Hajatan
- 4Laga PERSIKU VS PSIS BATAL DIGELAR! Ini Alasan Manajemen Tuan Rumah Terkait Pembatalan Pertandingan
- 5Laga Persiku vs PSIS Mendadak BATAL Digelar, Netizen: Harusnya Tuan Rumah Kalah WO!
- 6F1 Ubah Jadwal GP Azerbaijan ke Sabtu, Ternyata Ini Penyebabnya
- 7Panduan Lengkap Kalender Jawa November 2026, dari Minggu Pahing hingga Senin Legi
- 8MotoGP 2026 Masuki Fase Akhir: Ini Jadwal Lengkap Sisa Balapan
- 9PLN Umumkan Pemeliharaan Jaringan di Semarang Timur, Listrik Padam 6 Jam
- 10TNT Awards Jateng 2026 Dorong Elektronifikasi Transaksi Pemerintah Daerah





