Jateng

Dua Tanggul di Demak Jebol, Puluhan Bangunan dan Ribuan Warga Terdampak Banjir

Arixc Ardana | 18 Maret 2024, 10:20 WIB
Dua Tanggul di Demak Jebol, Puluhan Bangunan dan Ribuan Warga Terdampak Banjir

AKURAT.CO,- Hujan yang mengguyur Kabupaten Demak menyebabkan dua tanggul penahan aliran sungai jebol. Dua bendungan tersebut adalah tanggul Tugu Ngemplik dan tanggul Desa Menur.

Viral pula video aliran Sungai yang meluap dan mengalir sangat deras karena jebolnya tanggul Tugu Ngemplik.

Selain Tugu Ngemplik, tanggul di Desa Menur Kecamatan Kecamatan Mranggen Kabupaten Demak juga dilaporkan jebol. Warga sekitar langsung diungsikan. Namun belum bisa dipastikan jumlahnya.

Baca Juga: Seputar Otomotif: Bercak Karat pada Piringan Cakram Mobil, Apa dan Mengapa Bisa Terjadi?

Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Demak, M Agus Nugroho Luhur P melaporkan saat ini setidaknya sudah ada 44 Desa yang terdampak banjir.

"Padahal sebelumnya hanya 25 Desa," ujarnya pada Minggu (17/3/2024).

Video viral tersebut diunggah oleh akun instagram @portalsemarang pada pukul 22.00 WIB, Minggu (17/3/2024).

Namun dalam video, kejadian jebolnya tanggul diperkirakan terjadi pada pagi hari.

"Banjir kembali melanda karanganyar Demak, tampak tanggul yang ada di tugu Ngemplik Wetan jebol seperti bulan Februari yang lalu. Banyak rumah yang kembali terendam air. Dan jalur pantura Demak-Kudus juga lumpuh total kembali," tulis akun tersebut.

Tanggul Tugu Ngemplik sendiri berada di kelurahan Ngemplik Wetan Kecamatan Karanganyar Kabupaten Demak.

Di Kecamatan Karanganyar sendiri terlihat beberapa kampung yang terdampak oleh jebolnya tanggul ini.

Eisti'anah Terus Berkoordinasi Dengan BBWS

Bupati Demak, Eistianah yang beberapa hari fokus melakukan pemantauan mengatakan pihaknya terus berkoordinasi dengan Balai Besar Wilayah Sungai (BBWS) Pamali Juwana untuk mengatasi tanggul jebol tersebut.

"Kabupaten Demak dilalui beberapa sungai besar, seperti sungai Tuntang, Dombo, Jajar, Wulan, Wonokerto, Kali Setu, dan Kali Dolog. Semua sungai ini adalah kewenangan pemerintah pusay sehingga perlu berkoordinasi dengan pihak terkait," ujarnya

Ribuan Warga Mengungsi dan Puluhan Fasum Hancur

Sebelumnya telah dilaporkan BPBD bahwa keseluruhan warga yang mengungsi akibat terdampak banjir di Kabupaten Demak adalah 2.163 jiwa.

Selain itu bangunan-bangunan dan fasilitas umum yang terdampak antara lain 73 sarana ibadah, 10 fasilitas kesehatan, 30 sarana pendidikan, dan 10 perkantoran.

Hingga saat ini, Minggu malam (17/3/2024), BPBD dan puluhan relawan terus memperbesar kapasitas dapur umum dan membagikan bantuan-bantuan berupa tikar, kasur, selimut, obat-obatan, sembako, pakaian, serta air bersih.

Selain itu petugas yang berjaga melakukan penanganan darurat di berbagai tanggul yang jebol.

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.