Jateng

Kaji Patologi Sosial, Mahasiswa UNNES Observasi di FKPT Jateng

Theo Adi Pratama | 16 November 2023, 11:33 WIB
Kaji Patologi Sosial, Mahasiswa UNNES Observasi di FKPT Jateng

AKURAT.CO SEMARANG - Bertempat di kediaman Ketua Forum Koordinasi Pencegahan Terorisme (FKPT) Jawa Tengah di Pesantren Riset Al-Khawarizmi Wonolopo, Mijen, Semarang, delapan mahasiswa Prodi Psikologi FIPP Universitas Negeri Semarang melaksanakan observasi terkait tugas Perkuliahan Patologi Sosial, Kamks malam (16/11/2023).

Kedatangan mereka disambut Ketua FKPT Jawa Tengah Prof Dr Syamsul Ma'arif, Kabid Penelitian Nanang Qosim, dan Sekretaris FKPT Jawa Tengah Ahmad Rouf.

Baca Juga: Gumilang Febriyansyah Jelaskan Alasan Mengapa Jembatan Kaca Tinjomoyo Belum Beroprasi

Perwakilan mahasiswa UNNES, Najwa, menyampaikan maksud dan tujuan kunjungan mereka adalah untuk mengetahui informasi seputar fenomena patologi sosial terkait terorisme yang ada di Kota Semarang.

Menurut Prof. Syamsul, radikalisme merupakan gerakan yang dilakukan oleh sekelompok kecil dengan gerakan yang masif. 

Baca Juga: Mbak Ita Diapresiasi Nana Sudjana Atas Upaya Konsisten Menekan Inflasi dan Menstabilkan Harga Bahan Pokok

"Meskipun jumlahnya sedikit, tapi mereka terorganisasi, dengan modal ideologi trust claim bahwa hanya kelompok mereka yang paling benar, bahkan tidak segan mengkafir-kafirkan orang tuanya sendiri, faktanya keberadaan mereka merusak merusak tatanan kehidupan dari aspek fisik, mental dan sosial," tutur Prof Syamsul yang juga Dekan FPK UIN Walisongo tersebut.

Berawal dari merasa paling benar inilah yang pada akhirnya membuahkan sikap tidak menerima kebenaran dari kelompok lain, sehingga mereka intoleran, arogan dan menjadi teroris. 

Baca Juga: Mbak Ita: Perlindungan terhadap Perempuan dan Anak adalah Pilar Penting

Oleh karena itu, FKPT Jateng mengajak seluruh elemen bangsa untuk senantiasa membuka diri senantiasa menjadi pembelajar agar tidak terjebak pada faham-faham yang mengarah pada radikalisme terorisme.

Ketertarikan mahasiswa Psikologi UNNES tersebut membuktikan bahwa kinerja FKPT Jateng dibutuhkan dan dirasakan masyarakat luas, dari sisi kajian dan kebermanfaatan di wilayah akademik maupun non-akademik.***

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.