Optimalisasi Vaksin PMK Bagian Peternakan dan Kesehatan Hewan Terus Jemput Bola ke Peternak

AKURAT.CO DEMAK – Penyakit pada hewan ternak merupakan salah satu momok bagi para peternak, peternak tidak akan tahu kapan ternak mereka akan terserang penyakit, karena virus atau penyakit bisa menyerang secara tiba-tiba tanpa bisa diketahui dari mana datangnya.
Untuk itu peternak harus selalu siaga dengan melakukan pemeriksaan secara berkala hewan ternak mereka.
Baca Juga: Kenaikan Harga Beras Akibat Pengaruh El Nino, Katrol Angka Inflasi Gabungan Kota di Jawa Tengah
Hal yang sama juga dilakukan oleh Dinas Pertanian dan Pangan Kabupaten Demak, Bagian Peternakan dan Kesehatan Hewan terus melakukan aksi jemput bola dengan mendatangi langsung para peternak untuk melakukan pemeriksaan secara berkala.
Selain melakukan pemeriksaan berkala, petugas juga rutin memberikan vaksin pada hewan ternak, terutama untuk menghidarkan hewan dari virus PMK (Penyakit Mulut dan Kuku) yang sempat menjadi momok peternak beberapa waktu lalu.
Baca Juga: Telkomsel Luncurkan Orbit Star G1, Modem Wifi Internet Paling Terjangkau
Namun meski sudah lewat, peternak dan dinas tetap terus melakukan pengawasan dan pemberian vaksin kepada hewan-hewan ini untuk berjaga-jaga jika terjadi serangan virus mematikan ini kembali.
Kepala Dinas Pertanian dan Pangan Drs Agus Herawan menjelaskan bahwa Bidang Peternakan dan Keswan hingga kini terus melakukan optimalisasi vaksinasi Penyakit Mulut dan Kuku (PMK).
Baca Juga: PT Ungaran Sari Garment Membuka Lowongan Pekerjaan Posisi Staf HRD
Kali ini tim vaksinasi Bidang Peternakan dan Kesehatan Hewan yang diketuai oleh drh. Anastasia Winarni Y, memberikan vaksin dosis pertama untuk kambing dan sapi milik warga di Desa Telogoseh Kecamatan Kebunagung Kabupaten Demak.
Vaksinasi PMK merupakan program nasional yang bertujuan untuk meningkatkan daya tahan tubuh yang spesifik terhadap penyakit PMK.
Baca Juga: Berikut Perbedaan Psikiater, Psikolog dan Konselor yang Tidak Banyak Orang Tahu
Masih menggunakan jenis vaksin yang sama yaitu vaksin aftogen oleo atau vaksin inaktif Serotype O dari argentina, diharapkan sapi-sapi yang sudah divaksin akan membentuk kekebalan, mencegah hewan ternak tersebut sakit, dan mencegah penularan antar hewan ternak. (ADV/Pemkab Demak)
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini



Terpopuler
- 1Atlet Selam Jepara Meninggal di Porprov Jateng, Lomba di Awann Costa Ditunda
- 2Profil Instagram Wasit Persija vs Persik di Super League 2026/2027, Steven Yubel Poli Pimpin Duel, Aidil Azmi Jadi Wasit VARdi JIS
- 3LIVE SCORE PSMS vs PSIS! Ayam Kinantan Unggul 2-0 di Babak Pertama, Tuan Rumah Kena Kartu Merah, Cek Skor Akhir FULL TIME
- 4UPDATE! Kronologi Atlet Selam Jepara Syabilla Rizkia Meninggal Saat Porprov Jateng 2026
- 5Viral Pelari JRF 2026 Terobos Barikade, Apa Itu COT dan COP? Ini Aturan yang Wajib Dipahami
- 6Jadwal BWF Hylo Open 2026 Lengkap hingga Final, Cek Wakil Indonesia dan Link Live Streaming
- 7GMPI Kota Semarang Gelar Rakercab dan Forum Diskusi Kepemudaan, Ajak Gen Z Menjaga Nilai Demokrasi di Era Digital
- 8Prediksi Skor Garudayaksa vs Persib, Cuma Punya 1 Hari Persiapan, Mampukah Persib Taklukkan Garudayaksa?
- 9Perangkat Pertandingan Garudayaksa vs Persib: Wasit Irfan Wahyu Wijanarko Pimpin Laga Panas Malam Ini
- 10CEK! Viral Pelari JRF 2026, Mengenal Flag-Off Time, Gun Time, dan Chip Time







