Musim Kemarau, Nelayan Dukuh Bedono Demak Mampu Hasilkan Kepiting 30 Kilogram Per Hari

AKURAT.CO- Musim kemarau justru menjadi berkah tersendiri bagi masyarakat Pesisir Demak, khususnya nelayan Dukuh Bedono, Desa Bedono, Kecamatan Sayung, Kabupaten Demak.
Ketua Kelompok Nelayan Udang Sakti, Sayidi mengatakan, pada saat musim hujan kepiting maupun udang masih bisa didapatkan, namun tidak sebanyak pada musim kemarau.
"Hasil laut nelayan tangkap ada banyak berbagai macam ikan di musim ini lebih banyak udang dan kepiting," ungkapnya saat ditemui di rumahnya Dukuh Bedono, Desa Bedono, Kecamatan Sayung, Kabupaten Demak, Senin (25/9/2023).
Baca Juga: Jalan Tol Batang-Semarang Jadi Magnet Pengembangan Kawasan Industri di Sentral Jawa
Sayidi menerangkan, untuk saat ini nelayan dukuh bedono mampu menghasilkan kepiting 20 hingga 30 kilogram per hari.
"Hasil nelayan yang khusus untuk kepiting masih 20-30 kilogram per dukuh," ujarnya.
Menurunnya, hasil tangkapan kepiting di Dukuh Bedono juga didukung komoditas lain pada saat musim kemarau, seperti udang dan ikan belanak.
"Sedangkan branjang yaitu ikan belanak.Dalam sehari nelayan di Dukuh Bedono bisa mengumpulkan sekitar tiga hingga lima kuintal udang," tukasnya.
Baca Juga: Mengalami Mata Merah yang Mengganggu, Cobalah 7 Tips Sederhana Ini
Untuk diketahui, Dukuh Bedono, Desa Bedono Kecamatan Sayung, Demak selain memiliki hasil laut yang melimpah, desa tersebut juga banyak terdapat potensi budidaya ikan tambak. (ADV/Pemkab Demak)
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini


Terpopuler
- 1Kisah Heroik H Soekaimi, Komandan Hizbullah Mranggen yang Gugur Ditembak Belanda pada 1946
- 2Ibu-Ibu Semarang Curhat Agenda PKK dan Dawis Padat, Tiap Pekan Ada Kegiatan!
- 3Ditreskrimsus Polda Jateng Cek Tiga Rumah di Gombel Lama, Dugaan Kerusakan Lingkungan Didalami
- 4Cek Update Rute Macet Kota Surabaya, Kamis 15 Oktober 2026: Proyek Drainase 100 Titik Bikin Surabaya Macet Parah
- 5Malam di Semarang Makin Gerah, Warga Kehilangan 83 Jam Tidur Setahun—Ini Penyebabnya
- 6Update Rute Macet Hari Ini 14 Oktober 2026: Pulang Kerja Sore Ini Semarang dan Solo Macet Parah, Ini Jalur Tikusnya
- 7Rute Macet Semarang Pagi Hari, Kamis 15 Oktober 2026: Jalan Kapten Piere Tendean Ditutup 14 Hari, Warga Semarang Siap-Siap Cari Rute Baru
- 8Jalan Kapten Piere Tendean Ditutup 14 Hari, Warga Semarang Siap-Siap Macet
- 9Tugu Muda Semarang Direkayasa Dua Hari, Pengendara ke Stasiun dan Bandara Diminta Berangkat Lebih Awal
- 10Cek Rute Macet Kota Surabaya 14 Oktober 2026: Proyek Drainase Jadi Biang Kerok, Titik Mana yang Harus Dihindari?







