Jateng

Ustadz TPQ Harus Berperan Di Bidang Pendidikan Agama, Sosial, Dan Ekonomi Kreatif

Theo Adi Pratama | 28 Agustus 2023, 10:47 WIB
Ustadz TPQ Harus Berperan Di Bidang Pendidikan Agama, Sosial, Dan Ekonomi Kreatif

 

AKURAT.CO SEMARANG - Badan Koordinasi Lembaga Pendidikan Al-Qur'an (Badko LPQ) Kota Semarang kembali menggelar pembinaan asatidz dengan tema “Kebijakan Administrasi LPQ” di kantor sekretariat Jl. Dewi Sartika Timur XIV.

Dalam pembinaan Asatidz kali ini Dr H Bahrul Fawaid MSI yang juga ketua Badko LPQ Kota Semarang memberikan penegasan kepada seluruh Asatidz yang hadir baik luring maupun daring, bahwa masih banyak Taman Pendidikan Al-Qur’an (TPQ) yang tidak mempunyai tanda daftar maka akan di coret dari daftar penerima bisyaroh.

Baca Juga: Relawan Bolone Mase Meminta Gibran Agar Mau Jadi Cawapresnya Prabowo

"Lembaga Pendidikan Al-Qur’an (LPQ) tidak lengkap dalam pemutakhiran data kuota bisyaroh akan dibagikan secara proporsional, LPQ atau Asatidz tidak aktif mengikuti kegiatan termasuk pembinaan ujian, wisuda, festival anak sholeh (FASI)," ujar Bahrul pada Senin (28/8/2023).

Selain itu, Bahrul menegaskan, Badko LPQ tidak hanya berperan dibidang pendidikan keagamaan tapi juga sosial dan ekonomi kreatif.

"Di beberapa kesempatan kami sudah bergerak untuk membantu korban bencana seperti semeru, semarang utara, korban Gempa bumi Cianjur melalui unit sosial, sementara di bidang ekonomi kami sudah memiliki UMKM Binaan yang tersebar di seluruh kecamatan dengan berbagai latar belakang usaha yang di geluti para Asatidz TPQ," beber Bahrul.

Baca Juga: Pemilu Melahirkan Demokrasi dan Regenerasi Kepemimpinan, Begini Isi FGD PW IKAPMII Jateng di Purworejo

"Tidak hanya itu Badko LPQ juga memiliki unit sayap diantaranya Lembaga Pelatihan & Pengembangan Pendidikan Al-qur’an (LP3Q), Pusat Konsultasi Bantuan Hukum (PKBH), Unit Pemberdayaan Ekonomi Badko LPQ (UBED), Unit Sosial," tambahnya.

Sampai sekarang, Bahrul menjabarkan, organisasi badko juga telah memiliki keanggotaan kurang lebih 1380 lembaga terdiri dari 5.080 Pengajar serta 72.815 santri di tahun 2023 yang semuanya itu bisa di akses melalui website badko dengan sistem informasi keanggotaan Badko LPQ kota Semarang (SIGAP).

"Terlepas dari itu semua kami juga menyampaikan terimakasih khususnya kepada pemerintah kota semarang dalam hal ini walikota semarang yang betul-betul memperhatikan keberadaan Lembaga ini dengan apresiasi bisyaroh yang diterima para pengajar," ungkapnya.

Bagi Bahrul, tentu ini sangat dirasakan manfaatnya terlebih menjadikan lecutan semangat dalam mendidik para santri ataupun murid TPQ dengan menanamkan nilai-nilai akidah juga dilandasi cinta Tanah Air Negara Kesatuan Republik Indonesia sejalan dengan visi badko lpq Kota semarang.

Baca Juga: Berikut 4 Jenis Pekerjaan yang Bisa Dijalankan Diatas Kapal Pesiar

Kemudian Wakil Ketua I Badko LPQ Kota Semarang, Moch Dimyati, menyampaikan disyukuri atau tidak organisasi harus berkembang dan tumbuh agar tidak dalam kerangka stasis dalam upaya penyelesaian masalah internal tidak perlu pihak eksternal ikut terlibat.

"Artinya perlu pendampingan dan advokasi baik masalah Lembaga ataupun internal. Di Badko sekarang Kelangsungan hidup organisasi, ditunjang menekankan agar diadakannya pembinaan," ungkapnya.

Siatem pengelolaan ini bisa berjalan setiap bulannya sebagiamana komitmen Badko LPQ Kota Semarang tidak hanya sebagai organisasi kelembagaan yang bersifat sosial keagamaan namun juga memberikan bentuk perhatian terhadap kuliatas asatidz yang ada di kota Semarang khususnya melalui pembinaan ini.

Baca Juga: Mengenal 5 Tugas Akuntan Dalam Sebuah Perusahaan

"Karena upaya sinergitas antara pemerintah kota Semarang dengan Badko LPQ adalah membentuk asatidz menjadi lebih baik dan berkualitas," tegasnya.

Kegiatan ini merupakan rangkaian program kerja bulanan pengurus Badko LPQ Kota Semarang untuk mengadakan pembinaan juga dalam memberikan fasilitas terhadap asatidz untuk memperoleh khasanah pengetahuan tidak hanya dalam bidang keagamaan atau ke TPQan namun juga bagaiamana asatidz mampu untuk menyesuaikan diri di Tengah tuntutan zaman yang semakin maju.

Dalam kesempatan pembinaan kali ini dihadiri oleh seluruh perwakilan 16 dari ketua Badko LPQ kecamatan secara luring dan hadir dalam online sebanyak 500 peserta.***

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.