Ganjar Jajaki Potensi Kerja Sama Jateng dengan Negara ASEAN

AKURAT.CO, SEMARANG, Gubernur Jawa Tengah, Ganjar Pranowo menghadiri Gala Dinner 55th ASEAN Economic Ministers (AEM) di Klenteng Sam Poo Kong, Semarang, Minggu (20/8/2023) malam. Kesempatan tersebut dimanfaatkan Ganjar untuk menjajaki potensi kerja sama internasional untuk kemajuan Jawa Tengah.
“Kami harapkan potensi-potensi dari ASEAN itu bisa tumbuh, bersama kita bekerja sama di kawasan, termasuk berkaitan dengan banyak hal yang bisa kita samakan dengan ASEAN,” jelas Ganjar saat bertemu dengan sejumlah menteri ekonomi dan perwakilan dari negara anggota ASEAN.
Selama memimpin Jawa Tengah, Ganjar menjalin kerja sama berbagai bidang dengan banyak negara. Di antaranya Australia bidang kesehatan dan energi terbarukan, Malaysia bidang pangan, Thailand bidang pertanian, China bidang tenaga kerja, hingga Norwegia bidang transisi energi.
Baca Juga: Aftershine, NDX AKA dan Nella Kharisma Meriahkan HUT ke-78 Jawa Tengah
Kendati sudah berjalan, kerja sama Jateng dengan sejumlah negara ASEAN semakin meningkat. Sehingga kerja sama yang dikukuhkan bisa membuat kedua pihak semakin kuat.
“Kalaulah produktivitas kita sama, market kita juga besar, lalu kemudian kita bisa bersinergi, berkolaborasi, ini kekuatan yang dahsyat,” kata Ganjar.
Ganjar pun menekankan pentingnya peningkatan produktivitas dan kemudahan perizinan untuk menggaet kerja sama banyak negara, termasuk ASEAN. Sebab itu kolaborasi antara Jateng dan stakeholder selalu dilandasi dengan integritas.
Baca Juga: Puncak HUT ke-78 Jateng, Ganjar Ambyar Bareng Ribuan Warga Brebes
“Kalau kemudian dengan ASEAN kita saling menguatkan, tentu tidak terlalu sulit ya. Sehingga produktivitasnya bisa kita tingkatkan, kemudahan izin kita lakukan, penegakkan hukum jalan, saya kira semua (negara) akan datang,” tandas Ganjar.
Selama memimpin Jateng, Ganjar juga menguatkan kerja sama antar provinsi di negara sahabat. Penguatan kolaborasi tersebut menjadi program kerja Ganjar bertajuk ‘Sister Province’.
Sebagai informasi, acara itu tak hanya dihadiri perwakilan negara anggota ASEAN tetapi juga negara mitra ASEAN meliputi Tiongkok, Korea Selatan, Jepang, India, Australia dan Selandia Baru, serta mitra strategis seperti Amerika Serikat, Uni Eropa, Kanada, Rusia, dan Inggris.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini


Terpopuler
- 1Jalan Diperbaiki, Warga Malah Menderita: Seragam Anak Kotor, Motor Rusak di Jalur Semarang–Kendal
- 2Atlet Selam Jepara Meninggal di Porprov Jateng, Lomba di Awann Costa Ditunda
- 3LIVE SCORE PSMS vs PSIS! Ayam Kinantan Unggul 2-0 di Babak Pertama, Tuan Rumah Kena Kartu Merah, Cek Skor Akhir FULL TIME
- 4UPDATE! Kronologi Atlet Selam Jepara Syabilla Rizkia Meninggal Saat Porprov Jateng 2026
- 5Viral Pelari JRF 2026 Terobos Barikade, Apa Itu COT dan COP? Ini Aturan yang Wajib Dipahami
- 6Jadwal BWF Hylo Open 2026 Lengkap hingga Final, Cek Wakil Indonesia dan Link Live Streaming
- 7GMPI Kota Semarang Gelar Rakercab dan Forum Diskusi Kepemudaan, Ajak Gen Z Menjaga Nilai Demokrasi di Era Digital
- 8Prediksi Skor Garudayaksa vs Persib, Cuma Punya 1 Hari Persiapan, Mampukah Persib Taklukkan Garudayaksa?
- 9CEK! Viral Pelari JRF 2026, Mengenal Flag-Off Time, Gun Time, dan Chip Time
- 10Perangkat Pertandingan Garudayaksa vs Persib: Wasit Irfan Wahyu Wijanarko Pimpin Laga Panas Malam Ini







