Jateng

Heboh! Langit Indonesia Akan Kedatangan Blood Moon dan Corn Moon Secara Bersamaan, Ini Penjelasan Lengkapnya!

Theo Adi Pratama | 6 September 2025, 21:29 WIB
Heboh! Langit Indonesia Akan Kedatangan Blood Moon dan Corn Moon Secara Bersamaan, Ini Penjelasan Lengkapnya!

JATENG.AKURAT.CO, Bersiaplah untuk menyaksikan fenomena langka di langit malam!

Pada bulan September 2025, langit akan dihiasi oleh dua fenomena unik yang terjadi bersamaan, yaitu Corn Moon dan Blood Moon.

Peristiwa langka ini akan bisa disaksikan di berbagai belahan dunia, termasuk Indonesia.

Penasaran apa artinya? Yuk, simak penjelasannya!

Corn Moon vs. Blood Moon

Dua istilah ini mungkin terdengar aneh, tapi punya makna yang sangat menarik:

Corn Moon: Ini adalah sebutan tradisional untuk bulan purnama yang terjadi di bulan September.

Nama ini berasal dari tradisi panen jagung di Amerika Utara yang terjadi di bulan tersebut. Jadi, Bulan Jagung sebenarnya adalah fenomena yang terjadi setiap tahun.

Blood Moon: Istilah ini digunakan untuk menyebut gerhana bulan total. Saat gerhana ini terjadi, permukaan bulan akan tampak berwarna kemerahan.

Mengapa bisa begitu? Cahaya matahari yang melewati atmosfer Bumi akan terbiaskan, dan spektrum warna merah-oranye-lah yang akan mencapai permukaan bulan. Itulah mengapa bulan terlihat seperti berlumuran darah.

Fenomena Langka yang Menggabungkan Keduanya

Yang membuat fenomena kali ini istimewa adalah Bulan Jagung akan bertepatan dengan gerhana bulan total.

Ini artinya, bulan purnama di bulan September ini akan berubah warna menjadi merah.

Fenomena langka ini akan terlihat di berbagai wilayah, termasuk Eropa, Afrika, Asia, dan Australia.

Di Indonesia, kamu bisa menyaksikan pemandangan menakjubkan ini pada malam hari, setelah matahari terbenam. Siapkan kameramu dan nikmati keindahan langit yang langka ini!

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.