Cerita Peserta JKN Suryati, Terbantu Program Layanan BPJS Kesehatan Keliling

AKURAT.CO, Suryati (46), warga Dusun Klimpit Desa Bancak, Kabupaten Semarang, mengungkapkan rasa syukurnya atas adanya kegiatan BPJS Keliling.
Berkat program ini, dirinya bisa dengan mudah mengganti fasilitas kesehatan (faskes) dari Faskes Purwareja Klampok 1 Banjarnegara ke Puskesmas Bancak yang lebih dekat dengan rumahnya, tanpa harus mendatangi Kantor BPJS Kesehatan.
"Saya sangat terbantu dengan adanya BPJS keliling ini. Awalnya saya fikir kalau mau ganti faskes harus mendatangi ke Kantor BPJS Kesehatan di Ungaran. Sekarang, petugas BPJS Kesehatan langsung datang ke Puskesmas desa, jadi saya tidak perlu repot jauh-jauh lagi mengurus administrasi JKN," ujar Suryati.
Program BPJS keliling yang digagas oleh Kantor Cabang BPJS Kesehatan Ungaran ini, memang bertujuan untuk memudahkan peserta dalam mengakses layanan Program Jaminan Kesehatan Nasional (JKN).
Terutama bagi mereka yang tinggal di daerah-daerah terpencil, atau memiliki keterbatasan mobilitas.
Dengan mendatangi langsung ke faskes di desa-desa, BPJS Kesehatan berupaya mendekatkan diri kepada peserta dan memberikan pelayanan yang lebih prima.
Suryati, yang kesehariannya mengurus rumah tangga menceritakan bahwa proses penggantian faskes melalui BPJS Keliling sangat mudah dan cepat.
Petugas BPJS yang datang ke desa telah dilengkapi dengan sistem informasi yang terintegrasi, sehingga proses verifikasi data dan perubahan data peserta dapat dilakukan secara real-time.
"Petugasnya sangat ramah dan membantu. Semua berkas saya diperiksa dengan teliti, dan dalam waktu yang singkat perubahan faskes saya sudah selesai, sekarang saya, suami dan anak saya bisa berobat di Puskesmas Bancak yang dekat dengan rumah saya sat ini," imbuh Suryati.
Selain memudahkan peserta dalam mengganti faskes, program BPJS keliling juga memberikan manfaat lain.
Mulai dari sosialisasi terkait Program JKN, petugas BPJS Keliling pun juga memberikan informasi terkini tentang Program JKN kepada masyarakat.
Peserta juga bisa melakukan pelaporan pengaduan ketika peserta mendapatkan pelayanan yang kurang memuaskan di faskes dirinya terdaftar.
“Selain mengurus perubahan faskes, saya juga bertanya-tanya kepada petugas tentang Program JKN. Rumah saya kan jauh dari Kantor BPJS Kesehatan, jadi mumpung ada BPJS Keliling ya saya banyak bertanya tentang Program JKN, supaya tidak ada kebingungan lagi,” ujar Suryati.
Adanya kegiatan BPJS Keliling ini juga mendapat apresiasi positif dari masyarakat Desa Bancak.
Mereka merasa sangat terbantu dengan adanya layanan ini.
Selain Suryati, banyak warga lain yang juga memanfaatkan kesempatan ini untuk mengurus berbagai keperluan terkait Program JKN.
Kepala UPTD Puskesmas Bancak, Ganis Hermoko berharap kegiatan BPJS Keliling yang dilakukan oleh BPJS Kesehatan Cabang Ungaran, terus berjalan dan dapat memberikan pelayanan administrasi ke daerah-daerah yang sulit untuk menjangkau Kantor BPJS Kesehatan terdekat.
"Kami sangat berterima kasih kepada BPJS Kesehatan Cabang Ungaran yang telah memberikan pelayanan yang sangat baik kepada kami. Semoga program ini terus berlanjut dan semakin banyak masyarakat yang merasakan manfaatnya," ungkap Ganis.
BPJS Kesehatan terus berkomitmen untuk meningkatkan kualitas pelayanan kepada peserta.
Dengan adanya program BPJS keliling, diharapkan semakin banyak masyarakat yang terlindungi oleh Program JKN.
Selain itu, BPJS Kesehatan juga terus berupaya untuk memperluas cakupan layanan dan mempermudah akses bagi seluruh peserta.
“Besar harapan kami Program JKN dapat terus hadir memberikan pelayanan baik melalui jaminan kesehatan maupun pelayanan administrasi terkait Program JKN," terangnya.
Tidak dipungkiri lagi Program JKN saat ini sangat memberikan manfaat yang luar biasa, bagi seluruh masyarakat di Indonesia yang telah mendapatkan ataupun menggunakannya.
"Sebagai Kepala Puskesmas Bancak saya juga berpesan semoga dengan adanya Program JKN, masyarakat juga sadar akan pentingnya menjaga kesehatannya melalui pola hidup yang sehat,” tutup Ganis.
***
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.






