Lewat Program PESIAR, BPJS Kesehatan Cabang Ungaran Tingkatkan Kepesertaan JKN di Kecamatan Tuntang

AKURAT.CO, BPJS Kesehatan Cabang Ungaran menggelar sosialisasi terkait program PESIAR (Petakan, Sisir, Advokasi, dan Registrasi) kepada para pemangku kepentingan di Kecamatan Tuntang, Selasa (28/5/2024).
Kegiatan tersebut dalam upaya untuk memastikan seluruh warga desa, telah terdaftar sebagai peserta Program Jaminan Kesehatan Nasional (JKN)
Program PESIAR merupakan salah satu kegiatan social marketing terencana dalam rangka rekrutmen peserta untuk meningkatkan keaktifan peserta Program JKN yang dilakukan pihak ketiga.
Baca Juga: Gandeng Kejari dan Satwasker, BPJS Kesehatan Cabang Ungaran Siap Tindak BU Tidak Patuh
Sebelumnya, pihak ketiga tersebut diberikan tugas atas rekomendasi dari perangkat desa terkait.
Pps Kepala BPJS Kesehatan Cabang Ungaran, Prabowo mengatakan bahwa kegiatan PESIAR ini bertujuan untuk memetakan masyarakat di suatu desa yang belum terlindungi dari program JKN.
"Program PESIAR ini juga akan membantu pemerintah desa dalam memetakan masyarakat desa yang terlindungi Program JKN, menyisir masyarakat rentanseperti masyarakat yang tidak mampu, korban pemutusan hubungan kerja dari suatu perusahaan, maupun ibu hamil yang belum terdaftar dalam kepsertaan program JKN," terangnya.
Selain, program tersebut juga untuk menciptakan Universal Health Coverage (UHC) pada tingkat desa, agar menjadi desa sehat sejahtera.
“Salah satu upaya untuk mempertahankan capaian UHC yang telah diraih oleh Pemerintah Kabupaten Semarang adalah dengan meningkatkan jumlah dan keaktifan kepesertaan di wilayah Kabupaten Semarang, dengan kita memberikan sosialisasi tentang Program PESIAR, yang dimulai dari tingkat desa,” ujar Prabowo.
Prabowo menambahkan sampai dengan tanggal 1 Mei 2024, kepesertaan JKN di wilayah Kabupaten Semarang ialah sebesar 97,45 persen dari 1.070.579 jumlah penduduk
Dengan kata lain sebanyak 1.043.282 jiwa masyarakat Kabupaten Semarang, telah terdaftar sebagai peserta JKN.
Dari angka tersebut, untuk di Kecamatan Tuntang, jumlah penduduk yang telah terdaftar sebagai peserta JKN sudah mencapai 81,85 persen dari 6.503 jumlah penduduk.
“Melalui program PESIAR ini kami menghimbau kepada para pemangku kepentingan di wilayah Kecamatan Tuntang untuk berperan aktif dalam memberikan edukasi kepada warga akan pentingnya program JKN untuk memberikan jaminan kesehatan para warga. Terutama kepada masyarakat yang tergolong tidak mampu untuk segera diusulkan sebagai peserta segmen Penerima Bantuan Iuran (PBI),” tutur Prabowo.
Kepala Kecamatan Tuntang, Aris Setyawan yang turut hadir dalam kegiatan sosialisasi program PESIAR, juga berkomitmen untuk memberikan dukungan secara penuh akan terselenggaranya Program JKN.
Dirinya akan menugaskan kepada setiap masing-masing pemangku kepentingan di wilayah Kecamatan Tuntang, untuk bersinergi dalam program PESIAR.
Harapannya, pemerintah desa bisa mengetahui secara langsung apa yang sebenarnya menjadi hambatan para warga yang belum terdaftar sebagai peserta JKN.
“Program JKN merupakan program pemerintah yang memberikan manfaat dalam memberikan jaminan kesehatan bagi seluruh masyarakat di Indonesia. Kita harus mendukug secara penuh program JKN, saya juga sangat berharap masyarakat yang berada di wilayah Kecamatan Tuntang 100 persen dapat terdaftar sebagai peserta JKN, agar tidak ada lagi warga yang merasa terbebani dengan biaya untuk berobat ketika ingin mendapatkan pelayanan kesehatan di fasilitas kesehatan,” tutur Aris.
Aris juga menyampaikan akan segera menindak lanjuti terhadap warganya yang belum terdaftar sebagai peserta JKN dengan saling berkoordinasi dengan seluruh pemangku kepentingan di wilayah Kecamatan Tuntang melalui program PESIAR.
Dirinya menilai program tersebut akan berdampak sangat baik untuk meningkatkan kepesertaan JKN di wilayahnya.
“Selain melalui program PESIAR yang akan segera kami implementasikan di Kecamatan Tuntang, kami juga berharap melalui kegiatan sosialisasi ini para perangkat desa bisa memberikan sosialisasi kepada masyarakat di masing-masing desa akan pentingnya memiliki jaminan kesehatan dari program JKN,” tutup Aris.
***
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkini
Terpopuler
- 1Pemuda dan Mahasiswa Jateng Didorong Perkuat Gerakan Antikorupsi, Alumni Kelas Antikorupsi Mulai Jalankan Rencana Aksi
- 2PT Pandawa LED Indonesia Buka Lowongan Admin Support di Semarang, Fresh Graduate Bisa Melamar!
- 3Infinix SMART 20e Segera Masuk Indonesia, Bawa Baterai 6.000mAh dan Layar 120Hz
- 4Kolaborasi Pegadaian dan BCA Digital Hadirkan Investasi Emas Mulai Rp10.000 via Aplikasi blu
- 5Kebakaran Lahan Balekambang Malam Hari, BAGANA Bergerak Cepat Bersama Warga dan Aparat Padamkan Api
- 6Sesa Creative Buka Lowongan Social Media Specialist, Content Creator, dan Graphic Designer di Semarang
- 7Rekomendasi Kabel Charger Pihak Ketiga Terbaik 2026: Bersertifikat, Awet, dan Terjangkau
- 8Atria Hotel Magelang Tunjukkan Kesiapan Gelar Acara Skala Besar, 1.500 Peserta Sosialisasi Jaminan Sosial Hadir
- 9Stunting Semarang Turun Jadi 4,49 Persen, Dinkes Perkuat Intervensi hingga Program MBG
- 10Bocoran iPhone 20 Pro: Layar Lebih Besar dan Desain Borderless


