Spotlight Semarang! Baliho Mbak Dewi Bertebaran di Jalan Protokol, Warga 'Swipe Up' Dukungan

AKURAT.CO, Pengusaha Semarang, Dewi Susilo Budiharjo, kini memutuskan untuk terjun ke dalam kancah politik dengan resmi mengumumkan kandidaturnya sebagai Wakil Wali Kota Semarang.
Keputusan ini didorong oleh banyak dukungan dari teman, komunitas, dan relasi bisnisnya, yang meyakini bahwa ini adalah waktu yang tepat bagi Mbak Dewi untuk memberikan kontribusi yang lebih besar bagi pembangunan Kota Semarang.
Kampanye Mbak Dewi ditandai dengan munculnya baliho di beberapa titik strategis di Kota Semarang, seperti di Jalan Teuku Umar, Pandanaran, A.Yani dan beberapa jalan protokol lainnya.
Baca Juga: Drama 'Izin Enggak Dikasih' Elkan & Hubner, Bisa Apa Timnas di Clairefontaine?
Dengan pengalaman luas sebagai pengusaha, Bu Dewi berencana untuk menerapkan pengetahuannya di bidang bisnis untuk memajukan Semarang lebih jauh lagi.
Antusiasme yang tinggi dari pendukungnya mencerminkan harapan besar terhadap kemampuan kepemimpinan Mbak Dewi dalam membawa inovasi dan perubahan positif untuk kota.
Dengan semangat dan dedikasi untuk Semarang, kota kelahirannya, Mbak Dewi siap berkontribusi dalam mewujudkan masa depan yang lebih baik.
Dani, seorang relawan dari Sahabat Mbak Dewi, mengungkapkan.
"Saya kenal Mbak Dewi sejak kecil. Dia sering berkumpul dengan anak-anak kampung dan tidak membedakan agama, ras, ataupun suku. Jiwa sosialnya tinggi dan cintanya terhadap Semarang sangat besar. Sebagai warga asli Semarang, saya ingin kota ini lebih maju di bawah pimpinan orang-orang yang memiliki integritas dan kualitas tinggi."
Dewi Susilo Budiharjo adalah pengusaha sukses dan tokoh masyarakat terkemuka di Semarang, dikenal atas advokasinya dalam perlindungan anak dan hak-hak wanita.
Ia memiliki beberapa gelar akademis dan aktif dalam pekerjaan sosial melalui yayasan pribadi dan berbagai organisasi.
Dewi diakui karena dedikasinya untuk kemajuan masyarakat Indonesia dan telah berpartisipasi dalam acara nasional, mewakili komunitas Tionghoa-Indonesia dan mengadvokasi pelestarian busana tradisional Indonesia, khususnya kebaya.
Kontribusinya mencakup peran kepemimpinan di Paguyuban Sosial Marga Tionghoa Indonesia (PSMTI).
Sebelumya Dewi juga pernah meraimaikan Pilwakot Semarang 2014.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkini


Terpopuler
- 1Live Score PSMS Medan vs Persiraja: Ayam Kinantan Mengamuk, Javier Siverio Borong 4 Gol!
- 2Gak Perlu Modal! 10 Game di Play Store Ini Bisa Kasih Saldo DANA Tiap Hari, Ada yang Rp100 Ribu
- 3Semarang Berpuisi Bakal Merambah TBRS dan Kota Lama, Pemkot Perluas Ruang Ekspresi Seniman
- 4Tiket Kereta Api Keberangkatan 1 Desember 2026 Sudah Bisa Dipesan, KAI Minta Pelanggan Cek Jadwal Baru
- 5Review Jujur ISUL: Cair ke DANA Tanpa Deposit, Tapi Iklannya Bikin Emosi
- 6Review Jujur MaGer: Benarkah Bisa Cair ke DANA Tanpa Deposit Sepeser Pun?
- 7Ekosistem Pendidikan Sehat Wujudkan Sekolah Ramah Anak
- 8Turunan Panjang di KM 39 Bikin Lutut Nyeri? Ini 5 Cara Mencegahnya Sebelum Borobudur Marathon 2026
- 9Ijazah Asli Pak Jokowi Dikeluarkan di Ruang Sidang, Pengunjung Tepuk Tangan, Roy Suryo Malah Tertawa
- 1015 Calon Anggota KI Jateng Lolos Tes Wawancara, Lanjut Fit and Proper Test di DPRD



