Mantan Wasit Liga 1 Pimpin Laga Krusial Quarter Final Antara Korea Selatan vs Indonesia

AKURAT.CO, Shaun Evans, wasit berpengalaman asal Australia, kembali ke pusaran perhatian internasional saat ia ditunjuk sebagai pengadil pada pertandingan quarter final yang mempertemukan Korea Selatan dengan Indonesia.
Wasit yang lahir pada 21 Oktober 1987 ini telah memulai debutnya di liga utama Australia sejak 7 Oktober 2012 dan terkenal dengan pengambilan keputusan yang tegas di lapangan.
Pengalaman Shaun di Indonesia bukanlah hal baru.
Ia pernah bertugas di Liga 1 pada musim 2017 sebagai bagian dari kerja sama antara Federasi Sepak Bola Australia (FFA) dan PSSI, di mana ia memimpin tiga pertandingan.
Baca Juga: Agius Yakin, PSIS Tak Gentar: Dua Laga, Satu Misi, Top Four Liga 1!
Selama periode tersebut, Evans menunjukkan karakteristik kepemimpinan yang kuat dengan mengeluarkan 15 kartu kuning dan dua hukuman penalti.
Kontroversi pun tak bisa dipisahkan dari karirnya.
Salah satu momen yang masih membekas adalah saat ia menganulir gol Persib Bandung yang dicetak oleh Ezechiel N'Douassel dalam duel sengit melawan Persija Jakarta.
Baca Juga: Menang 2-1 Atas Rans, PSIS Jaga Asa Empat Besar, Gilbert Agus : Kami Harus Masih Berjuang
Selain itu, keputusannya memberikan dua penalti kepada Uni Emirat Arab dalam pertandingan melawan Indonesia di babak 16 besar Asian Games 2018 juga mendapat kritik keras dari pelatih timnas Indonesia waktu itu, Luis Milla.
Dalam pertandingan quarter final ini, Evans akan didukung oleh tim wasit yang solid termasuk AR 1 Lakrindis George dan AR 2 Joanna Kate Charaktis dari Australia, serta Mooud Bonyadifard dari Iran sebagai official keempat.
Sistem VAR akan dioperasikan oleh Katherine Margaret Jacewicz dengan dukungan AVAR Ahmed Eisa Mohamed Darwish dari UAE dan Najah Raham Rashid Alhamaidah dari Iraq sebagai Referee Assessor.
Dengan latar belakang dan pengalaman yang kaya, Shaun Evans dipercaya untuk memimpin salah satu laga paling penting di turnamen ini, yang tidak hanya akan menentukan siapa yang berhak maju ke semifinal, tetapi juga sebagai momen penentu bagi reputasinya di mata sepak bola internasional.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini


Terpopuler
- 1Live Score PSMS Medan vs Persiraja: Ayam Kinantan Mengamuk, Javier Siverio Borong 4 Gol!
- 2Gak Perlu Modal! 10 Game di Play Store Ini Bisa Kasih Saldo DANA Tiap Hari, Ada yang Rp100 Ribu
- 3Semarang Berpuisi Bakal Merambah TBRS dan Kota Lama, Pemkot Perluas Ruang Ekspresi Seniman
- 4Review Jujur ISUL: Cair ke DANA Tanpa Deposit, Tapi Iklannya Bikin Emosi
- 5Tiket Kereta Api Keberangkatan 1 Desember 2026 Sudah Bisa Dipesan, KAI Minta Pelanggan Cek Jadwal Baru
- 6Ekosistem Pendidikan Sehat Wujudkan Sekolah Ramah Anak
- 7Review Jujur MaGer: Benarkah Bisa Cair ke DANA Tanpa Deposit Sepeser Pun?
- 8Ijazah Asli Pak Jokowi Dikeluarkan di Ruang Sidang, Pengunjung Tepuk Tangan, Roy Suryo Malah Tertawa
- 9Turunan Panjang di KM 39 Bikin Lutut Nyeri? Ini 5 Cara Mencegahnya Sebelum Borobudur Marathon 2026
- 1015 Calon Anggota KI Jateng Lolos Tes Wawancara, Lanjut Fit and Proper Test di DPRD





