Jateng

Tragedi di Tol Semarang: Kecelakaan Fatal Bus Pahala Kencana vs Truk Rebut Dua Nyawa, Ini Kronologinya

Afri Rismoko | 1 April 2024, 12:55 WIB
Tragedi di Tol Semarang: Kecelakaan Fatal Bus Pahala Kencana vs Truk Rebut Dua Nyawa, Ini Kronologinya

AKURAT.CO,  Sebuah kejadian tragis terungkap di awal pagi, ketika kecelakaan mengerikan antara bus Pahala Kencana dan truk terjadi di Tol Semarang, KM 430, tepat di turunan Jangli, ruas Tembalang menuju Jatingaleh, Semarang, pada Senin, 1 April 2024, sekitar pukul 05.30 WIB.

Kecelakaan tersebut memakan korban dua nyawa dan menyisakan lima orang lainnya dengan luka-luka.

Para korban yang meninggal dunia telah dinyatakan di lokasi kejadian dan selanjutnya dibawa ke kamar jenazah RSUP Dr. Kariadi, Kota Semarang, menggugah kesedihan mendalam di hati banyak orang.

Baca Juga: Bali United dan Arema FC Tetap Latihan Meski Kompetisi Ditunda

Menurut laporan awal, kecelakaan ini bermula ketika bus yang dikemudikan oleh Didik Irawan, berusia 41 tahun, bergerak dari arah selatan Tembalang menuju utara Jatingaleh.

Diduga kuat, ketidakwaspadaan dan pengabaian jarak aman menjadi penyebab utama insiden ini, saat bus dengan tiba-tiba menabrak bagian belakang truk yang berjalan searah di depannya.

Kanit Laka Satlantas Polrestabes Semarang, AKP Adji Setiawan, menyampaikan detail terbaru mengenai insiden tersebut yang melibatkan Bus Hino milik PT. Pahala Kencana dan truk yang belum diketahui identitasnya.

"Kecelakaan antara Bus Hino (PT. Pahala Kencana) dan truk," jelasnya Senin (1/4/2024).

Baca Juga: Dampak Liga 1 Dihentikan Sementara, PSIS Liburkan Tim Dua Pekan

Kronologi Kecelakaan

Menurut AKP Adji Setiawan, kecelakaan berawal ketika bus Pahala Kencana yang berwarna putih kombinasi, keluaran tahun 2017 dengan nomor polisi B-7423-TK, melaju dari arah selatan Tembalang menuju utara Jatingaleh.

Dalam perjalanan, bus tersebut diduga mengalami kecelakaan karena sopir kurang waspada terhadap kondisi di depannya, sehingga menabrak truk yang berjalan searah di depannya.

Insiden ini mengakibatkan dua korban meninggal dunia dan lima lainnya luka-luka, dengan kerugian materi ditaksir mencapai Rp 50 juta.

Kerusakan pada bus meliputi bagian depan dan samping kiri yang ringsek. Kejadian ini tidak hanya mengakibatkan kerugian materi dan korban jiwa, tapi juga menjadi sorotan atas keamanan berlalu lintas di jalan tol.

 

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

A
Reporter
Afri Rismoko
A