Jateng

Kapolda Jateng Usulkan Pencoblosan Susulan Untuk Pemilu 2024 Bagi Korban Banjir Demak

Theo Adi Pratama | 13 Februari 2024, 11:26 WIB
Kapolda Jateng Usulkan Pencoblosan Susulan Untuk Pemilu 2024 Bagi Korban Banjir Demak

AKKURAT.CO, Kapolda Jateng Irjen Pol Ahmad Luthfi berkoordinasi langsung dengan ketua KPU RI, Hasyim Asy'arie dan Ketua KPUD Jateng, Paulus untuk mengusulkan pencoblosan susulan di sejumlah desa terdampak banjir.

“Keputusan dan kewenangan ada pada KPU (pusat),” ujar Luthfi saat ditanya wartawan, Selasa (13/2/2024).

Berdasarkan pantauan, sampai saat ini masih banyak warga terdampak banjir yang masih bertahan di rumahnya masing-masing.

Baca Juga: Banjir Demak Meluas ke Jalan Mijen-Welahan Jepara, Ini Rute Alternatif Disiapkan

“Untuk menjaga keamanan bagi warga yang masih belum mau meninggalkan rumahnya, kita akan memperbanyak penyediaan perahu karet untuk patroli di sekitar pemukiman warga sekaligus mengantisipasi tindak kriminalitas karena banyak rumah dan harta benda yang ditinggalkan,” kata Kapolda.

Lebih lanjut, pihaknya sudah melakukan langkah-langkah untuk turut mengatasi tanggul-tanggul yang jebol serta mendukung pengadaan tambahan obat-obatan serta pakaian untuk para pengungsi.

“Satu hal yang juga perlu diantisipasi adalah mobilitas pengungsi yang berpindah-pindah tergantung dari debit air, Tadi sudah dibahas bersama Bupati bahwa nanti perlu disediakan lokasi yang besar dan representatif untuk menampung pengungsi karena kita belum tahu banjir ini akan selesai kapan,” ungkapnya.

Baca Juga: Tragedi Semarang: Balapan Liar Renggut Nyawa Empat Bocah

Teekait kemungkinan pencoblosan ulang pada Pemilu besok tersebut, dirinya mengaku siap untuk pengamanannya.

“Karena bila nanti ada pencoblosan susulan, ini juga membutuhkan pengamanan dari tenaga linmas, polisi, TNI dan sebagainya," terang Kapolda.

Terkait status TPS, jelas Kapolda, akan disesuaikan dengan situasi daerah masing-masing.

Baca Juga: Banjir Demak Merambah Welahan Jepara : Apa Langkah Selanjutnya?

Apabila awalnya ada TPS dengan kurang rawan dapat ditingkatkan menjadi daerah rawan (karena terdampak bencana), sehingga jumlah personel pengamanannya nantinya dapat ditingkatkan.

"Tentunya sesuai (kondisi) daerah masing-masing,” pungkasnya.

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.