Jateng

Ini Sosok Perempuan yang Digendong Mayor Teddy di Gelora Bung Karno

Afri Rismoko | 11 Februari 2024, 16:30 WIB
Ini Sosok Perempuan yang Digendong Mayor Teddy di Gelora Bung Karno

AKURAT.CO, Pada hari Sabtu, tanggal 10 Februari 2024, sebuah peristiwa menarik perhatian publik di tengah kampanye akbar yang berlangsung di Stadion Gelora Bung Karno (GBK).

Keke Afifah, seorang wanita yang tiba-tiba pingsan di tengah keramaian, menjadi sorotan setelah digendong oleh Mayor Teddy, ajudan Prabowo Subianto.

Video dan foto kejadian ini cepat menyebar dan menjadi viral di berbagai platform media sosial, memicu spekulasi dan tudingan dari netizen.

Kejadian ini bermula ketika Keke, yang hadir di acara kampanye, tiba-tiba pingsan dan memerlukan bantuan.

Baca Juga: Kronologi Wartawati Semarang Dilecehkan Ajudan Puan Maharani, AJI; 704 Jurnalis Perempuan Alami Kekerasan

Mayor Teddy, dalam tindakan cepatnya, menggendong Keke untuk memberikan pertolongan.

Namun, insiden ini memicu berbagai reaksi dari warganet, dengan sebagian menuding Keke melakukan aksi pura-pura pingsan untuk menarik perhatian.

Akun Instagram Keke, @its_meekeke, yang kini telah di-private, menjadi sasaran pencarian oleh netizen yang penasaran dengan sosoknya.

Berbagai akun media sosial berlomba-lomba mengunggah video dan spekulasi mengenai motivasi di balik peristiwa tersebut.

Baca Juga: Upaya Penanganan Banjir Demak Terkendala Sikap Pengungsi yang 'Bandel'

Salah satu akun Twitter, @Chavesz08, bahkan menyindir dengan bertanya berapa lama Keke merencanakan aksi tersebut.

Menanggapi kegaduhan yang terjadi, Keke Afifah akhirnya membuat klarifikasi melalui media sosial.

Ia menjelaskan bahwa dirinya memang merasa tidak baik dan hampir pingsan, namun masih berusaha memegang barang bawaannya karena terpisah dari teman-temannya.

Keke juga menegaskan bahwa ia tidak pernah menyangka akan dibawa ke atas panggung dan mendapat perhatian sebesar ini.

Kasus Keke di kampanye GBK ini mengingatkan kita pada pentingnya memahami konteks sebelum menyebarluaskan informasi.

Viralitas sering kali membawa dampak yang tidak terduga, baik bagi individu yang terlibat maupun bagi opini publik.

Di era media sosial, cepatnya informasi beredar membutuhkan kebijaksanaan dan verifikasi sebelum berbagi, guna menghindari misinformasi dan dampak negatif yang mungkin timbul.

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

A
Reporter
Afri Rismoko
A