Jateng

Kronologi dan Jumlah Korban Kecelakaan Maut Bus Jatuh dari Jembatan Ruas Tol Pemalang Jateng, 2 Orang Meninggal Dunia

Arixc Ardana | 21 Januari 2024, 17:33 WIB
Kronologi dan Jumlah Korban Kecelakaan Maut Bus Jatuh dari Jembatan Ruas Tol  Pemalang Jateng, 2 Orang Meninggal Dunia

AKURAT.CO, Kronologi dan Jumlah Korban Kecelakaan Maut Bus Jatuh dari Jembatan Ruas Tol  Pemalang Jateng, 2 Orang Meninggal Dunia

Kecelakaan maut terjadi pada hari Minggu 21 Januari 2024, saat bus penuh penumpang terjun bebas ke jurang di ruas tol Jalur B (arah Jakarta) KM 320 +600

Penyebab kecelakaan bus maut tersebut diduga akibat sopir mengantuk, sehingga bus terperosok dan jatuh dari jembatan tol berketinggian sekitar 10 meter ke sebuah jalan desa di Ampelgading, Kecamatan Ampel Gading, Pemalang.

Baca Juga: Kecelakaan Fatal di Pemalang: Bus Jepara-Jakarta Jatuh, Dua Korban Meninggal

Pada Minggu, 21 Januari 2024, sekitar pukul 12.30 WIB, sebuah tragedi kecelakaan mengejutkan terjadi di ruas tol Jalur B (arah Jakarta) KM 320 +600.

Sebuah bus yang berangkat dari Jepara menuju Jakarta terlibat dalam kecelakaan tunggal yang mengakibatkan dua korban jiwa dan 21 penumpang lainnya mengalami luka-luka.

Menurut Heru Suhartanto, selaku Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan Semarang, dugaan sementara menyebutkan bahwa kecelakaan ini terjadi karena sopir bus mengantuk.

Bus terperosok dan jatuh dari ketinggian sekitar 10 meter ke sebuah jalan desa di Ampelgading, Kecamatan Ampel Gading, Pemalang.

Tim SAR gabungan segera merespons kejadian ini dengan cepat.

Jumlah penumpang yang berjumlah 23 orang harus segera dievakuasi dari lokasi kecelakaan.

Namun, tragisnya, dua penumpang, Sudirman dari Ciledug dan Sudarmono dari Kudus, dinyatakan meninggal dunia di tempat.

Semua korban, baik yang meninggal maupun yang terluka, segera dilarikan ke RS. Comal Baru, Pemalang.

Proses evakuasi tidaklah mudah karena posisi bus yang terbalik, menambah kesulitan bagi tim SAR dalam menjalankan tugas penyelamatan.

Setelah penilaian dan upaya penyelamatan yang intensif, bus akhirnya berhasil dikembalikan ke posisi semula menggunakan alat berat crane.

Hal ini memungkinkan tim untuk melanjutkan proses evakuasi seluruh korban.

Heru Suhartanto menyampaikan terima kasih kepada semua unsur SAR yang terlibat dalam operasi penyelamatan.

"Kami berterima kasih atas keterlibatan semua unsur SAR, sehingga semua korban dapat segera dievakuasi," ungkap Heru.

Kejadian tragis ini menjadi pengingat pentingnya keselamatan di jalan raya.

Heru Suhartanto juga memberikan peringatan kepada masyarakat untuk selalu berhati-hati dan beristirahat jika merasa lelah atau mengantuk saat berkendara.

Kepolisian masih melakukan penyelidikan lebih lanjut untuk menentukan penyebab pasti dari kecelakaan ini.

Peristiwa ini, selain merenggut nyawa dan melukai banyak orang, juga meninggalkan dampak emosional dan fisik yang mendalam.

Kita berduka cita atas kehilangan yang terjadi dan berharap semoga para korban yang terluka segera pulih.

Semoga tragedi ini menjadi titik awal untuk lebih meningkatkan kesadaran akan pentingnya keselamatan di jalan raya.

***

 
Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.