Jateng

Banyak Perangkat Vital Milik Pemkot Semarang Hilang Dicuri Orang Tak Dikenal, Disperkim Tambah CCTV

Theo Adi Pratama | 9 Januari 2024, 14:14 WIB
Banyak Perangkat Vital Milik Pemkot Semarang Hilang Dicuri Orang Tak Dikenal, Disperkim Tambah CCTV

AKURAT.CO, Dinas Perumahan dan Kawasan Permukiman (Disperkim) Kota Semarang mengaku telah menempatkan alat pengawasan berupa Closed Circuit Television (CCTV) untuk memantau selama 24 jam, agar beberapa fasilitas atau sarana dan prasarana terutama di taman aktif di Kota Semarang yang rawan dari tindak pencurian.

Misalnya, di Taman Simpanglima Semarang dan Taman Indonesia Kaya (TIK).

Kepala Disperkim Kota Semarang, Yudi Wibowo menjelaskan, penempatan CCTV yang dilakukan Disperkim di Taman Simpanglima dan TIK ini untuk meminimalisir pencurian terhadap sarana dan prasarana atau fasilitas di taman kota Semarang, seperti kursi taman, alat penyiram tanaman misalnya kran dan sprinkler. 

Baca Juga: Senangnya Warga Candisari, Wali Kota Semarang Serahkan Langsung Sertifikat Tanah Program PTSL

"Di Taman Sudirman memakai sprinkler, masalahnya banyak yang hilang. Padahal kran, sprinkler baru dipasang 2 pekan udah hilang. Jadi saya imbau masyarakat untuk bersama ikut mengawasi kalau ada orang yang tidak bertanggungjawab mengambil kran dan fasilitas lainnya di taman itu jangan," katanya, Selasa (9/1/2023).

"Di TIK kita kita pakai CCTV, di Simpanglima juga, kadang mau mengurus itu repot, kan sprinkler air harganya cuma segitu, tapi itu fungsional sekali," ujarnya menambahkan.

Selanjutnya, terkait perawatan dan peningkatan taman, terutama saat menghadapi saat musim kemarau panjang. 

Baca Juga: Pesona Mistis dan Sejarah Keharmonisan Candi Gedong Songo: Pemandian Belerang dan Legenda Rahwana

"Sudah dikerjakan kemarin melalui anggaran perubahan 2023, yaitu di Taman Diponegoro, Taman Sudirman, Jalan Pahlawan, dan Taman Siranda. Taman tersebut ditingkatkan dan dilengkapi sistem pengairan guna antisipasi dampak El Nino atau musim kemarau panjang. Sehingga selalu ada stok airnya di situ tidak mati karena armada kita kalau musim kemarau punya tambahan tugas, selain menyirami taman itu dengan volume lebih banyak 1,5 sampai 2 kali lipat dari normalnya juga melakukan penyaluran air bersih membantu warga yang mengalami kekeringan," paparnya.

Peningkatan sistem pengairan di taman, lanjut dia, sifatnya ada yang berupa tandon air maupun sumur tanah. 

Baca Juga: Magister Hukum USM-DPC Peradi Kendal Gelar PKPA

"Jadi ada dalam bentuk tandon, ada yang langganan PDAM, kalau ada tandonnya dan pompanya, jaringan pipanisasinya kita siapkan," pungkasnya.

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.