Jateng

Suharsono Minta Mbak Ita dan Jajaran Trans Semarang Mengevaluasi Pelayanan BRT

Theo Adi Pratama | 4 Desember 2023, 13:02 WIB
Suharsono Minta Mbak Ita dan Jajaran Trans Semarang Mengevaluasi Pelayanan BRT


AKURAT.CO, Sekretaris Komisi C, DPRD Kota Semarang, Suharsono meminta pengelolaan pelayanan moda transportasi massal BRT Trans Semarang, dievaluasi secara menyeluruh. Baik terkait audit keuangan, respon masyarakat, serta pemenuhan rute sudah sesuai dengan harapan masyarakat.

Menurutnya, memang dengan adanya pelayanan BRT Trans Semarang telah mengakomodir dan mengurangi kemacetan lalu lintas di jalan raya. Namun, agar pelayanan lebih optimal, dewan minta adanya evaluasi kesemuanya termasuk pengelolaan kerjasama dengan pihak operator BRT Trans Semarang.

Baca Juga: Serunya Tayangan Netflix di Bulan Desember 2023: Film, Drakor, Anime, dan Stand Up!

"Apakah pengelolaannya sudah sesuai harapan dan kontrak yang dibuat. Mulai dari sisi pelayanan kepada penumpang, sopir, fasilitas yang ada dan pengoperasionalan kendaraan umur yang lebih dari 6 tahun. Maksimal seharusnya masa pemakaian kendaraan BRT Trans Semarang 5 tahun. Termasuk nanti peremajaan yang akan dilakukan Pemkot Semarang," paparnya, Senin (4/12/2023).

Selanjutnya terkait efektivitas koridor yang selama ini belum optimal bisa dievaluasi Pemkot Semarang.

"Apalagi operasional BRT Trans Semarang telah sejak 2013, perlu ditingkatkan pelayanan yang maksimal agar operasionalnya efektif dan efisien," pungkasnya.

Baca Juga: Ratanika Semarang Gelar Uji Coba Berharga dengan Komunitas Klub Sepakbola Semarang

Sebelumnya, Wali Kota Semarang, Hevearita Gunaryanti Rahayu berencana melakukan peremajaan armada Bus Rapid Transit (BRT) Trans Semarang pada 2024 mendatang. Kendati begitu, pihaknya masih melakukan kajian-kajian terlebih dahulu.

Mbak Ita, sapaan akrabnya menyatakan, peremajaan armada Trans Semarang ini akan melewati beberapa kajian, misalnya trase, komposisi bus, dan kapasitas bus itu dari berbagai koridor yang dimiliki.

Baca Juga: Jelajahi Keberagaman Event di Kota Surabaya pada Bulan Desember 2023

“Kalau saya lihat di jam-jam tertentu kosong. Ini tidak efektif, sehingga saya minta untuk dikaji semua,” kata Mbak Ita, di Balai Kota Semarang.

Kajian peremajaan armada badan layanan umum daerah (BLUD) Trans Semarang ini akan dilakukan Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Semarang. Kajian akan dilakukan di semua koridor untuk mengetahui armada-armada yang harus diremajakan. Termasuk, beberapa koridor perlu dikaji ulang terkait penggunaan bus medium.

Menurut Mbak Ita, analisis penggunaan bus medium dapat diganti dengan armada yang lebih kecil karena okupansi yang tidak maksimal.

Baca Juga: Perjalanan Legenda Berlanjut: Will Smith dan Michael B. Jordan Bersatu di I Am Legend 2

Sementara itu, Kepala BLUD Trans Semarang, Haris Setyo Yunanto mengatakan, proses kajian peremajaan armada juga akan melibatkan konsultan. Beberapa yang perlu dikaji dengan para ahli adalah penggantian bus medium dengan micro bus, seperti yang digunakan untuk armada feeder.

“Nanti akan dihitung biaya operasional kendaraan (BOK)nya dulu, termasuk pengaruhnya ke konsumsi bahan bakar atau operasional dan lainnya,” tambahnya.

Baca Juga: Swara Prambanan: Merayakan Pergantian Tahun dengan Megah di Tengah Keindahan Candi Prambanan, Segera Amankan Tiketnya

Khusus biaya operasional kendaraan ada beberapa item yang masuk daftar analisa. Seperti halnya kepemilikan aset. Apabila peremajaan dilakukan Pemerintah Kota Semarang akan makin rendah dalam menggunakan dana APBD dan BOK.

Salah satu koridor yang akan dilakukan kajian ulang adalah koridor 7 dengan rute Balai Kota Semarang- Eks Terminal Terboyo PP.***

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.