Mbak Ita Minta Karang Taruna Terlibat Dalam Menjaga Pemilu 2024 Damai

AKURAT.CO SEMARANG - Wali Kota Semarang, Hevearita Gunaryanti Rahayu meminta kepada Karang Taruna untuk terlibat dalam menjaga Pemilihan Umum (Pemilu) 2024 Damai.
Dirinya kemudian mengajak kader dan pengurus Karang Taruna se-Jateng untuk menjaga persatuan selama pelaksanaan Pemilu.
Baca Juga: Mbak Ita: Pertanian Perkotaan Perlu Dukungan Teknologi
Hal itu disampaikan Mbak Ita, sapaan akrab Hevearita Gunaryanti Rahayu saat menghadiri pembukaan acara Bulan Bhakti Karang Taruna Jateng dalam rangka HUT ke-63 Karang Taruna di Balai Diklat BKPP Kota Semarang, pada Jumat (17/11/2023) malam.
Dalam acara tersebut juga dihadiri Ketua KNPI Jateng, Casytha A Kathmandu dan pengurus lainnya.
Mbak Ita mengatakan, Karang Taruna merupakan salah satu organisasi kepemudaan yang besar dan bisa menjadi organisasi yang mempersatukan semua kalangan.
Baca Juga: Pompa Air Sudah Diperbaiki, Rumah Pompa Kali Sringin dan Tenggang Berfungsi Normal Kembali
"Ini di sini kan hadir organisasi kepemudaan beda kostum, ada Karang Taruna dan ada KNPI. Tetapi bisa bersatu. Kita harap hal ini juga ada di Pemilu nanti. Walau tiap kader dan pengurus beda pilihan saat pemilu atau pilpres, tidak menjadi penghalang kita bersatu. Kita harus bersama-sama," ujarnya kepada wartawan.
Meski beda pilihan para pemuda tetap harus bersatu menjaga perdamaian dan kesatuan bangsa. Dengan demikian bisa menjadi pemuda yang bermanfaat untuk negara.
"Kalau perbedaan membuat runcing dan perpecahan, malah membuat pemuda jadi tidak asik. Kita harap tetap berkolaborasi. Karena perbedaan itu indah," jelasnya.
Baca Juga: Lewat Semarang Berbagi, Mbak Ita Berharap Bisa Ringankan Beban Masyarakat
Sementara itu, Ketua Karang Taruna Provinsi Jawa Tengah, Danie Budi Tjahyono menegaskan, pihaknya setuju bahwa Karang Taruna harus bersatu meski ada perbedaan dalam Pemilu. Dirinya menekankan agar para anggota Karang Taruna tidak melakukan hal-hal yang membuat perpecahan.
"Kalau ada yang mengarahkan Karang Taruna ke pilihan tertentu itu susah. Kalau bicara bendera, seperti kemarin di Cilacap, ketua acara dari partai tertentu, lalu ketua Karang Taruna dari partai lain. Ini berwarna. Walaupun kita beda bendera, tapi bendera kita yang utama yaitu Karang Taruna. Kita tetap harus bersatu walau berbeda," imbuhnya.***
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkini


Terpopuler
- 1Live Score PSMS Medan vs Persiraja: Ayam Kinantan Mengamuk, Javier Siverio Borong 4 Gol!
- 2Gak Perlu Modal! 10 Game di Play Store Ini Bisa Kasih Saldo DANA Tiap Hari, Ada yang Rp100 Ribu
- 3Semarang Berpuisi Bakal Merambah TBRS dan Kota Lama, Pemkot Perluas Ruang Ekspresi Seniman
- 4Review Jujur ISUL: Cair ke DANA Tanpa Deposit, Tapi Iklannya Bikin Emosi
- 5Tiket Kereta Api Keberangkatan 1 Desember 2026 Sudah Bisa Dipesan, KAI Minta Pelanggan Cek Jadwal Baru
- 6Ekosistem Pendidikan Sehat Wujudkan Sekolah Ramah Anak
- 7Review Jujur MaGer: Benarkah Bisa Cair ke DANA Tanpa Deposit Sepeser Pun?
- 8Ijazah Asli Pak Jokowi Dikeluarkan di Ruang Sidang, Pengunjung Tepuk Tangan, Roy Suryo Malah Tertawa
- 9Turunan Panjang di KM 39 Bikin Lutut Nyeri? Ini 5 Cara Mencegahnya Sebelum Borobudur Marathon 2026
- 1015 Calon Anggota KI Jateng Lolos Tes Wawancara, Lanjut Fit and Proper Test di DPRD




