Panen Cabai dan Sayur, Kelurahan Bulusan Tunjukkan Keberhasilan Urban Farming

AKURAT.CO SEMARANG - Meski harga cabai di sejumlah pasar Kota Semarang mulai menunjukkan penurunan, Wali kota Semarang Hevearita Gunaryanti Rahayu terus melakukan upaya pengendalian harga.
Melalui Dinas Ketahanan Pangan, pihaknya rutin melakukan pemantauan dan pengecekan secara intensif pada sejumlah pasar tradisional serta rutin menyelenggarakan Pasar Pangan Rakyat Murah dan Aman (Pak Rahman).
Baca Juga: Ribuan Anggota PSHT Kawal Sidang Pra Peradilan di PN Jepara, Perjuangkan Restorative Justice
Tercatat, di berbagai titik layanan publik, program Pak Rahman sudah dilaksanakan sebanyak 124 kali di seluruh wilayah di Kota Semarang.
“Untuk Kota Semarang, berdasarkan hasil pemantauan harga di beberapa pasar tradisional pada Selasa (7/11) ini rata-rata mulai menurun harganya. Harga cabai rawit merah sudah turun menjadi Rp 68.000 di Pasar Johar dan MAJT,” terang Wali kota yang akrab disapa Mbak Ita, Selasa (7/11/2023).
Baca Juga: Pelatihan Konvensi Hak Anak Bagi Gugus Tugas Kabupaten Layak Anak Kabupaten Demak
Minggu sebelumnya, harga cabai rawit merah terdata senilai 75 ribu rupiah. Meski belakangan harganya melambung tinggi, pasokan cabai di Kota Semarang tercukupi.
Adanya kemarau panjang dan cuaca panas sebagai dampak fenomena El Nino menyebabkan panen tidak maksimal sehingga mendorong kenaikan harga.
Baca Juga: Gabungan Organisasi Wanita Ikuti Peningkatan Sumber Daya Manusia di Magelang dan Jogja
Wali kota yang akrab disapa Mbak Ita itu pun mengajak masyarakat untuk tidak panic buying serta tetap aktif menanam cabai melalui urban farming.
Pemanfaatan lahan, pekarangan sekitar rumah, tabulampot dengan berbagai wadah seperti polybag, wadah-wadah bekas dan lainnya diharapkan mampu menyokong kebutuhan harian masyarakat.
Baca Juga: Berikut Daftar Event Menarik di Yogyakarta Selama Bulan November 2023
“Dengan menanam cabai serta kebutuhan dapur sendiri, harapannya kebutuhan masak memasak dapat kita penuhi. Selain itu, kita juga tidak akan panik atau bingung kalau ada kenaikan harga di pasaran,” tuturnya.
Program urban farming juga selaras dengan gerakan penanaman cabai melalui Kawasan Rumah Pangan Lestari (KRPL) atau menanam cabai di sekitar pekarangan perumahan yang tengah digalakkan Kementerian Pertanian.
Baca Juga: Maksimalkan Fungsi Pengamanan, Pemkot Semarang Siapkan Anggaran Transport Bhabinsa-Bhabinkamtibmas
Kelurahan Bulusan, adalah salah satu kelurahan yang ikut melakukan urban farming.
Memanfaatkan lahan sekitar perkantoran seluas 15 meter, setiap minggunya, dari tiga tanaman cabai yang ada bisa dipanen sebanyak 75 gram.
Lurah Bulusan, Rukayah, menuturkan jika pihaknya memulai program urban farming di wilayah kantornya sejak Februari 2023.
Tak hanya menanam cabai, pada lahan tersebut, Rukayah bersama perangkat kelurahan menanam sejumlah tanaman sayur seperti tomat, terong dan ketela rambat.
"Alhamdulillah hari ini, (Selasa, 7/11) kita panen cabai dan sayur glandir di halaman kantor. Kita telah memulai program urban farming ini sejak Februari. Dan lewat panen kali ini kita ingin mengajak masyarakat supaya bisa memanfaatkan lahan yang ada untuk dijadikan media urban farming," pungkas Rukayah.***
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini



Terpopuler
- 1Atlet Selam Jepara Meninggal di Porprov Jateng, Lomba di Awann Costa Ditunda
- 2Profil Instagram Wasit Persija vs Persik di Super League 2026/2027, Steven Yubel Poli Pimpin Duel, Aidil Azmi Jadi Wasit VARdi JIS
- 3LIVE SCORE PSMS vs PSIS! Ayam Kinantan Unggul 2-0 di Babak Pertama, Tuan Rumah Kena Kartu Merah, Cek Skor Akhir FULL TIME
- 4UPDATE! Kronologi Atlet Selam Jepara Syabilla Rizkia Meninggal Saat Porprov Jateng 2026
- 5Viral Pelari JRF 2026 Terobos Barikade, Apa Itu COT dan COP? Ini Aturan yang Wajib Dipahami
- 6Jadwal BWF Hylo Open 2026 Lengkap hingga Final, Cek Wakil Indonesia dan Link Live Streaming
- 7GMPI Kota Semarang Gelar Rakercab dan Forum Diskusi Kepemudaan, Ajak Gen Z Menjaga Nilai Demokrasi di Era Digital
- 8Prediksi Skor Garudayaksa vs Persib, Cuma Punya 1 Hari Persiapan, Mampukah Persib Taklukkan Garudayaksa?
- 9Perangkat Pertandingan Garudayaksa vs Persib: Wasit Irfan Wahyu Wijanarko Pimpin Laga Panas Malam Ini
- 10CEK! Viral Pelari JRF 2026, Mengenal Flag-Off Time, Gun Time, dan Chip Time







