AKURAT.CO, Tanaman mangrove atau bakau dipercaya mampu mengurangi efek abrasi yang disebabkan oleh terjangan ombak laut.
Hal inilah mengapa Hutan mangrove disebut-sebut berfungsi sebagai benteng alami. Karena hutan inilah yang melindungi pesisir dari erosi dan serangan gelombang besar.
Perlu diketahui, bahwa akar-akar pohon mangrove atau bakau yang kuat ini dapat membantu menjaga stabilitas tanah di sekitar garis pantai.
Selain itu, hutan mangrove juga sangat berperan dalam menyerap air dan memperlambat aliran air pasang, sehingga dapat membantu mengurangi risiko banjir di daerah pesisir.
Kemudian fungsi lainnya pada akar dan tumbuhan mangrove adalah sebagai penyaring alami. Tanaman ini membantu menyaring limbah dan polutan dari air yang mengalir melalui ekosistem hutan mangrove sebelum mencapai lautan.
Yang menarik dari hutan mangrove lainnya adalah sebagai salah satu ekosistem yang sangat efisien dalam menyimpan karbon.
Tanaman mangrove dapat menyerap dan menyimpan jumlah karbon yang besar, membantu mengurangi konsentrasi gas rumah kaca di atmosfer dan berperan dalam mitigasi perubahan iklim.
Selain itu masih banyak manfaat lainnya dari hutan mangrove yang saat ini terus dilakukan penanamannya oleh berbagai kalangan dan komunitas.
Salah satunya adalah Bakti Sosial yang dilakukan PKH bersama Dinsos P2PA Kabupaten Demak beberapa waktu lalu di Desa Timbulsloko Kecamatan Sayung.
Kepala Dinas Sosial Drs Eko Pringgolaksito menjelaskan bahwa kegiatan bakti social kali ini mereka melakukan penanaman 1000 pohon bakau atau mangrove di pantai Timbulsloko yang dilakukan oleh KPM PKH.
“Selain menanam mangrove kami juga membersihkan sampah di lingkungan sekitar, kemudian dilanjutkan senam pagi bersama KPM PKH, donor darah, dan pengobatan gratis oleh Puskesmas Sayung. Sebelumnya dilakukan penyerahan dan penanaman bibit pohon oleh DLHK Provinsi Jateng kepada kami secara simbolis,” jelasnya.
“Dengan kegiatan tersebut diharapkan mampu memotivasi kepada seluruh lapisan masyarakat dalam meningkatkan kepedulian terhadap lingkungan dalam upaya menyelamatkan bumi tercinta agar dapat dihuni hingga anak cucu nanti serta untuk meningkatkan jiwa solidaritas dan semangat gotong royong demi kemanfaatan bersama,” pungkasnya. (ADV/Pemkab Demak)
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini



Terpopuler
- 1Jalan Diperbaiki, Warga Malah Menderita: Seragam Anak Kotor, Motor Rusak di Jalur Semarang–Kendal
- 2Atlet Selam Jepara Meninggal di Porprov Jateng, Lomba di Awann Costa Ditunda
- 3Profil Instagram Wasit Persija vs Persik di Super League 2026/2027, Steven Yubel Poli Pimpin Duel, Aidil Azmi Jadi Wasit VARdi JIS
- 4LIVE SCORE PSMS vs PSIS! Ayam Kinantan Unggul 2-0 di Babak Pertama, Tuan Rumah Kena Kartu Merah, Cek Skor Akhir FULL TIME
- 5UPDATE! Kronologi Atlet Selam Jepara Syabilla Rizkia Meninggal Saat Porprov Jateng 2026
- 6Viral Pelari JRF 2026 Terobos Barikade, Apa Itu COT dan COP? Ini Aturan yang Wajib Dipahami
- 7Jadwal BWF Hylo Open 2026 Lengkap hingga Final, Cek Wakil Indonesia dan Link Live Streaming
- 8GMPI Kota Semarang Gelar Rakercab dan Forum Diskusi Kepemudaan, Ajak Gen Z Menjaga Nilai Demokrasi di Era Digital
- 9Prediksi Skor Garudayaksa vs Persib, Cuma Punya 1 Hari Persiapan, Mampukah Persib Taklukkan Garudayaksa?
- 10Perangkat Pertandingan Garudayaksa vs Persib: Wasit Irfan Wahyu Wijanarko Pimpin Laga Panas Malam Ini







