Daftar Negara Asia yang Mendukung Kemerdekaan Palestina, Salah Satunya Dari Indonesia

AKURAT.CO, Panasnya konflik Israel Palestina yang sudah berlangsung bertahun-tahun sejak 1917 dan hingga 2023 ini memang terus memanas.
Ada yang beranggapan konflik ini adalah mengenai konflik agama, padahal kenyataannya adalah konflik perebutan wilayah semata yang memang hingga saat ini tidak menemui titik temu yang pas untuk kedua belah pihak.
Baca Juga: Kegagalan Keamanan Berbuah Sanksi untuk Persipa di Pegadaian Liga 2
Konflik ini telah berlangsung selama lebih dari seratus tahun tepatnya pada 2 November 1917.
Saat itu, Arthur Balfour, Menteri Luar Negeri Inggris saat itu, menulis surat kepada tokoh komunitas Yahudi Inggris Lionel Walter Rothschild.
Meskipun surat tersebut singkat, dengan hanya 67 kata, namun isinya punya pengaruh yang signifikan terhadap Palestina dan masih terasa hingga hari ini.
Baca Juga: Dewa 19 dan Ari Lasso Siap Menggoncang Semarang Dalam event Musik Fisiphoria
Deklarasi Balfour adalah mewajibkan pemerintah Inggris untuk "mendirikan rumah nasional bagi orang-orang Yahudi di Palestina" dan memfasilitasi "pencapaian tujuan ini."
Intinya, kekuatan Eropa menjanjikan negara Zionis di wilayah yang 90 persen penduduknya adalah Arab Palestina.
Mandat Inggris beroperasi dari tahun 1923 hingga 1948.
Baca Juga: PSIS Mulai Moncer, Yoyok Sukawi, Siap Bersaing di Pilwakot Semarang 2024?
Inggris membantu migrasi massal orang Yahudi selama periode tersebut, yang menyebabkan gelombang kedatangan yang besar di Eropa setelah gerakan Nazi.
Mereka menghadapi perlawanan dari warga Palestina selama migrasi ini.
Warga Palestina khawatir tentang perubahan demografi negara mereka dan penyitaan tanah mereka oleh Inggris untuk diserahkan kepada pemukim Yahudi.
Baca Juga: Jumat Keramat, Bos Madura United Achsanul Qosasi, jadi Tersangka Korupsi Pengadaan Menara BTS
Dan inilah yang menjadikan awal mula konflik itu terjadi dan akhirnya terus memanaskan suasana Timur Tengah yang mana bisa berpotensi meletusnya perang dunia ketiga.
Meski begitu ternyata negara-negara yang tergabung dalam Perserikatan Bangsa-Bangsa ternyata tidak tinggal diam saja.
Dari 193 negara anggota PBB, 138 negara diantaranya sudah menyatakan dukungannya terhadap Palestina dimana terdapat beberapa negara dari Asia.
Baca Juga: 4 Alasan Kenapa Buah Semangka Menjadi Simbol Perjuangan Rakyat Palestina Melawan Penjajahan Israel
Negara-negara di Asia yang mendukung Palestina adalah:
1. Bahrain
2. Irak
3. Malaysia
4. Turki
5. Yaman
6. Afghanistan
7. Bangladesh
8. Indonesia
9. Yordania
10. Pakistan
11. Qatar
12. Arab Saudi
13. Uni Emirat Arab
14. Brunei Darussalam
15. Mesir
16. India
17. Sri Lanka
18. Vietnam
19. China 48.
20. Kamboja
21. Mongolia
22. Korea Utara
23. Maladewa
24. Laos
25. Oman
26. Nepal
27. Iran
28. Filipina
29. Kazakhstan
30. Azerbaijan
31. Turkmenistan
32. Tajikistan
33. Uzbekistan
34. Kirgistan
35. Timor Leste
36. Suriah
37. Thailand
Mereka yang mendukung Palestina sendiri terbagi dalam dua kubu yaitu:
Mendukung Palestina dan mengecam Israel
Negara-negara yang mendukung kemerdekaan dan terus membela Palestina dianggap sebagai pendukung Palestina tanpa mendukung Israel.
Bahkan di antara 37 negara yang tercantum dalam daftar ini, ada beberapa negara yang tidak mengakui eksistensi Israel sebagai negara: Arab Saudi, Suriah, Irak, Iran, Pakistan, dan Korea Utara.
Mendukung dua pihak
Meskipun ada sejumlah besar 37 negara Asia yang mendukung Palestina, tidak semua negara itu benar-benar mendukung Palestina.
Ada sejumlah negara yang mendukung kedua belah pihak juga. Misalnya, Mesir, Turki, Yordania, Bahrain, UA, dan China.
Ini disebabkan oleh fakta bahwa beberapa negara secara diplomatis memilih untuk mendukung kedua belah pihak karena kerja sama yang erat dengan Israel.
Oleh karena itulah mereka masuk dalam negara-negara yang mendukung kemerdekaan Palestina dan mengakui Israel sebagai negara.
Itu dia daftar negara-negara yang memang mendukung kemerdekaan Palestina.***
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkini
Terpopuler
- 1Pemuda dan Mahasiswa Jateng Didorong Perkuat Gerakan Antikorupsi, Alumni Kelas Antikorupsi Mulai Jalankan Rencana Aksi
- 2PT Pandawa LED Indonesia Buka Lowongan Admin Support di Semarang, Fresh Graduate Bisa Melamar!
- 3Infinix SMART 20e Segera Masuk Indonesia, Bawa Baterai 6.000mAh dan Layar 120Hz
- 4Kolaborasi Pegadaian dan BCA Digital Hadirkan Investasi Emas Mulai Rp10.000 via Aplikasi blu
- 5Kebakaran Lahan Balekambang Malam Hari, BAGANA Bergerak Cepat Bersama Warga dan Aparat Padamkan Api
- 6Sesa Creative Buka Lowongan Social Media Specialist, Content Creator, dan Graphic Designer di Semarang
- 7Rekomendasi Kabel Charger Pihak Ketiga Terbaik 2026: Bersertifikat, Awet, dan Terjangkau
- 8Atria Hotel Magelang Tunjukkan Kesiapan Gelar Acara Skala Besar, 1.500 Peserta Sosialisasi Jaminan Sosial Hadir
- 9Stunting Semarang Turun Jadi 4,49 Persen, Dinkes Perkuat Intervensi hingga Program MBG
- 10Bocoran iPhone 20 Pro: Layar Lebih Besar dan Desain Borderless


