Jateng

Pemain Musang FC Meninggal di Lapangan Sidodadi, Diduga Serangan Jantung

Afri Rismoko | 24 Oktober 2023, 16:27 WIB
Pemain Musang FC Meninggal di Lapangan Sidodadi, Diduga Serangan Jantung

AKURAT.CO, Suasana duka menyelimuti pertandingan sepak bola antara Musang FC vs TFC di Lapangan Sidodadi, Semarang, Senin, 23 Oktober 2023. Inta Astioko (Pepen) (48), salah satu pemain Musang FC yang tengah bermain di lapangan, mengalami insiden tragis yang mengakhiri hidupnya.

Ketua Komunitas Klub Sepakbola (KKS) Semarang Hamdani menerangkan, pukul 16.00, pertandingan resmi dimulai. Namun, tak ada yang menyangka bahwa pertandingan ini akan meninggalkan duka mendalam.

"Baru lima menit bermain, Pepen terjatuh tanpa sebab. Tidak ada bola yang mengarah padanya, dan ia juga tidak sedang dalam kondisi berlari," ujarnya.

Baca Juga: Gibran Hormati Pelaporan ke KPK Terkait Dugaan Kolusi dan Nepotisme

Segera setelah itu, pertolongan pertama diberikan kepada Pepen, termasuk bantuan oksigen dari oxycan dan tindakan CPR.

Mengingat kondisinya yang kritis, Pepen segera dibawa ke Puskesmas Halmahera. Setelah diperiksa oleh dokter jaga, petugas puskesmas menyarankan agar Pepen segera dibawa ke RS Bhayangkara.

"Kondisinya kritis, detak jantungnya masih ada tapi sangat lemah," kata salah satu petugas puskesmas.

Baca Juga: KWT Puspitasari Semarang Berhasil Panen Dua Minggu Sekali Berkat Program Urban Farming

Namun, nasib malang menimpa Pepen. Setelah masuk ke IGD RS Bhayangkara dan mendapat penanganan intensif dari tim medis, pukul 16.30, Pepen dinyatakan meninggal dunia.

Kepergian Pepen sungguh mendadak dan meninggalkan duka yang mendalam bagi keluarga, rekan-rekan setim, dan para pendukung sepak bola.

"Semoga almarhum Pepen mendapat tempat terbaik di sisi-Nya dan keluarga yang ditinggalkan diberikan ketabahan," tandas Dani

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

A
Reporter
Afri Rismoko
A