Jateng

Program Pemberdayaan Biogas dari Kotoran Sapi oleh Baznas Semarang dan Polines

Afri Rismoko | 19 Oktober 2023, 07:32 WIB
Program Pemberdayaan Biogas dari Kotoran Sapi oleh Baznas Semarang dan Polines

AKURAT.CO, Baznas Kota Semarang berkolaborasi dengan Politeknik Negeri Semarang (Polines) meluncurkan program inovatif pemanfaatan kotoran sapi menjadi biogas.

Program ini bertujuan untuk memberdayakan ekonomi mustahik dan mendukung ketahanan pangan melalui penggemukan sapi.

Sebelumnya, Baznas hanya memanfaatkan daging sapi selama perayaan Idul Adha atau Idul Qurban. Namun, kotoran sapi yang melimpah belum dimanfaatkan. Kini, dengan kolaborasi ini, kotoran sapi akan diolah menjadi biogas yang bermanfaat, seperti untuk memasak dan potensial menjadi energi listrik untuk penerangan jalan.

Baca Juga: Kualifikasi PON 2024: Pelatih Sepakbola Jateng, Eks PSIS, Idrus Gunawan Fokus Benahi Tim Hadapi DIY

Dalam peluncuran program ini, H. Arnaz Agung Andrarasmara, Ketua Baznas Kota Semarang, menegaskan bahwa penyaluran bantuan kini lebih diarahkan pada yang produktif.

"Selama ini kami hanya memanfaatkan daging saat Idul Adha. Namun, dengan program biogas ini, kotoran sapi diharapkan memiliki nilai tambah yang lebih," ujar Arnaz.

"Kami tidak hanya memberikan ikan, tetapi kami berikan kail agar mustahik produktif, agar mereka mampu merubah dirinya hingga suatu hari nanti menjadi muzakki," sambungnya.

Baca Juga: CEO PSIS Semarang Targetkan Kemenangan di Laga Kontra Persikabo 1973

Sementara itu, Nanang Apriandi, Ketua Tim Pengabdian Masyarakat di Polines, mengungkapkan terima kasih atas kolaborasi ini.

"Program biogas ini tidak hanya menguntungkan masyarakat, tetapi juga mendukung program tri darma kampus kami," ungkap Nanang.

Nanang juga menyebutkan bahwa program ini dapat diperluas ke pondok pesantren, dengan memanfaatkan kotoran manusia sebagai sumber energi gas dan penerangan. Selain itu, mahasiswa Polines juga akan terlibat untuk memberikan pendampingan melalui Program Merdeka Belajar.

Baca Juga: Mahfud MD Jadi Cawapres Tanpa Keluar Uang: Negara Butuh, Tidak Perlu Mahar Politik

Ditekankan juga bahwa Baznas Kota Semarang merupakan lembaga negara yang bertugas mengelola dana zakat, infak, sedekah, dan dana sosial keagamaan lainnya di Kota Semarang.

"Setiap tahunnya kami diaudit, yang meningkatkan kepercayaan masyarakat terhadap Baznas sebagai tempat yang tepat untuk membayar zakat dan infak," pungkas Arnaz.

Dengan inovasi ini, diharapkan masyarakat Semarang bisa mendapatkan manfaat lebih dari program pemberdayaan yang dilakukan oleh Baznas bekerja sama dengan Polines.

 
 
Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

A
Reporter
Afri Rismoko
A