Pemkot Semarang Jamin Keberlanjutan Festival Pendamping Beras

AKURAT.CO SEMARANG - Pemkot Semarang menjamin keberlanjutan Festival Pendamping Beras gagasan Wali Kota Hevearita Gunaryanti Rahayu.
Kepala Dinas Koperasi dan Usaha Mikro Kota Semarang, Agus Wuryanto mengatakan, program yang digagas Mbak Ita, sapaan akrab Hevearita Gunaryanti Rahayu tersebut menjadi prioritas dalam hal program ketahanan pangan.
Baca Juga: Mitos Seputar Bukit Gombel Semarang, Salah Satunya Hantu Wewe Gombel yang Suka Menculik Anak Kecil
Terlebih pada situasi kemarau yang dikhawatirkan akan membuat pasokan beras menurun.
"Kami menyambut baik program dari Bu Ita yang merupakan arahan dari Pak Jokowi dan Ibu Megawati, karena memang situasinya sekarang ini pas harga beras mahal dan kemarau panjang," kata Agus, Rabu (11/10/2023).
Agus mengatakan, festival yang berlangsung pada car free day (CFD) Simpang Lima pada Minggu, (8/10/2023) itu, bukan seremonial belaka. Dia menyebut bukti tersebut terlihat dari antusias masyarakat yang menyambut.
Baca Juga: Ingin Tontonan yang Bisa Memacu Adrenalin, Ini 5 Rekomendasi Film Thriller Terbaik Sepanjang Masa
Sedikitnya terdapat 10 bahan pangan non-beras yang dikenalkan kembali dalam festival.
Yaitu jagung, sukun, pisang, singkong, talas, ubi, porang, sagu, hanjeli, dan sorgum. Beberapa di antaranya diolah menjadi hamburger dan aneka kue.
"Kemudian kita bagi secara gratis kepada pengunjung langsung habis. Ternyata enak dan bergizi, tidak kalah dengan olahan berbahan beras," katanya.
Setidaknya ada empat kecamatan yang turut andil memeriahkan acara tersebut. Yaitu Kecamatan Gunungpati, Kecamatan Tembalang, Kecamatan Pedurungan, dan Kecamatan Genuk.
Baca Juga: Wujudkan Kedaulatan Pangan, Pemkot Semarang Gelar Festival Pendamping Beras
Dari empat kecamatan tersebut terdapat 40 kelompok usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) yang memamerkan produk olahan non-beras dan gandum di dalam festival.
"Empat kecamatan ini kami sebut sebagai pilot project. Kami akan mendorong kecamatan-kecamatan lain untuk mendorong masyarakatnya membuat olahan pangan non-beras," ujarnya.
Mengingat antusias masyarakat yang begitu tinggi terhadap olahan pangan non-beras, pihaknya telah menyiapkan beberapa langkah.
Baca Juga: Pemkot Semarang Uji Emisi Gas Buang Mobil Dinas
Seperti memberi kemudahan pelaku UMKM mendapatkan sertifikasi halal, pangan industri rumah tangga (PIRT), hingga hak kekayaan intelektual (HAKI).
Akses yang mudah bagi pelaku UMKM untuk menerima pendampingan dan pelatihan membuat kemasan yang menarik pun akan diberikan melalui beberapa tahap secara intensif.
"Masyarakat kalau ingin berusaha silakan berkoordinasi dengan kami. Semua akan kami fasilitasi secara gratis. Jangan terkecoh bayar," ujarnya.
Untuk mendapatkan kemudahan itu, masyarakat dapat mendatangi kelurahan, kecamatan maupun langsung datang ke Kantor Dinas Koperasi dan Usaha Kecil Kota Semarang.
Termasuk bisa datang ke tempat-tempat pelayanan akhir pekan di setiap Sabtu mulai pukul 08.00 hingga pukul 20.00.
"Ini benar-benar menjadi prioritas dan kami inventarisir kemudian ketika mereka bertransaksi juga menggunakan QRIS. Artinya kami dorong ke digitalisasi di samping kualitas produknya juga penting," katanya.***
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkini

Terpopuler
- 1Live Score PSMS Medan vs Persiraja: Ayam Kinantan Mengamuk, Javier Siverio Borong 4 Gol!
- 2Gak Perlu Modal! 10 Game di Play Store Ini Bisa Kasih Saldo DANA Tiap Hari, Ada yang Rp100 Ribu
- 3Semarang Berpuisi Bakal Merambah TBRS dan Kota Lama, Pemkot Perluas Ruang Ekspresi Seniman
- 4Review Jujur ISUL: Cair ke DANA Tanpa Deposit, Tapi Iklannya Bikin Emosi
- 5Tiket Kereta Api Keberangkatan 1 Desember 2026 Sudah Bisa Dipesan, KAI Minta Pelanggan Cek Jadwal Baru
- 6Ekosistem Pendidikan Sehat Wujudkan Sekolah Ramah Anak
- 7Review Jujur MaGer: Benarkah Bisa Cair ke DANA Tanpa Deposit Sepeser Pun?
- 8Turunan Panjang di KM 39 Bikin Lutut Nyeri? Ini 5 Cara Mencegahnya Sebelum Borobudur Marathon 2026
- 9Ijazah Asli Pak Jokowi Dikeluarkan di Ruang Sidang, Pengunjung Tepuk Tangan, Roy Suryo Malah Tertawa
- 1015 Calon Anggota KI Jateng Lolos Tes Wawancara, Lanjut Fit and Proper Test di DPRD





