Konsultasi Petani Dengan Penyuluh Pertanian di Lingkup BPP Sayung

AKURAT.CO, DEMAK - Balai penyuluhan Pertanian (BPP) memiliki peran strategis dalam menentukan keberhasilan pembangunan pertanian. Sesuai kebijakan Kementerian Pertanian yaitu menjadikan BPP sebagai tempat melakukan koordinasi dan konsultasi menyangkut data, upaya dan langkah yang harus diambil.
BPP Sayung setiap hari selalu menerima tamu baik petani dan kelompok tani yang akan berkoordinasi maupun berkonsultasi atau hanya sekedar datang untuk bertegur sapa dengan Penyuluh pertanian.
Seperti halnya yang dilakukan di Dinas Pertanian Kabupaten Demak, melalui BPP mereka juga memberikan penyuluhan kepada para petani, agar pertanian di Demak bisa lebih maju. Salah satunya dilakukan kepada Solekan seorang petani warga Desa Kalisari Kecamatan Sayung Demak.
Solekan mendatangi BPP Sayung untuk konsultasi terhadap masalah yang dihadapi terkait dengan sulitnya melakukan pembelian pupuk subsidi akibat dirinya belum memiliki kartu tani.
Baca Juga: Pj Gubernur Jateng Minta Petugas Antisipasi Kebakaran TPA Jatibarang Tak Meluas
Maryuti selaku Penyuluh Pertanian di BPP Kecamatan Sayung menjelaskan bahwa apabila nama petani sudah ada didalam data e-alokasi tahun 2023, maka petani tersebut berhak untuk mendapatkan kartu tani.
“Syarat dokumen yang harus dipenuhi untuk mendapatkan kartu tani adalah FC KTP, FC KK, mengisi blangko AR1 dari BRI dan mencantumkan nomer telpon yang bisa dihubungi,” jelasnya, Selasa (19/9/2023).
Ditambahkan oleh Maryuti, bahwa yang bersangkutan tidak perlu datang langsung ke kantor BRI Unit Sayung yang jaraknya lumayan jauh dengan Desa Kalisari untuk mengurus kartu tani. Sebab Penyuluh Pertanian akan membantu menyampaikan persyaratan dokumen kepada petugas BRI.
Baca Juga: Kecewa Kepemimpinan Wasit, PSCS Cilacap Layangkan Surat Protes
“Setelah kartu tani diterbitkan oleh BRI, penyuluh pertanian akan menghubungi Bapak Solekan untuk memberikan informasi agar segera mengambil kartu taninya di Kantor BRI Teras Desa Bulusari dengan syarat harus datang secara pribadi atau tidak boleh diwakilkan serta membawa KTP asli. Selain itu Pembuatan kartu tani ini tidak dipungut biaya sama sekali (gratis),” pungkasnya.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini



Terpopuler
- 1Jalan Diperbaiki, Warga Malah Menderita: Seragam Anak Kotor, Motor Rusak di Jalur Semarang–Kendal
- 2Atlet Selam Jepara Meninggal di Porprov Jateng, Lomba di Awann Costa Ditunda
- 3Profil Instagram Wasit Persija vs Persik di Super League 2026/2027, Steven Yubel Poli Pimpin Duel, Aidil Azmi Jadi Wasit VARdi JIS
- 4LIVE SCORE PSMS vs PSIS! Ayam Kinantan Unggul 2-0 di Babak Pertama, Tuan Rumah Kena Kartu Merah, Cek Skor Akhir FULL TIME
- 5UPDATE! Kronologi Atlet Selam Jepara Syabilla Rizkia Meninggal Saat Porprov Jateng 2026
- 6Viral Pelari JRF 2026 Terobos Barikade, Apa Itu COT dan COP? Ini Aturan yang Wajib Dipahami
- 7Jadwal BWF Hylo Open 2026 Lengkap hingga Final, Cek Wakil Indonesia dan Link Live Streaming
- 8GMPI Kota Semarang Gelar Rakercab dan Forum Diskusi Kepemudaan, Ajak Gen Z Menjaga Nilai Demokrasi di Era Digital
- 9Prediksi Skor Garudayaksa vs Persib, Cuma Punya 1 Hari Persiapan, Mampukah Persib Taklukkan Garudayaksa?
- 10Perangkat Pertandingan Garudayaksa vs Persib: Wasit Irfan Wahyu Wijanarko Pimpin Laga Panas Malam Ini






