Ternyata Ada 3 Kebiasaan yang Memang Jadi Penyebab Tingginya Kadar Asam Urat

AKURAT.CO Semarang, Kesehatan - Setiap orang memiliki asam urat di dalam tubuh karena setiap metabolisme normal akan menghasilkan asam urat.
Dalam kadar normal, asam urat tidak mengganggu kesehatan kita karena nantinya akan dibuang bersama urine.
Telah diketahui secara luas bahwa terlalu sering mengonsumsi makanan tinggi purin menjadi penyebab kadar asam urat yang tinggi, misalnya jeroan, makanan yang diawetkan seperti sarden, kornet, kaldu, juga daging bebek dan angsa, makanan yang diolah dengan ragi atau yeast, seperti tape, berapa jenis sayuran (bayam, daun melinjo, asparagus, buncis, kembang kol, daun jambu mete), dan kacang-kacangan.
Diluar itu ada pula beberapa kebiasaan yang membantu membuat tinggi kadar asam urat. Berikut ulasannya!
Terlalu sering menyantap daging dan seafood
Seperti dimuat dalam Journal of Nutrition College tahun 2015, sebuah studi kohort selama 12 tahun pada pria menunjukkan bahwa asupan daging dalam pola makan setiap hari dapat meningkatkan risiko gout sebesar 21 persen, sedangkan asupan seafood bisa mempertinggi risiko hingga 7 persen.
Daging dan seafood memiliki kandungan purin antara 100–400 mg per 100 gram bahan makanan.
Daging dan seafood merupakan sumber protein dan mineral yang baik, tetapi jika terlalu sering dikonsumsi dapat mempercepat produksi purin endogenous yang akan memicu pemecahan purin dalam tubuh dan meningkatkan kadar asam urat darah.
Kurang aktivitas fisik
Rendahnya aktivitas fisik membuat kalori yang didapat dari makanan menjadi tidak tersalurkan dan menumpuk menjadi lemak tubuh.
Ditambah kebiasaan sering makan gorengan atau makanan tinggi lemak lainnya, maka ini dapat meningkatkan risiko kegemukan atau obesitas.
Obesitas bisa memicu perkembangan beberapa penyakit metabolik yang juga dapat memicu hiperurisemia dan perkembangan penyakit gout.
Kurang minum air putih
Asupan cairan yang kurang dapat menimbulkan dehidrasi. Dehidrasi menjadi salah satu faktor risiko hiperurisemia karena menurunkan pembuangan asam urat.
Memenuhi kebutuhan cairan setiap hari akan membantu membuang produk akhir metabolisme melalui ginjal.
Cairan dapat membantu ginjal dalam metabolisme asam urat untuk dikeluarkan dari tubuh. Cairan berperan dalam proses pembuangan sisa metabolisme purin dan mengurangi saturasi urine sehingga sisa metabolisme purin dapat dikeluarkan dari tubuh.
Itu tadi beberapa hal yang bisa memicu tingginya kadar asam urat.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkini



Terpopuler
- 1Profil Instagram Wasit Persija vs Persik di Super League 2026/2027, Steven Yubel Poli Pimpin Duel, Aidil Azmi Jadi Wasit VARdi JIS
- 2Kota Semarang Berduka, Atlet Silat Ayudiah Rivana Tridiandinita Berpulang usai Ikuti Kejuaraan Porprov Jateng 2026
- 3Kronologi Atlet Pencak Silat Semarang Ayudiah Rivana Meninggal Usai Operasi Cedera, Penyebab Masih Ditelusuri
- 4GEMPA LAMPUNG HARI INI! Gempa Magnitudo 4,7 Guncang Tanggamus Lampung, Getaran Dirasakan hingga Kotaagung dan Pringsewu
- 5Gempa GunungKidul 2 Menit Lalu, Gempa 5,2 M Guncang Gunung Kidul Malam Ini, Guncangan Terasa hingga Yogya, Bantul Sleman Pacitan Kediri
- 6Atlet Pencak Silat Kota Semarang Ayudiah Rivana Meninggal Dunia Usai Operasi Cedera, Penyebab Masih Ditelusuri
- 7GMPI Kota Semarang Gelar Rakercab dan Forum Diskusi Kepemudaan, Ajak Gen Z Menjaga Nilai Demokrasi di Era Digital
- 8GRATIS! Live Streaming Persib vs Melbourne Victory ACL Two Malam Ini, Tayang di RCTI dan Vision+
- 9Raih Peringkat Kedua Porprov Jateng 2026, Muaythai Semarang Bangga dengan Perjuangan Atlet
- 10Softball Putri Semarang Hajar Boyolali 16-0, Target Emas Porprov Jateng 2026 Tetap Dijaga

