Xiaomi Mijia Mesin Cuci 6 Kg Resmi Meluncur, Muat 26 Kaos dan Harganya Cuma Rp1,4 Jutaan

JATENG.AKURAT.CO, Xiaomi kembali menghadirkan perangkat rumah tangga dengan harga terjangkau melalui mesin cuci Mijia 6kg Pulsator Large Capacity dengan nomor model XQB60MJ101.
Mesin cuci bukaan atas (top-load) ini menawarkan kapasitas hingga 6 kg, sejumlah mode pencucian, serta desain ringkas yang cocok untuk rumah minimalis maupun apartemen berukuran kecil.
Xiaomi Mijia 6kg saat ini telah memasuki tahap prapenjualan di China.
Konsumen dapat melakukan pemesanan awal dengan membayar uang muka sebesar 50 yuan, sedangkan harga penuh perangkat tersebut ditetapkan sebesar 587 yuan atau sekitar US$88.
Jika dikonversikan ke rupiah, harganya berada di kisaran Rp1,4 jutaan, bergantung pada nilai tukar.
Dengan banderol tersebut, mesin cuci Xiaomi ini menjadi pilihan menarik bagi konsumen yang membutuhkan perangkat pencuci pakaian sederhana tanpa harus mengeluarkan biaya besar.
Xiaomi Mijia 6 Kg Bisa Mencuci 26 Kaos Sekaligus
Salah satu daya tarik utama Xiaomi Mijia XQB60MJ101 adalah kapasitas pencuciannya yang mencapai 6 kg.
Menurut Xiaomi, kapasitas tersebut cukup untuk menampung hingga 26 kaos dalam satu kali proses pencucian.
Kapasitas ini dapat menjadi solusi praktis bagi keluarga kecil, penghuni apartemen, maupun penyewa rumah yang membutuhkan mesin cuci dengan kemampuan memadai tetapi tidak memakan banyak tempat.
Dari segi desain, Xiaomi mengusung tampilan berwarna putih dengan gaya minimalis.
Dimensinya sekitar 496 × 507 × 814 mm, dengan kebutuhan ruang sekitar 0,25 meter persegi.
Ukurannya yang relatif ringkas membuat mesin cuci ini lebih mudah ditempatkan di sudut rumah, kamar cuci, atau area servis dengan ruang terbatas.
Xiaomi juga menyematkan fitur kunci pengaman anak (child lock) pada panel kontrol untuk mencegah pengoperasian yang tidak disengaja ketika mesin sedang digunakan.
Punya 10 Mode Pencucian dan Siklus Cepat 19 Menit
Meski dijual dengan harga terjangkau, Xiaomi Mijia 6kg menyediakan 10 mode pencucian dan 10 pilihan tingkat air.
Pengguna dapat menyesuaikan pengaturan berdasarkan kebutuhan pencucian serta jumlah pakaian yang dimasukkan ke dalam tabung.
Fitur yang cukup menarik adalah mode pencucian cepat selama 19 menit. Opsi ini berguna ketika pengguna hanya perlu mencuci sedikit pakaian dan tidak ingin menunggu siklus pencucian yang lebih lama.
Selain itu, tersedia pengaturan waktu tunda mulai (delay timer) antara 2 hingga 24 jam.
Dengan fitur tersebut, pengguna dapat menjadwalkan waktu pengoperasian mesin sesuai kebutuhan sehari-hari.
Kehadiran fitur-fitur ini membuat Xiaomi Mijia XQB60MJ101 tidak hanya berfokus pada harga murah, tetapi juga menawarkan fleksibilitas untuk mendukung rutinitas mencuci pakaian.
Dilengkapi Filter Serat dan Pembersihan Tabung Otomatis
Untuk menjaga hasil pencucian tetap optimal, Xiaomi membekali mesin cuci ini dengan filter jaring dua lapis yang berfungsi menyaring serat kain dan residu selama proses pencucian.
Mesin ini juga memiliki fitur pembersihan tabung mandiri (drum self-clean).
Fitur tersebut memanfaatkan aliran air berkecepatan tinggi untuk membantu membilas kotoran yang menumpuk di bagian dalam mesin.
Ada pula fungsi pengeringan tabung menggunakan aliran udara (drum air-dry) yang membantu menjaga bagian dalam tetap kering.
Fitur ini ditujukan untuk mengurangi kelembapan yang dapat memicu munculnya bau tidak sedap ketika mesin tidak digunakan.
Kombinasi filter dan fitur perawatan tabung tersebut menjadi nilai tambah, terutama bagi pengguna yang menginginkan mesin cuci praktis dengan perawatan harian yang relatif sederhana.
Konsumsi Listrik 0,065 kWh, Sudah Mengantongi Rating IPX4
Berdasarkan spesifikasi yang diumumkan, Xiaomi Mijia XQB60MJ101 menggunakan sumber listrik 220V dengan frekuensi 50Hz.
Mesin cuci ini juga memiliki peringkat ketahanan terhadap air IPX4.
Perangkat tersebut dirancang untuk bekerja pada tekanan air antara 0,05 hingga 0,8 MPa.
Sementara itu, berdasarkan label efisiensi energi China, mesin cuci ini memperoleh peringkat Level 1.
Dalam siklus standar, konsumsi listriknya tercatat sebesar 0,065 kWh dengan penggunaan air sekitar 78 liter.
Mesin ini juga memiliki rasio pembersihan sebesar 0,90 berdasarkan parameter yang digunakan dalam pengujian di China.
Angka konsumsi tersebut memberikan gambaran mengenai kebutuhan energi dan air perangkat.
Namun, pemakaian sebenarnya dapat berbeda bergantung pada program pencucian, tingkat air, jumlah pakaian, serta kondisi penggunaan.
Bukan Mesin Cuci Pintar, tetapi Harganya Terjangkau
Berbeda dari sejumlah perangkat rumah tangga pintar Xiaomi, Mijia XQB60MJ101 tidak dilengkapi kontrol melalui aplikasi maupun fitur konektivitas pintar.
Mesin cuci ini lebih mengutamakan fungsi dasar, pengoperasian sederhana, dan harga yang ramah di kantong.
Dengan kapasitas 6 kg, 10 mode pencucian, siklus cepat 19 menit, serta fitur pembersihan tabung, perangkat ini dapat dipertimbangkan oleh konsumen yang membutuhkan mesin cuci untuk penggunaan sehari-hari.
Harga 587 yuan juga membuatnya menarik sebagai mesin cuci tambahan di rumah atau pilihan bagi penghuni hunian dengan ruang terbatas.
Meski demikian, calon pembeli di Indonesia perlu memperhatikan bahwa harga tersebut merupakan harga pasar China.
Biaya impor, pajak, distribusi, dan margin penjual dapat membuat harga akhirnya berbeda jika produk ini nantinya masuk ke pasar Indonesia.
Untuk saat ini, Xiaomi Mijia 6kg Pulsator Large Capacity XQB60MJ101 baru tersedia melalui toko Xiaomi di China.
Xiaomi belum mengumumkan jadwal peluncuran internasional, termasuk ketersediaannya di Indonesia.
Kehadiran mesin cuci ini memperlihatkan upaya Xiaomi menawarkan perangkat rumah tangga dengan kapasitas yang cukup besar, fitur praktis, dan harga di bawah US$100.
Bagi konsumen yang mencari mesin cuci ekonomis, produk ini menjadi salah satu perangkat yang menarik untuk dipantau.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkini

Terpopuler
- 1Daftar Gunung Terbakar Dalam 24 Jam Terakhir Hingga Senin 19 Oktober 2026: Dari Bromo sampai Latimojong
- 2Lama Tak Terlihat, Tiba-tiba Hendi Menjabat Ketua LPEU MUI Jawa Tengah
- 3BRA Semarang Gelar Fuso Mosaic Campaign 2026, Dorong Bisnis Pelanggan Melaju Tanpa Henti
- 4Rawapening Run Heritage 2026 Bidik 1.500 Pelari, Angkat Wisata Sejarah Ambarawa
- 5AHY Run Jateng 2026 Meriah, 5.500 Pelari Nikmati Rute Ikonik Kota Semarang
- 6Xiaomi Redmi G27Q 2026 Resmi Hadir, Monitor Gaming 2K 240Hz Harga di Bawah Rp2 Juta
- 7Prakiraan Cuaca Semarang dan Solo Minggu Siang Ini 18 Oktober 2026: Cerah Berawan Tapi Panasnya Bikin Otak Meleleh
- 8Lawu Terbakar 100 Hektar, Sebangau Menyala: Peta Karhutla 18 Oktober 2026 yang Bikin Gelisah
- 9Prediksi Skor Persib vs Persik: Adu Strategi Igor Tolic dan Marcos Reina, Mampukah Pangeran Biru Amankan Kemenangan?
- 10Dibantu Polres Purbalingga, Bapanas Pantau Harga dan Stok Bahan Pangan




