Huawei Umumkan Ascend 950 di Connect 2026, Cloud Service Komersial Akhir September

JATENG.AKURAT.CO, Huawei kembali menunjukkan ambisinya di dunia kecerdasan buatan.
Dalam ajang 2026 Connect yang digelar baru-baru ini, perusahaan asal Tiongkok itu mengumumkan sejumlah solusi teknologi AI, dan salah satu yang paling mencuri perhatian adalah Ascend 950 AI cluster.
Kluster komputasi ini dijadwalkan melakukan debut global pada 30 November 2026.
Kabar tersebut disampaikan langsung oleh Zhou Yuefeng, Director of Huawei sekaligus CEO Huawei Cloud.
Menurutnya, Ascend 950 dibangun di atas teknologi UnifiedBus Interconnect generasi baru dan arsitektur supernode yang telah di-upgrade.
Layanan komputasi cerdas berbasis cloud ini juga akan tersedia secara komersial di China pada akhir September, tepatnya 30 September 2026.
Bagi pelaku industri AI yang membutuhkan tenaga komputasi masif, kehadiran Ascend 950 menjadi angin segar.
Spesifikasi Ascend 950: UnifiedBus dan 1024 Kartu
Ascend 950 bukan sekadar kluster biasa. Huawei membekalinya dengan 1024 kartu yang mampu menghasilkan daya komputasi 1 EFLOPS FP8 dan 2 EFLOPS FP4.
Selain itu, kluster ini memiliki 256TB memori terpadu dengan pengalamatan global.
Teknologi UnifiedBus yang dikembangkan sendiri oleh Huawei memungkinkan komunikasi antar kartu berjalan lebih efisien.
Arsitektur supernode yang baru juga meningkatkan skalabilitas dan kinerja secara keseluruhan.
Kemampuan Latih Model Ultra-Besar
Salah satu keunggulan utama Ascend 950 adalah kemampuannya menangani pelatihan model skala ultra-besar dengan ratusan miliar node.
Huawei mengklaim kluster ini dapat mengelola seluruh proses pelatihan tanpa perlu pemisahan arsitektur klaster tambahan atau adaptasi khusus.
Artinya, pengembang dapat langsung menjalankan model AI raksasa tanpa repot menyesuaikan infrastruktur. Ini menjadi nilai tambah bagi perusahaan yang ingin mempercepat riset dan pengembangan AI.
Ketersediaan dan Layanan Cloud
Huawei Cloud akan menyediakan Ascend 950 sebagai layanan kluster AI siap pakai di pasar komersial.
Untuk pasar China, layanan ini akan aktif pada 30 September 2026. Sementara untuk pasar global, Anda perlu menunggu hingga 30 November 2026.
Dengan model layanan ready-to-use, pelanggan tidak perlu membangun infrastruktur sendiri.
Cukup berlangganan, dan tenaga komputasi AI raksasa pun siap digunakan.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkini


Terpopuler
- 1Prediksi Skor Persebaya vs Garudayaksa FC; Lawan Bawa Amunisi Baru, Bajol Ijo Wajib Waspada
- 2Prediksi Skor Persipura vs Kendal Tornado FC: Mutiara Hitam Dibayangi Rekor Buruk
- 3Prediksi Skor Dewa United vs PSS Sleman: Super Elang Jawa Memburu Kemenangan Perdana
- 4SKOR Hasil Akhir De Red FC vs RANS Nusantara: Drama 6 Gol, Kemenangan Tuan Rumah Buyar di Depan Mata
- 5Terjawab! Ini Penyebab Persija Terusir dari SUGBK dan JIS, Pilih Stadion Wayan Dipta Hadapi Java United
- 6Dari Lahan Pembangunan, Pakuwon Mall Semarang Jadi Harapan Ekonomi Baru yang Tumbuh di Tinjomoyo
- 7Jadwal Sepak Bola Hari Ini Jumat 18 September 2026 dan Sabtu Dini Hari, Ada 8 Laga Menarik
- 8Harga Tiket GIIAS Semarang 2026 dan Cara Mendapatkannya, Ada Promo Buy 1 Get 1
- 9GIIAS Semarang 2026 Bawa 19 Merek, 7 Nama Ini Jadi Magnet Baru Pecinta Otomotif
- 10POJ City Buka Suara soal Kebakaran Lahan Dekat Mal 23 Semarang, Ungkap Fakta Ini




