Jateng

Tom Marieb Buka Suara soal iPhone Duo: Layar Nano-Texture dan Engsel Premium

Theo Adi Pratama | 19 September 2026, 13:29 WIB
Tom Marieb Buka Suara soal iPhone Duo: Layar Nano-Texture dan Engsel Premium
iPhone Duo - Apple

JATENG.AKURAT.CO, Apple akhirnya membuka sedikit tabir tentang salah satu aspek paling krusial dari iPhone Duo, ponsel lipat pertama mereka.

Dalam wawancara dengan TechRadar, Tom Marieb, Vice President of Hardware Engineering Apple, berbagi pandangan jujur mengenai desain layar dan engsel perangkat tersebut.

Ia menyoroti penggunaan layar nano-texture matte yang disebutnya bukan sekadar pilihan estetika, melainkan solusi teknis untuk menekan silau sekaligus menyamarkan lipatan layar.

Marieb juga menegaskan bahwa timnya sangat serius dalam merancang engsel yang terasa solid dan tahan lama.

Bahkan, ia meminta publik untuk menagih komitmen Apple terkait visibilitas crease atau lipatan pada layar iPhone Duo.

Pernyataan ini menjadi angin segar di tengah kekhawatiran banyak calon pengguna tentang daya tahan ponsel lipat.

Layar Nano-Texture: Bukan Sekadar Anti Silau

Marieb menjelaskan bahwa pemilihan layar dengan lapisan nano-texture matte pada iPhone Duo memiliki alasan kuat.

Selain membuat tampilan lebih elegan dan mengurangi pantulan cahaya, permukaan matte dinilai lebih mampu menyamarkan perubahan topologi yang terjadi seiring waktu.

"Ketika Anda melihat layar glossy, sifat spekularnya membuat perbedaan topologi sangat mudah terlihat. Itulah salah satu alasan kami memilih finishing matte," ujarnya.

Dengan kata lain, layar matte membantu mengurangi visibilitas lipatan yang biasanya muncul pada perangkat lipat.

Ketika ditanya apakah lipatan pada iPhone Duo akan semakin terlihat seiring pemakaian, Marieb tidak menghindar. Ia justru menantang publik untuk mengawasi dan menagih janji Apple.

"Tahan kami pada tanggung jawab itu," katanya tegas. Ia yakin bahwa kombinasi desain layar dan engsel akan membuat iPhone Duo tetap awet dan nyaman digunakan dalam jangka panjang.

Engsel Seperti Pintu Mobil Mewah

Salah satu bagian yang paling dibanggakan Marieb dari iPhone Duo adalah engselnya. Ia mengaku butuh waktu lama dan upaya besar untuk menyempurnakan desain tersebut.

"Kami benar-benar bekerja keras pada profil torsi, mengubah banyak properti mekanis engsel agar terasa solid, seperti pintu mobil mewah saat ditutup," jelasnya.

Tujuannya sederhana: pengguna harus merasa yakin bahwa perangkat ini kokoh, aman, dan tidak akan rewel.

Apple tidak ingin engsel iPhone Duo terasa "lemas" atau goyah. Karena itu, torsi engsel disetel dengan presisi untuk berbagai skenario penggunaan.

Hasilnya, iPhone Duo bisa digunakan dalam mode terlipat sebagian, baik dalam posisi duduk maupun berdiri, selain tentu saja terbuka dan tertutup penuh.

Marieb menyebut bahwa proses pengembangan engsel ini menelan "banyak darah, keringat, dan air mata."

Komitmen Apple pada Kualitas

Wawancara ini memberikan gambaran bahwa Apple tidak sekadar ikut-ikutan tren ponsel lipat.

Mereka ingin menghadirkan perangkat yang benar-benar matang, baik dari segi tampilan maupun mekanisme lipatan.

Dengan layar nano-texture dan engsel premium, iPhone Duo diharapkan mampu menjawab keraguan pasar terhadap daya tahan ponsel lipat.

Marieb pun tidak sungkan meminta publik untuk mengingatkannya jika janji tersebut tidak terpenuhi.

Bagi calon pembeli, pernyataan Marieb bisa menjadi sinyal bahwa Apple serius menggarap iPhone Duo.

Namun, ujian sesungguhnya tetap ada di tangan pengguna. Apakah lipatan akan tetap samar setelah setahun pemakaian?

Hanya waktu yang bisa menjawab. Yang jelas, Apple telah menyatakan komitmennya, dan Marieb siap ditagih.

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.