Jateng

Xiaomi Rilis Thermometer 3 Pro, Bawa Sensor CO2 dan Layar 3,6 Inci

Dody H | 18 September 2026, 09:46 WIB
Xiaomi Rilis Thermometer 3 Pro, Bawa Sensor CO2 dan Layar 3,6 Inci

JATENG.AKURAT.CO, Xiaomi kembali memperbarui perangkat smart home murah andalannya melalui Mijia Smart Thermometer and Hygrometer 3 Pro.

Setelah lebih dari empat tahun sejak generasi sebelumnya diperkenalkan, sensor rumah pintar terbaru ini membawa sejumlah peningkatan penting, termasuk kemampuan mendeteksi kadar karbon dioksida (CO2).

Perangkat tersebut saat ini mulai ditawarkan melalui program crowdfunding di Xiaomi Youpin.

Harga perkenalannya dipatok 114 yuan atau sekitar Rp260 ribuan, jika dikonversikan secara kasar ke rupiah.

Mijia Smart Thermometer and Hygrometer 3 Pro merupakan penerus Mijia Smart Thermo-Hygrometer 3 yang diperkenalkan pada 2022.

Selain mempertahankan fungsi pemantauan suhu dan kelembapan, Xiaomi kini menambahkan pemantauan kualitas udara melalui sensor CO2.

Dilengkapi Sensor CO2 dari Sensirion

Salah satu pembaruan utama pada sensor smart home Xiaomi ini adalah hadirnya kemampuan membaca konsentrasi karbon dioksida di dalam ruangan.

Xiaomi menggunakan sensor CO2 berbasis konduktivitas termal dari Sensirion.

Teknologi tersebut dirancang agar tetap hemat energi sekaligus memungkinkan perangkat melakukan pemantauan kadar CO2 secara berkelanjutan.

Informasi kualitas udara juga dibuat lebih mudah dipahami. Mijia Thermometer 3 Pro menggunakan indikator tiga warna yang terdiri dari hijau, kuning, dan merah.

Indikator tersebut dapat membantu pengguna mengenali kondisi udara secara cepat.

Ketika kadar CO2 meningkat, pengguna bisa mengetahui bahwa ventilasi ruangan mungkin perlu diperbaiki atau jendela perlu dibuka.

Layar LCD 3,6 Inci Lebih Besar

Peningkatan lainnya terdapat pada bagian tampilan dengan menyematkan layar LCD berukuran 3,6 inci.

Ukurannya lebih besar dibandingkan generasi sebelumnya dan hadir dengan bezel yang lebih tipis.

Dengan bidang tampilan tersebut, berbagai informasi dapat terlihat dalam satu perangkat, mulai dari tanggal, hari, waktu, suhu, kelembapan, hingga kadar CO2.

Pengguna juga dapat mengetuk perangkat untuk berpindah di antara informasi yang tersedia.

Desain ini membuat sensor tidak sekadar menjadi alat ukur, tetapi juga dapat berfungsi sebagai panel informasi sederhana yang bisa ditempatkan di meja maupun area lain di dalam rumah.

Terintegrasi dengan Ekosistem Smart Home Xiaomi

Untuk konektivitas, perangkat mengandalkan sistem Surge Smart Connectivity milik Xiaomi.

Jika dipasangkan dengan gateway Bluetooth Mesh yang kompatibel, Mijia Thermometer 3 Pro dapat berkomunikasi dengan perangkat smart home lainnya.

Integrasi tersebut memungkinkan berbagai otomatisasi dibuat berdasarkan perubahan kondisi lingkungan.

Misalnya, ketika kadar CO2 melewati ambang tertentu yang telah ditentukan melalui aplikasi Mi Home, speaker yang mendukung Xiao Ai dapat memberikan peringatan suara kepada pengguna.

Data pengukuran juga bisa diteruskan ke aplikasi Mi Home melalui gateway Bluetooth Mesh.

Dengan begitu, pengguna tidak hanya dapat melihat kondisi udara secara langsung, tetapi juga memantau perubahan suhu, kelembapan, dan kadar CO2 dari waktu ke waktu.

Fitur pemantauan historis ini berguna untuk melihat pola kondisi udara dalam ruangan selama beberapa hari atau bahkan beberapa minggu.

Bisa Diletakkan di Meja atau Ditempel dengan Magnet

Dari sisi penempatan, Xiaomi membuat perangkat ini cukup fleksibel. Mijia Smart Thermometer and Hygrometer 3 Pro dapat diletakkan di atas meja atau permukaan datar lainnya.

Perangkat juga mempunyai magnet bawaan, sehingga dapat ditempelkan pada permukaan berbahan logam tanpa memerlukan dudukan tambahan.

Dengan kombinasi sensor suhu, kelembapan, dan CO2, perangkat ini menawarkan fungsi yang lebih luas dibandingkan termometer-higrometer rumah biasa.

Baterai Bisa Bertahan hingga Sekitar Satu Tahun

Meski membawa sensor tambahan dan layar yang lebih besar, Xiaomi tetap mempertahankan konsumsi daya yang rendah.

Mijia Smart Thermometer and Hygrometer 3 Pro menggunakan satu baterai kancing CR2450.

Xiaomi mengklaim baterai tersebut mampu memberikan daya hingga sekitar satu tahun, sehingga pengguna tidak perlu terlalu sering melakukan penggantian baterai.

Untuk saat ini, perangkat masih ditawarkan melalui crowdfunding Xiaomi Youpin dengan harga awal 114 yuan.

Belum ada informasi resmi mengenai ketersediaan Mijia Smart Thermometer and Hygrometer 3 Pro di pasar internasional, termasuk Indonesia.

Jika nantinya masuk ke pasar global, kemampuan pemantauan CO2 dan integrasi dengan ekosistem smart home Xiaomi berpotensi menjadi salah satu daya tarik utamanya.

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.