Jateng

Ayah Bunda Harus Tahu, Ini 7 Cara yang Aman Mengeluarkan Dahak Pada Bayi Usia 1 Tahun

Afri Rismoko | 23 November 2024, 06:06 WIB
Ayah Bunda Harus Tahu, Ini 7 Cara yang Aman Mengeluarkan Dahak Pada Bayi Usia 1 Tahun

AKURAT.CO JATENG - Ayah Bunda Harus Tahu, Ini 7 Cara yang Aman Mengeluarkan Dahak Pada Bayi Usia 1 Tahun. 

Bunda perlu tahu bagaimana cara mengeluarkan dahak pada bayi yang aman. 

Sebab, dahak di tenggorokan dapat membuat si Kecil tidak nyaman dan sulit bernapas sehingga ia jadi sering rewel. Yuk, baca tipsnya di sini!

Baca Juga: Tips Parenting: 5 Hal Agar Anak Anda Jadi Gemar Membaca Buku Sedari Kecil

Pada dasarnya, dahak atau lendir merupakan mekanisme tubuh untuk mengeluarkan kuman yang menyebabkan gangguan pernapasan. 

Cairan lengket ini juga membantu menjaga hidung, mulut, dan tenggorokan bayi tetap lembab sehingga mampu menghentikan kuman masuk lebih jauh ke dalam tubuh.

Meski dahak bisa dikeluarkan dengan batuk, bayi belum bisa melakukannya sendiri karena refleks batuknya belum sebaik orang dewasa. 

Oleh karena itu, agar dahak tidak mengganggu pernapasannya, Bunda perlu membantu bayi dalam proses pengeluaran dahak.

Baca Juga: Tips Parenting: 5 Hal Agar Anak Anda Jadi Gemar Membaca Buku Sedari Kecil

Memberikan obat batuk berdahak pada bayi tidak disarankan karena bisa memberikan efek samping yang serius, seperti tekanan darah tinggi bahkan kejang. 

Berikut 7 Cara yang Aman Mengeluarkan Dahak Pada Bayi Usia 1 Tahun

1. Posisikan Bayi Tidur Miring

Posisikan bayi dalam posisi tidur yang miring untuk membantu mengurangi lendir yang menumpuk di saluran pernapasan.

Pastikan bayi tidur miring dengan posisi kepala yang lebih tinggi dari dadanya dengan menggunakan bantal atau selimut tambahan di kepala. Agar mencegah dahak bertumpuk di tenggorokan.

2. Pijat Dada Bayi

Untuk mengencerkan dahak di saluran napas bayi, cobalah berikan pijatan lembut pada dadanya dengan gerakan melingkar.

Pijat adalah yang dapat membantu mengeluarkan dahak di area dada.

Bunda bisa balurkan minyak telon hangat atau minyak kayu putih di dada si Kecil sebelum memijatnya.

3. Bersihkan Hidung Bayi

Membersihkan hidung dengan alat seperti nosefrida atau cotton bud bisa jadi cara mengeluarkan dahak pada bayi yang efektif. 

Asalkan, hindari memasukkan cotton buds terlalu dalam.

Bunda juga bisa menggunakan larutan air garam (cairan saline) untuk membersihkan hidung bayi.

Baca Juga: Tips Parenting: 4 Penyebab Pertumbuhan Gigi Bayi Tidak Normal, Mama Papa Harus Tahu Nih

Teteskan beberapa tetes larutan garam ke dalam hidung bayi menggunakan pipet steril, dan condongkan kepala si Kecil untuk mengeluarkan sisa cairan dan lendir dari hidung.

4. Berikan Minuman Hangat

Berikan bayi minuman hangat seperti air hangat atau sup kaldu suam kuku. 

Mengonsumsi minuman hangat membantu mengencerkan lendir dan mempercepat proses pengeluaran dahak.

5. Tepuk-tepuk Punggung Bayi

Bunda bisa menepuk punggung bayi untuk membantu mengeluarkan dahak. 

Caranya adalah dengan membaringkan si Kecil pada posisi tengkurap, lalu tepuk-tepuk punggungnya dengan perlahan.

Bunda perlu pastikan saat posisi tengkurap, kepala si Kecil sudah bisa tegak dan mampu menopang lehernya sendiri. 

Menepuk punggung bayi juga bisa memberikan kenyamanan untuk si Kecil.

6. Mandikan dengan Air Hangat

Mandi dengan air hangat adalah cara mengeluarkan dahak pada bayi yang aman.

Uap yang muncul dari air hangat pun dapat melembabkan tenggorokan dan saluran hidung. Dengan mandi air hangat, si Kecil juga akan merasa nyaman.

Baca Juga: Tips Parenting: 4 Hal yang Harus Orang Tua Perhatikan Sebelum Menitipkan Anaknya di Daycare

7. Gunakan Essential Oil 

Menggunakan essential oil juga bagus sebagai cara mengeluarkan dahak pada bayi dan melegakan pernapasannya karena pilek. 

Teteskan essential oil di bantal, selimut, atau baju yang dipakai si Kecil agar ia bisa menghirup baunya. 

Selain itu, Bunda juga bisa uapkan essential oil di kamar tidur supaya si Kecil bisa tidur dengan nyenyak.

Itulah ulasan tentang 7 Cara yang Aman Mengeluarkan Dahak Pada Bayi Usia 1 Tahun. ***




Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

A
Reporter
Afri Rismoko
A