Jateng

Mengenal Tokoh Pewayangan dari Perspektif Sejarah dan Budaya: Sanghyang Mahadewa, Dewa Keluhuran dan Kepahlawanan

Theo Adi Pratama | 1 Maret 2024, 17:00 WIB
Mengenal Tokoh Pewayangan dari Perspektif Sejarah dan Budaya: Sanghyang Mahadewa, Dewa Keluhuran dan Kepahlawanan

AKURAT.CO Sejarah, Sanghyang Mahadewa adalah salah satu sosok yang mempesona dalam mitologi Jawa, dianggap sebagai Dewa Keluhuran, kemuliaan, dan kepahlawanan.

Ia bersemayam di Kahyangan Argapura, sebagai putra kedua Sanghyang Manikmaya, raja Tribuana, dengan Dewi Umarakti/Umaranti.

Dalam keluarga surgawi tersebut, Sanghyang Mahadewa memiliki dua orang saudara kandung, yaitu Sanghyang Cakra dan Sanghyang Asmara.

Baca Juga: Mengenal Tokoh Pewayangan dari Perspektif Sejarah dan Budaya: Dewi Arimbi, Kisah Kejujuran dan Pengorbanan Putri Raksasa

Selain itu, ia juga memiliki enam saudara seayah lain ibu, putra Dewi Umayi, masing-masing bernama Sanghyang Sambo, Sanghyang Brahma, Sanghyang Indra, Sanghyang Bayu, Sanghyang Wisnu, dan Bathara Kala.

Perwatakan Sanghyang Mahadewa mencerminkan sifat-sifat dari semua saudara dan saudari-saudarinya.

Kejujurannya seperti Sanghyang Sambo, semangatnya seperti Sanghyang Brahma, tajam perasaannya seperti Sanghyang Indra, kebijaksanaannya seperti Sanghyang Wisnu, taat dan patuhnya seperti Bathara Kala, serta kecerdasannya seperti Sanghyang Cakra.

Baca Juga: Mengenal Tokoh Pewayangan dari Perspektif Sejarah dan Budaya: Ditya Aswanikumba, Kisah Pemberani Putra Arya Kumbakarna

Tugas utama Sanghyang Mahadewa adalah memberikan anugrah kepada para tapa dan selalu diutus untuk membawa pakaian dan tanda kebesaran kerajaan saat ada penobatan raja yang direstui oleh Sanghyang Manikmaya.

Misalnya, penyerahan jamang (mahkota) yang terbuat dari emas kepada Prabu Pandu, raja negara Astina, serta Balai Kencana Soka Domas (balai yang terbuat dari emas yang bertiang delapan ratus) sebagai singgasana Prabu Rama di Suwelagiri.

Tidak hanya itu, Sanghyang Mahadewa juga memiliki wewenang untuk menguasai sorga dan diangkat sebagai seorang prajurit pilihan serta menjadi senapati angkatan perang Dewa.

Baca Juga: Mengenal Tokoh Pewayangan dari Perspektif Sejarah dan Budaya: Bambang Aswatama, Kisah Tragis Putra Resi Drona dalam Perang Bharatayuddha

Dengan segala kebijaksanaan dan kepahlawanannya, Sanghyang Mahadewa menjadi salah satu tokoh yang sangat dihormati dan dijadikan panutan dalam tradisi dan cerita rakyat Jawa.

Keberadaannya memberikan inspirasi tentang keluhuran budi serta keberanian dalam menghadapi segala rintangan dan tantangan kehidupan.***

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.