Dampak Memilukan Erupsi Gunung Marapi: Panduan Penanggulangan dan Tindakan yang Perlu Dilakukan

AKURAT.CO, Sebuah video yang mengguncang hati telah menjadi viral di media sosial, menunjukkan momen dramatis seorang pendaki gunung yang terkena hujan abu vulkanik akibat erupsi Gunung Marapi.
Akun Instagram Pendaki Gunung Indonesia, @mountnesia, membagikan rekaman tersebut, menunjukkan pendaki yang seluruh tubuhnya tertutupi oleh abu vulkanik yang turun deras.
Gunung Marapi, yang terletak di kawasan administrasi Kabupaten Agam dan Tanah Datar, Sumatera Barat, meletus pada Minggu (3/12) sekitar pukul 14.54 WIB.
Tinggi kolom erupsi mencapai 1.000 meter di atas puncak, menciptakan hujan abu vulkanik yang melanda daerah sekitarnya.
Baca Juga: Nikmati Suasana Nyaman dan Ramah 24 Jam di Cafe Semarang: Rekomendasi 4 Tempat Nongkrong Terbaik
Erupsi Gunung Marapi: Dampak Luas dan Kesiapsiagaan Penting
Erupsi gunung berapi merupakan bencana alam yang dapat menimbulkan dampak yang luas, baik bagi kesehatan maupun lingkungan sekitar.
Dalam menghadapi situasi seperti ini, penting bagi kita untuk memahami risiko dan melakukan persiapan agar dapat terhindar dari dampak yang mungkin ditimbulkan oleh erupsi gunung api.
Persiapan dan Tindakan yang Harus Dilakukan saat Erupsi Gunung
Dikutip dari buku saku Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB), berikut adalah langkah-langkah yang perlu diperhatikan saat terjadi erupsi gunung:
Baca Juga: Menggali Keindahan 5 Rekomendasi Café untuk Work From Cafe Terbaik di Malang
1. Prabencana: Antisipasi Sebelum Erupsi
- Perhatikan arahan dari Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG) serta perkembangan aktivitas gunungapi.
- Siapkan masker dan kacamata pelindung untuk melindungi diri dari debu vulkanik.
- Mengetahui jalur evakuasi dan shelter yang telah disiapkan oleh pihak berwenang.
- Sediakan skenario evakuasi alternatif jika dampak letusan meluas di luar prediksi ahli.
- Persiapkan dukungan logistik seperti makanan siap saji, lampu senter, baterai cadangan, uang tunai yang cukup, dan obat-obatan khusus sesuai kebutuhan.
Baca Juga: Perjalanan Sejarah Keraton Kartasura: Dari Konflik Amangkurat II hingga Runtuhnya Geger Pecinan
2. Saat Bencana Terjadi: Lindungi Diri Anda
- Hindari lokasi yang direkomendasikan untuk dikosongkan.
- Jangan berada di lembah atau daerah aliran sungai.
- Cari perlindungan dari abu letusan gunung api, hindari tempat terbuka.
- Gunakan kacamata pelindung untuk melindungi mata.
- Jangan memakai lensa kontak.
- Gunakan masker atau kain basah untuk menutup mulut dan hidung.
- Kenakan pakaian tertutup, seperti baju lengan panjang, celana panjang, dan topi.
3. Pascabencana: Menghadapi Dampak Setelah Erupsi
- Kurangi paparan abu vulkanik sebanyak mungkin.
- Hindari mengendarai mobil di daerah yang terkena hujan abu vulkanik, karena dapat merusak mesin kendaraan.
- Bersihkan atap dari timbunan debu vulkanik untuk mencegah kerusakan dan robohnya atap rumah atau bangunan.
- Waspada terhadap wilayah aliran sungai yang dapat terkena bahaya lahar pada musim dingin.
Baca Juga: Menelusuri Keindahan Alam Dieng dari Magelang: Rute Perjalanan yang Menawan
Pentingnya Kesigapan dan Edukasi dalam Menghadapi Erupsi Gunung
Erupsi Gunung Marapi mengingatkan kita akan pentingnya kesigapan dan pengetahuan dalam menghadapi bencana alam.
Edukasi mengenai langkah-langkah yang harus diambil sebelum, selama, dan setelah erupsi gunung sangatlah vital untuk melindungi diri sendiri dan komunitas sekitar.
Mengikuti panduan dan arahan dari otoritas terkait, seperti PVMBG dan BNPB, serta memahami tindakan yang perlu diambil, dapat menjadi kunci untuk bertahan dan pulih dari dampak erupsi gunung yang tak terduga.
Semoga dengan kesadaran dan persiapan yang baik, kita dapat menjaga keamanan dan kesejahteraan bersama dalam menghadapi ancaman alam yang muncul tiba-tiba.***
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini










