Parenting Tips: 5 Cara Mendidik Anak Usia 2 Tahun Agar Punya Kecerdasan yang Gemilang

AKURAT.CO JATENG - Parenting Tips: 5 Cara Mendidik Anak Usia 2 Tahun Agar Punya Kecerdasan yang Gemilang.
Bunda, usia 2 tahun masih termasuk dalam periode emas atau golden age anak di mana keterampilan kognitif, bahasa, sosial, dan emosional si Kecil terus berkembang pesat.
Ini artinya, pendidikan pada rentang usia tersebut sangat menentukan tahap perkembangan anak selanjutnya.
Baca Juga: Tips Parenting: 4 Hal yang Harus Orang Tua Perhatikan Sebelum Menitipkan Anaknya di Daycare
Hasil penelitian mengungkapkan bahwa didikan orangtua sejak usia dini berpengaruh besar pada kecerdasan anak.
Lalu, apa-apa saja cara yang bisa Bunda lakukan untuk mendidik anak di usia 2 tahun ini agar ia siap belajar? Simak penjelasan lengkapnya di artikel ini ya,
Perkembangan otak yang optimal merupakan pondasi penting untuk mendukung kemampuan belajar si Kecil.
Namun, masih banyak Bunda yang tidak menyadari, bahwa 90% perkembangan otak anak akan tercapai di usia 5 tahun.
Maka memasuki usia pra-sekolah (usia 3-5 tahun), penting untuk Bunda terus mendidik anak di usia 2 tahu. ini dengan cara-cara yang tepat untuk mendukung perkembangan kognitifnya yang pesat agar ia lebih siap belajar.
Berikut : 5 Cara Mendidik Anak Usia 2 Tahun Agar Punya Kecerdasan yang Gemilang.
1. Sering Ajak Anak Ngobrol
Komunikasi adalah cara mendidik anak yang berperan penting untuk mengoptimalkan kecerdasan anak.
Sebab, perkembangan bahasa anak dapat distimulasi dengan mengajak si Kecil untuk bercerita (baik dengan buku cerita atau secara lisan).
Bertanya timbal balik, dan membiasakan menyampaikan ide-ide atau perasaannya.
Bahkan, sesederhana mengajak anak ngobrol sehari-hari juga dapat membantu mengoptimalkan keterampilan bahasanya.
Jadi, sering-seringlah libatkan anak dalam komunikasi verbal sehari-hari.
2. Dorong Anak untuk Bereksplorasi
Memberikan kesempatan pada anak untuk menjelajahi lingkungan baru adalah suatu hal yang penting, Bun.
Setelah itu, ajaklah anak untuk berbagi cerita tentang apa yang mereka lihat dan rasakan selama perjalanan eksplorasi tersebut.
Bahkan hal sekecil mengajak anak ke pasar atau supermarket bisa menjadi stimulasi visual yang berdampak positif pada perkembangan anak.
Baca Juga: Happy Parenting, Upaya Membentuk Pengasuhan Menyenangkan Bagi Anak Usia Dini
Ingatlah bahwa semakin banyak pengalaman yang Bunda berikan kepada si Kecil, semakin banyak pula pengetahuan yang akan mereka dapatkan.
Ini tentu menjadi cara sederhana dalam mendidik anak usia 2 tahun agar cerdas.
3. Tanggapi Segala Pertanyaan Anak
Pada usia 2 tahun, anak memiliki rasa ingin tahu yang sangat besar. Maka, tidak heran apabila si Kecil sering mengajukan berbagai pertanyaan tentang apa yang mereka lihat.
Bertanya adalah bagian dari proses anak yang sedang mengasah keterampilan kognitif sejak dini.
Jadi, penting bagi Bunda untuk selalu memberikan respons yang positif terhadap pertanyaan yang si Kecil lontarkan, meski kadang terdengar tidak masuk akal.
Jika Bunda juga belum tahu jawabannya apa, Bunda bisa ajak si Kecil untuk cari tahu jawabannya dengan membaca buku atau menguliknya di internet.
4. Ajari Cara Memecahkan Masalah
Agar si Kecil lebih siap belajar, penting juga untuk mulai pelan-pelan mengajarinya cara memecahkan masalah.
Aktivitas bermain yang terbuka akan membuat anak berpikir dan memancing anak untuk bertanya.
Oleh sebab itu, perlu adanya pendampingan atau dukungan dari Bunda yang dapat memancing anak dengan pertanyaan terbuka, sebagai respon terhadap rasa ingin tahunya.
5. Bermain Bersama Anak
Sesibuk apa pun Bunda di rumah, tetap penting untuk meluangkan sedikit waktu minimal 15-30 menit dalam sehari untuk bermain bersama si Kecil, ya. Begitupun dengan Ayah.
Bagi anak, bermain bantu mengembangkan kognitif melalui kreativitas dan berpikir cepat untuk memecahkan masalah serta menguasai konsep-konsep baru.
Baca Juga: Manfaat Happy Parenting, Ini Penjelasan Kepala Dinas Pendidikan Kota Semarang
Bermain juga baik untuk menbangun rasa pecaya diri dan menumbuhkan kemauan berbagi, dan mengontrol fisik, melatih otot-otot tangan, dan menghasilkan gerakan baru.
Ayah Bunda berperan untuk memotivasi, mengawasi, dan menjadi teman bermain bagi anak.
Saat bermain, Bunda bisa membantu memuaskan rasa ingin tahu si Kecil untuk memahami situasi di lingkungan sekitarnya.
Karena, di usia ini anak selalu aktif bertanya dan tertarik pada sesuatu yang baru atau yang belum biasa dilihatnya sehingga berusaha mencoba atau melakukan sesuatu untuk mendapatkan jawaban.
Dengan memberikan motivasi atau jawaban dari hal-hal yang ia belum tahu, anak akan semakin percaya diri dan yakin akan kemampuan yang ia miliki.
Itulah ulasan tentang 5 bagaimana cara Orang Tua dapat mendidik si Kecil tumbuh cerdas. ***
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini










