Jateng

Gunung Anjasmoro Vibes! Mengulas 3 Fakta Unik Salah Satu Gunung di Jawa Timur Ini, Punya 40 Puncak hingga Larangan Adanya Pendakian

Theo Adi Pratama | 20 Juli 2024, 13:28 WIB
Gunung Anjasmoro Vibes! Mengulas 3 Fakta Unik Salah Satu Gunung di Jawa Timur Ini, Punya 40 Puncak hingga Larangan Adanya Pendakian

JATENG.AKURAT.CO, Di antara deretan gunung-gunung mempesona di Jawa Timur, terdapat Gunung Anjasmoro yang menyimpan pesona dan keunikan tersendiri.

Gunung ini terletak di perbatasan lima wilayah kabupaten/kota, yaitu Jombang, Kediri, Mojokerto, Malang, dan Kota Batu.

Bagi para pecinta alam dan pendakian, Gunung Anjasmoro mungkin belum setenar Gunung Semeru atau Gunung Arjuno.

Namun, gunung ini memiliki daya tarik tersendiri yang membuatnya patut untuk dijelajahi.

Berikut adalah tiga fakta unik tentang Gunung Anjasmoro yang akan membuatmu penasaran:

Baca Juga: Surabaya Recommended Hits! Cara Terbaik Berwisata di Kota Lama Surabaya, dengan Jeep Tour! Coba Cek Harga Tiket, Lokasi, serta Jam Buka

1. Tidak Boleh Didaki

Gunung Anjasmoro memiliki kawasan hutan dipterokarp bukit, hutan dipterokarp atas, hutan montane, dan hutan ericaceous atau hutan gunung.

Pepohonan di gunung ini sangat lebat dan vegetasinya masih alami. Pada 1992, Kementerian Kehutanan menetapkan pegunungan Anjasmoro sebagai kawasan konservasi.

Gunung Anjasmoro masuk ke dalam kawasan Taman Hutan Raya (Tahura) Raden Soerjo yang berada di bawah Dinas Kehutanan Jawa Timur.

Oleh karena itu, tidak ada aktivitas pendakian yang diperbolehkan di gunung ini.

Tahura Raden Soerjo menutup pendakian gunung ini, dan pendakian memang tidak pernah dibuka sejak zaman dahulu.

Baca Juga: Pesona Gunung Lawu! Menguak Mitos Dibalik Larangan Memakai Baju Hijau, Bagaimana Penjelasan Logis Dibalik Larangan Ini?

2. Jalur Pendakian Ekstrem

Selain karena masuk kawasan konservasi, jalur pendakian di Gunung Anjasmoro juga masih sangat asing.

Meski ada beberapa jalur pendakian, medannya ekstrem, super licin, masih asri, dan sepi pendaki.

Masih belum banyak penanda yang jelas di setiap titik sepanjang pendakian gunung Anjasmoro, ditambah lagi jalur pendakian yang harus menerobos semak-semak dalam dan basah.

Topografi gunung Anjasmoro yang curam dan terjal juga membahayakan keselamatan pendaki.

Itulah alasan mengapa pendakian di gunung Anjasmoro dilarang.

Baca Juga: Pemandangan Matahari Terbit yang Spektakuler Menanti di Desa Wisata Pesona Gunung Prau! Buruan Atur Agendamu Buat Healing Kesana

3. Punya 40 Puncak

Gunung Anjasmoro memiliki 40 puncak yang belum banyak ditaklukkan karena memang gunung ini tidak boleh didaki.

Puluhan puncak tersebut terbagi dalam tiga kota dengan titik tertingginya masing-masing.

Beberapa di antaranya adalah Top Anjasmoro dan Gunung Biru yang berada di ketinggian 2.277 mdpl.

Puncak ini terletak di Kota Batu, dengan jalur pendakian via Cangar, Pabrik Jamur.

Di Mojokerto, ada Puncak Kukusan yang berada di ketinggian 1.950 mdpl dengan jalur pendakian melalui Nawangan dan Rejosari.

Selanjutnya, ada Puncak Cemorosewu di Jombang yang berada di ketinggian 1.800 mdpl dengan jalur pendakian via Carangwulung, Wonosalam.

Baca Juga: Gak Nyangka, Hidden Gems Banget! 4 Pantai Sepi di Gunung Kidul Ini Indah Banget, Cocok Buat Healing dan Menghilangkan Penat!

Gunung Anjasmoro memang belum setenar gunung-gunung lainnya di Jawa Timur, namun pesona dan keunikannya membuat gunung ini layak untuk diperhatikan.

Meskipun tidak boleh didaki, keindahan alam dan hutan yang masih asri di Gunung Anjasmoro tetap bisa dinikmati dengan menghargai peraturan yang ada dan menjaga kelestariannya.

Dengan keunikan dan pesona tersendiri, Gunung Anjasmoro menambah kekayaan alam yang dimiliki oleh Jawa Timur.***

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.