Fakta Unik Seputar Omah Demamit: Sebuah Jejak Sejarah dan Arsitektur Kuno dengan Wujud Bangunan yang Unik

JATENG.AKURAT.CO, Omah Demamit, sebuah bangunan yang menyimpan sejarah dan misteri, menjadi contoh tempat penyimpanan bahan peledak (dinamit dan mesiu).
Berikut adalah beberapa fakta unik dan menarik tentang Omah Demamit:
Asal Usul dan Fungsi
Omah Demamit terletak di pekarangan rumah Bapak Agus Subiyanto.
Bangunan ini difungsikan sebagai tempat penyimpanan senjata dan bahan peledak pada masa kolonial Belanda.
Warga setempat menyebutnya dengan nama “omah demamit” karena memang penggunaannya untuk menyimpan bahan peledak pada masa lalu, meski secara umum namanya seperti ada unsur mistisnya secara sekilas.
Sejarah dan Pemilik
Kompleks bangunan ini dulunya milik orang Belanda.
Pada masa Hindia Belanda, kompleks ini dikelilingi oleh pagar tembok setinggi orang dewasa.
Orang Belanda yang pernah tinggal di sini memiliki penghasilan besar, sehingga pekarangan sering berubah menjadi pasar saat mereka menerima gaji.
Arsitektur dan Struktur Bangunan
Omah Demamit memiliki bentuk persegi dengan atap melengkung.
Di dalam ruangan, terdapat profil tiga susun dari atas ke bawah di keempat sudutnya, berbentuk piramida terbalik.
Fondasi bekas bangunan Belanda, yang disebut “loji” oleh masyarakat setempat, juga dapat ditemukan di sekitar 10 meter sebelah timur Omah Demamit.
Omah Demamit menjadi bagian dari warisan sejarah dan arsitektur kuno yang patut dijaga dan dipelajari.***
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini
Terpopuler
- 1Kisah Heroik H Soekaimi, Komandan Hizbullah Mranggen yang Gugur Ditembak Belanda pada 1946
- 2Ibu-Ibu Semarang Curhat Agenda PKK dan Dawis Padat, Tiap Pekan Ada Kegiatan!
- 3Cek Update Rute Macet Kota Surabaya, Kamis 15 Oktober 2026: Proyek Drainase 100 Titik Bikin Surabaya Macet Parah
- 4Update Rute Macet Hari Ini 14 Oktober 2026: Pulang Kerja Sore Ini Semarang dan Solo Macet Parah, Ini Jalur Tikusnya
- 5Ditreskrimsus Polda Jateng Cek Tiga Rumah di Gombel Lama, Dugaan Kerusakan Lingkungan Didalami
- 6Rute Macet Semarang Pagi Hari, Kamis 15 Oktober 2026: Jalan Kapten Piere Tendean Ditutup 14 Hari, Warga Semarang Siap-Siap Cari Rute Baru
- 7Jalan Kapten Piere Tendean Ditutup 14 Hari, Warga Semarang Siap-Siap Macet
- 8Malam di Semarang Makin Gerah, Warga Kehilangan 83 Jam Tidur Setahun—Ini Penyebabnya
- 9Cek Rute Macet Kota Surabaya 14 Oktober 2026: Proyek Drainase Jadi Biang Kerok, Titik Mana yang Harus Dihindari?
- 10Tugu Muda Semarang Direkayasa Dua Hari, Pengendara ke Stasiun dan Bandara Diminta Berangkat Lebih Awal










